Suara.com - Sidang kasus ikan asin dengan agenda pembacaan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) ditunda hingga Senin (23/3/2020) pekan depan.
Tertundanya sidang dengan terkadwa Pablo Benua, Rey Utami, dan Galih Ginanjar itu karena pihak JPU belum siap dengan tuntutannya.
"Ya Yang Mulia hari ini sesuai agenda pembacaan tuntutan kami masih membutuhkan waktu. Mohon diberi waktu hingga Senin (23/3/2020)," ujar JPU dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatab, Rabu (18/3/2020).
Ketua Hakim pun memberikan waktu seminggu kepada JPU untuk menyelesaikan berkas tuntuntan.
"Baik, Senin ya diusahakan selesai. Saudara Pablo, Rey, Galih, jaksa belum siap dengan tuntutannya sehingga sidang belum bisa dilanjutkan," ujar Ketua Hakim.
"Akan menunggu kesiapan jaksa membacakan tuntutnnya. Sidang akan dibuka lagi hari Senin tanggal 23 Maret 2020," sambungnya lagi seraya mengetuk palu.
Seperti diketahui Galih Ginanjar, Rey Utami dan Pablo Putra Benua dilaporkan oleh Fairuz A. Rafiq karena dugaan pencemaran nama baik.
Fairuz A Rafiq tak terima dengan ucapan mantan suaminya, Galih Ginanjar, soal bau ikan asin yang diduga menyinggung organ intimnya.
Baca Juga: Video Ikan Asin Diputar di Sidang, Pablo Benua dkk Merasa Diuntungkan
Ucapan Galih tersebut tayang di akun Youtube Pablo Benua dan Rey Utami.
Berita Terkait
-
Gebrakan Pablo Benua: Donasi Rp1 Miliar untuk Bangun Sekolah Hukum di Indonesia Timur
-
Tolak Wacana Polri di Bawah Kementerian, Pablo Benua: Rawan Politisasi Anggaran
-
Melki Bajaj Diduga Terseret Kasus Investasi Bodong, Pengacara Korban Minta Segera Klarifikasi
-
5 Pasangan Artis Ini Masih Ribut Usai Cerai, Terbaru Ruben Onsu dan Sarwendah di Akun Fans
-
Kisruh Kepemimpinan PAI, Pablo Benua Klaim Kepengurusan Rey Utami Sah
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Kemendagri Bekali Pranata Humas di Era AI, Strategi Komunikasi Pemerintahan Lawan Disinformasi
-
Novel Spammer, Berawal dari Teror Digital Berubah Menjadi Teror Fisik Nyata
-
Prabowo Singgung Peluang Destry Jadi Gubernur BI: Terserah DPR Nanti
-
Komisi II DPR Usul Skema Gaji Baru untuk Kepala Daerah, Ada Reward dan Punishment
-
Jangan Asal Foto! Pemkot Jogja Bongkar Masalah di Balik Plang Malioboro Portable
-
Daftar Lengkap 90 Kajari Baru Pilihan Jaksa Agung, Cek Siapa Nahkoda Baru di Daerahmu
-
Masif OTT Bupati di Berbagai Daerah, KPK Tegaskan Tak Punya Target Khusus
-
Senjakala Traffic: Selamat Datang Era GEO dan Ambisi Invisible Media 5.0
-
Merasa Tak Bersalah tapi Divonis 2 Tahun Penjara, Abdul Wahid: Penuh Rekayasa
-
Jokowi Kunjungi NTT Besok, PSI Singgung Soal Legacy Indonesia Sentris