Suara.com - Artis Prilly Latuconsina memastikan keluarga besar dari kampung halamannya, Pelau ikhlas memaafkan Andre Taulany dan Rina Nose atas insiden plesetan marga Latuconsina.
"Keluarga besar Latuconsinaku dari Kampung Pelau legowo dan menerima permintaan maaf Pak Andre Taulany dan Kak Rina Nose," kata Prilly Latuconsina di Instagram Story, Selasa (19/5/2020).
Perempuan kelahiran 15 Oktober 1996 ini memastikan tidak ada unsur kesengajaan dalam candaan Andre Taulany dan Rina Nose. Menurutnya, kedua seniornya itu tidak mengetahui perihal nama belakangnya atau marga.
"Kami mengerti bahwa Pak Andre dan Kak Rina tidak ada niat sedikitpun untuk menghina apalagi menyinggung, semua itu pure ketidaksengajaan dan ketidaktahuan mereka atas Marga Latu," ungkapnya.
Lebih jauh Prilly Latuconsina mengatakan, dia sama sekali tidak mengenal sosok lelaki bernama Ruswan Latuconsina yang melaporkan Andre Taulany dan Rina Nose. Namun dia memastikan orang kampungnya sudah memberi maaf.
"Yang melaporkan itu berasal dari kampung yang berbeda, saya tidak kenal dan menurut informasi dari kampung Kabau," ucapnya.
Mantan pacar Maxime Boutier ini meminta pihak Ruswan Latuconsina untuk berlapang dada membuka pintu maaf seperti yang dilakukannya. Dia memohon atas namanya teruntuk seluruh pemilik marga Latu dapat memaafkan Andre Taulany dan Rina Nose.
"Saya mohon sekali dengan sangat hormat untuk semua yang juga bermarga Latu bisa sama-sama memaafkan di bulan yang suci ini. Apalagi bangsa ini sedang menghadapi Covid 19. Allah Swt saja maha pemaaf, harusnya kita manusia sebagai tempatnya salah juga bisa saling memaafkan sesama. Terima kasih," tutur Prilly Latuconsina.
Seperti diketahui, komedian Rina Nose dan Andre Taulany resmi dilaporkan ke polisi atas kasus dugaan pencemaran nama baik pada Senin (18/5/2020) oleh Ruswan Latuconsina.
Baca Juga: Polisi Segera Panggil Andre Taulany dan Rina Nose soal Kasus Hina Marga
Hal ini bermua dari potongan video sebuah program televisi yang beredar di media sosial. Saat itu, Rina Nose dan Andre Taulany tampak membuat pelesetan dari nama Prilly Latuconsina, sehingga keduanya diduga telah melecehkan marga Latuconsina.
Berita Terkait
-
Bukan Sekadar Duta, Alasan FFI Pilih Morgan Oey Ternyata Berkaitan dengan Misi Besar Ini
-
Hera Mantan ART Siap Tempuh Restorative Justice Asal Erin Taulany Penuhi 3 Syarat Ini
-
Bantah Hera eks ART, Erin Taulany Pastikan Anak-Anak Marah Fotonya Diposting
-
Kasus Pelanggaran Privasi Berpeluang Gugur, Erin Taulany Bikin Laporan Baru ke Hera eks ART
-
Dituding Siksa ART, Erin Taulany Bongkar Bukti CCTV Hingga Tabiat ART yang Berani Merokok di Rumah
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Spanyol vs Argentina: 6 Faktor Penentu Juara Piala Dunia 2026
-
Mitra Grab Sambut Positif Skema Komisi 8 Persen, Sebut Tak Ada Lagi Potongan Tambahan
-
Korban Tewas Kecelakaan Sibolangit Dibawa ke RS Adam Malik, Kondisi Mengenaskan
-
Dengue Rugikan Indonesia Rp9 Triliun di 2024: Mengapa 3M Saja Tidak Lagi Cukup?
-
Penantian 18 Tahun Terbayar, 5 Ribu Penggemar 'Karaoke Massal' di Konser Peterpan Malaysia
-
6 Korban Kecelakaan Sibolangit Dirawat di RS Adam Malik, 1 Anak Luka Serius
-
Kisah Foto Ikonik Messi dan Bayi Lamine Yamal, Berujung Duel di Final Piala Dunia 2026
-
Bantargebang Berbenah, Sampah Warga Tetap Diangkut
-
Evakuasi Dramatis Satu Jam Pekerja Pabrik Marmer di Gresik yang Tewas Tertimpa Reruntuhan
-
Dedi Mulyadi Sambut Baik Putusan PTUN, Sebut PLK Lembaga Tidak Sah