Suara.com - Dr. Azhar Jaya selaku Direktur Utama Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Cibubur, Jakarta Timur mengaku Dwi Sasono langsung menjalani serangkaian usai dipindahkan dari Polres Metro Jakarta Selatan, Selasa (9/6/2020).
"Tadi jam 11.00 WIB ada titipan pasien dari Polres Jakarta Selatan inisialnya saudara D, saya tidak bisa menyebutkan namanya. Dititipkan sementara untuk dilakukan rehabilitasi di Rumah Sakit Ketergantungan Obat," kata Azhar Jaya ditemui di kantornya.
Setelah dilakukan tes, suami Widi Mulia itu diisolasi sekaligus dilakukan detoksifikasi demi menghindari penyebaran virus corona atau COVID-19.
"Saat ini yang bersangkutan menjalani serangkaian pemeriksaan dan karena situasinya lagi pandemi covid-19 maka yang bersangkautan, sementara ini kita isolasi dan sekaligus kita lakukan detoksifikasi," sambungnya.
Bila keadaan adektif Dwi Sasono terhadap narkotika tidak terlalu berat maka dia bisa dipastikan cepat sembuh. Namun keputusan keluar dari rehabilitasi tetap ditentukan oleh putusan sidang.
"Kalau pasien pada umumnya untuk fase isolasi dan detokfikasi biasanya kurang lebih sampai dua Minggu kemudian masuk ke fase rehabilitasi, nah fase rehabilitasi ini tergantung dari pada tingkat kecanduang pasiennya. Rata-rata sih berdasarkan standar antara satu sampai dengan tiga bulan, itu untuk pasien umum," terangnya.
"Namun demikian karena ini adalah pasien titipan ya tentunya kembali lagi ke institusi yang menitipkan ke tempat kami," imbuhnya lagi.
Seperti diketahui Dwi Sasono telah dititipkan Polres Metro Jakarta Selatan untuk menjalani rehabilitasi di RSKO Jakarta Timur.
Baca Juga: Direhabilitasi, Dwi Sasono Kangen Anak-anaknya
Keputusan rehabilitasi diambil setelah hasil assessment dari pihak BNNK Jakarta Selatan, menyatakan Dwi Sasono sebagai pengguna aktif.
Berita Terkait
-
Dwi Sasono Kena Musibah, Apa Bahaya Garam di Tangki Bensin Mobil? Ini Penyebab dan Solusinya
-
5 Dugaan Penyebab Tangki Mobil Dwi Sasono Dipenuhi Bubuk Putih, Nomor 3 Masuk Akal
-
Dwi Sasono Temukan Serbuk Putih di Tangki Mobil, Sabotase atau Bensin Oplosan?
-
Review Film Keluarga Super Irit: Lebih dari Sekadar Komedi, Satir Ringan yang Kena Banget!
-
Perbedaan Film Keluarga Super Irit vs Komik, Adaptasi dari Manhwa Korea
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
Terkini
-
Bikin Bangga! Indonesia Berhasil Produksi Film Sci-Fi 'Pelangi di Mars' dengan Standar Internasional
-
Pengacara Beberkan Bukti, Laporan Shella Saukia Terhadap Doktif Naik ke Tahap Penyidikan
-
Review Film Pelangi di Mars: Visual Berkelas Karya Anak Bangsa, Meski Menyimpan Satu Teka-teki
-
Rambutnya Dibikin Rusak Hair Stylist, Nirina Zubir Berharap Tak Ada Korban Lagi
-
Baru Dibongkar, Ada Lantunan Al Fatihah di Lagu Demi Waktu Milik Ungu
-
'Jebakan' Fanny Ghassani Bikin LDR dengan Suami Selama 7 Tahun
-
Polemik Mobil Tamu Pemkot Samarinda: Biaya Sewa Rp7,3 Miliar Jadi Sasaran Amuk Warganet
-
Sinopsis Bait, Riz Ahmed Berjuang Jadi James Bond di Series Komedi Baru Prime Video
-
Teror Air Keras, Andrie Yunus Sempat Diberi Peringatan: Nama Kita Masuk Daftar
-
Siti Badriah Izinkan Suami Poligami