Suara.com - Angel Lelga bersaksi di sidang kasus pencemaran nama baik dengan terdakwa mantan suaminya, Vicky Prasetyo. Di persidangan, dia sempat menolak menjawab pertanyaan dari tim penasihat hukum Vicky.
Pertanyaan tersebut terkait kronologis penggerebekan di rumah Angel yang dilakukan oleh Vicky. Menolak menjawab, dia pun minta izin pada majelis hakim.
Namun, hakim tak mengizinkannya. Sehinga, Angel Lelga beberkan kronologis penggerebekan tersebut di persidangan.
Usai sidang, Angel mengungkap tak mau menjelaskan kronologis penggerebekan karena bosan.
"Sebenarnya kalau ditanya ulang lagi, ini kasusnya sudah hampir dua tahunan lah, kalau ditanya lagi, ditanya lagi kadang-kadang saya agak sedikit bosan gitu," kata Angel di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (19/8/2020).
"Maksudnya kalau diulang-ulang lagi, saya kan manusia biasa ya kalau diulang lagi dengan hal yang sama lama-lama bosan juga gitu," ujar dia.
Angel tak menampik sempat tertekan saat berhadapan dengan tim kuasa hukum Vicky Prasetyo yang berjumlah sepuluh orang di persidangan.
"Bukan pertanyaannya yang tertekan, tapi kan saya pertama kali mengikuti persidangan, mudah-mudahan jangan ada lagi. Jadi ada rasa gimana gitu," ujarnya.
Kasus pencemaran nama baik dengan terdakwa Vicky Prasetyo ini merupakan buntut dari penggerebekan yang dilakukannya di rumah Angel pada 19 November 2018.
Baca Juga: Vicky Prasetyo Tak Terima Disebut Pembohong, Angel Lelga: Banyak Korbannya
Vicky menuduh Angel Lelga berzina dengan seorang lelaki bernama Fiki Alman.
Usai menggerebek, Vicky membuat laporan di Polres Jakarta Selatan.
Tak terima dituduh berzina, Angel Lelga melaporkan Vicky Prasetyo atas dugaan pencemaran nama baik.
Laporan Angel ini berlanjut hingga Vicky ditetapkan sebagai tersangka dan kini terdakwa.
Sementara kasus yang dilaporkan Vicky terhadap Angel Lelga dihentikan. Polisi menilai tuduhan Vicky tak memiliki bukti kuat.
Berita Terkait
-
Debat Panas di Rosi Soal Makar, Gaya Ngomong Ulta Levenia Disebut Mirip Vicky Prasetyo
-
Jadi Ketua DPRD Termuda Gowa, Kemampuan Bicara Fahmi Adam Bikin Geleng-Geleng
-
Vicky Prasetyo Diduga Belum Kembalikan Modal Kampanye Rp700 Juta, Berujung Laporan ke Polisi
-
Vicky Prasetyo Ikut Komentari Kelakuan Insanul Fahmi: Cowok Kalau Nakal Jangan Cengeng!
-
Dari Gladiator ke Pengusaha: Vicky Prasetyo Investasi 23 Vila Mewah di Wonosobo!
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
Terkini
-
Peran Dul Jaelani dalam Hubungan El Rumi-Syifa Hadju Baru Terungkap, Sederhana tapi Manis Banget
-
Ada Ustaz Iseng Chat WA Syekh Ahmad Al Misry di Tengah Kasus Pelecehan, Dibalas Begini
-
Sebelum Viral Seperti Sekarang, Taksi Hijau Sudah Lama Ditolak di Surabaya
-
Teori Ilmiah Alumni ITB, Kaitan Mobil Mogok di Rel dan Kecelakaan KRL Bekasi
-
Usulan Pindah Gerbong Wanita, Menteri PPPA Arifah Fauzi Banjir Kritik: Nyawa Laki-Laki Lebih Murah?
-
Viral Lewat Lagu Die on This Hill, Sienna Spiro Gebrak Panggung The Icon Indonesia Malam Ini
-
Habib Jafar Sebut Korban Kecelakaan KRL Bekasi Mati Syahid
-
Ada Sisi Humanis Hantu Tanpa Kepala di Film The Bell Panggilan untuk Mati
-
Sinopsis Film Verity, Kolaborasi Panas Anne Hathaway dan Dakota Johnson
-
Sinopsis The Generals: Film Politik Korea Bakal Tayang di Netflix, Dibintangi Ji Chang Wook