Suara.com - Salah satu hal yang ditakuti di wilayah kota Meksiko selama pandemi Covid-19 adalah kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT.
Sederet artis musik klasik terinspirasi dari kondisi tersebut. Mereka kemudian membuat ansambel virtual untuk mengumpulkan dana bagi perempuan dan anak-anak yang jadi korban KDRT di Meksiko.
Pada Selasa (25/8/2020) waktu setempat, 27 artis yang tergabung dalam Impossible Orchestra besutan konduktor Alondra de la Parra, merilis video Danzon No. 2, komposisi klasik Meksiko modern yang terinspirasi oleh tarian Kuba.
Video tersebut menyuguhkan penampilan artis klasik seperti Emmanuel Pahud, Maxim Vengerov, Rolando Villazón dan Alisa Weilerstein.
Syuting dan editing dilakukan selama periode lockdown di Meksiko.
Menggabungkan rekaman individu dari 14 negara, video tersebut menampilkan semua artis yang tampil dengan "trek alur" khusus perkusi, piano, dan bas.
"Ini dilakukan untuk membuat penonton merasa sedekat mungkin dengan keajaiban pembuatan musik live dan kolaboratif ini," kata De la Parra seperti dikutip dari Reuters.
Menurut De la Parra tindak KDRT memperburuk masalah di tengah pandemi Covid-19.
Karenanya, dia ingin membantu memperbaiki keadaan dengan membuat karya tersebut.
Baca Juga: Musik Klasik Bisa Tingkatkan Kualitas Tidur, Begini Cara Kerjanya
"Ini adalah pesan perdamaian untuk merayakan apa yang membuat kami bersatu," ujar De la Parra.
"Dengan melihat video ini, orang-orang dapat berefleksi, lebih sabar, lebih toleran - tetapi tidak mentolerir kekerasan," katanya.
Tujuan De la Parra pun tercapai. Sejauh ini dia telah berhasil mengumpulkan 275.000 euro atau sekitar Rp 4,7 miliar.
De la Parra telah membuat situs web yang memungkinkan anggota masyarakat untuk menyumbang langsung ke Fondo Semillas dan Save the Children Mexico.
Komunitas ini juga akan kembali mengadakan penggalangan dana dalam gala virtual di YouTube. Artis internasional kali ini disebut-sebut akan terlibat di dalamnya.
(Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Ketika Rumah Tak Lagi Ramah: Anak yang Tumbuh di Tengah Riuh KDRT
-
Cekcok Ponsel Berujung KDRT Brutal di Sawangan, Polisi Langsung Amankan Pelaku!
-
Tak Terima Kasus KDRT Diungkit Lagi, Rizky Billar Bakal Tempuh Jalur Hukum?
-
Lebih dari Sekadar Slogan: Urgensi Membangun Ruang Aman bagi Perempuan
-
Kronologi Kasus KDRT Ustaz Evie Effendi pada Anaknya hingga Jadi Tersangka
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- Sheila Marcia Akui Pakai Narkoba Karena Cinta, Nama Roger Danuarta Terseret
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Denny Sumargo Respons Isu Pelukan dengan Ani-ani di Bali
-
Masih Sayang, Erika Carlina Minta Netizen Jangan Sentil DJ Bravy Terus
-
Putri Tommy Lee Jones Ditemukan Meninggal di Kamar Hotel pada Malam Tahun Baru
-
Andhara Early Umumkan Perceraian dengan Bugi Ramadhana, setelah 14 Tahun Berumah Tangga
-
Sesali Foto Bareng Sitok Srengenge, Sal Priadi Tegaskan Sikap Lawan Kekerasan Seksual
-
Atta Halilintar Panik Cari Ameena yang Hilang Saat Liburan di Chimelong
-
Dibintangi Jeno dan Jaemin NCT, Drama Wind Up Resmi Umumkan Poster dan Jadwal Tayang
-
160 Ribu Orang di Sarinah Pilih Hening demi Korban Bencana: Tiara Andini hingga Donasi Miliaran
-
MNET Bocorkan Reuni Wanna One di Awal 2026, Reality Show Jadi Proyek Perdana
-
Marion Jola Ikut Geram dengan Sikap Tengil Insanul Fahmi