Suara.com - Penyanyi Denny Caknan tengah naik daun dalam dunia musik tanah air. Baru-baru ini Denny Caknan merilis lagu terbarunya berjudul "Ngawi Nagih Janji" dan menjadi trending. Yuk kenal lebih dekat dengan sosoknya, berikut biodata Denny Caknan selengkapnya
Nama Denny Caknan bersinar setelah merilis lagu "Kartonyono Medot Janji" pada 2019. Penyanyi ini kembali mencuri perhatian setelah "Ngawi Nagih Janji" dirilis pada Agustus 2020 lalu.
Simak biodata Denny Caknan dan perjalanan kariernya berikut ini.
Latar Belakang
Deni Setiawan atau dikenal dengan nama Denny Caknan adalah penyanyi kelahiran Ngawi, Jawa Timur, 10 Desember 1993. Selain menyanyi ia merupakan pencipta lagu pop Jawa dan koplo. Berikut ini biodata Denny Caknan.
- Nama lengkap: Deni Setiawan
- Nama panggung: Denny Caknan
- Julukan : Cak Nan atau Mas Denny
- Tempat dan tanggal lahir: Ngawi, 10 Desember 1993
- Kewarganegaraan: Indonesia
- Agama: Islam
- Akun Instagram: @denny_caknan
- Youtube: DENNY CAKNAN
Sebelum dikenal dengan lagu Jawa koplo, Denny Caknan memulai kariernya sebagai penyanyi pop. Namun jalur musik pop tampaknya bukan jalan Denny untuk meraih popularitas.
Denny Caknan mengaku sempat memiliki sekitar 3-4 lagu pop namun tidak laku. Ia kemudian memutar otak dan menjajal lagu jawa koplo.
Tak disangka, respon masyarakat begitu antusias terhadap lagu yang dinyanyikan Denny Caknan dengan genre Jawa Koplo ini.
Baca Juga: Kartonyono Medot Janji Lirik Lagu Ciptaan Denny Caknan
Tema lagunya pun begitu mengena di hati para penikmat. Rata-rata lagu Denny Caknan memiliki lirik bernada patah hati.
Salah satu lagu Denny Caknan yang paling meledak adalah "Kartonyono Medot Janji". Video klip lagu itu telah diunggah ke kanal YouTube miliknya pada 2019 lalu. Kini, video "Kartonyono Medot Janji" telah disaksikan lebih dari 165 juta kali.
Sejak itulah, nama Denny Caknan mulai dikenal banyak orang. Lagu terbarunya berjudul "Ngawi Nagih Janji" juga telah disaksikan warganet di YouTube lebih dari 6 juta kali.
Karya dan Prestasi Denny Caknan
Sebagian lagu yang ditulis Denny Caknan menggunakan bahasa Jawa, dan sedikit menyisipkan kalimat berbahasa Indonesia. Meskipun begitu lagunya tidak hanya dinikmati oleh orang yang berbahasa Jawa saja.
Denny Caknan mengaku gaya musik yang dipilihnya terinspirasi oleh Didi Kempot. Hal itu terlihat dari nuansa pop dan pengaruh kendhang dalam instrumen lagu-lagu pria kelahiran Ngawi ini.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Demi Jerry Yan Cs, 13 Fans F4 Niat Jahit Aksesoris Baju Sebulan sebelum Konser FForever
-
Magis The Beatles di Tangan Bilal Indrajaya: Sukses Bius Ratusan Penonton Java Jazz 2026
-
Bukan Minta Maaf, Keluarga Kiai Pencabulan di Pekalongan Malah Tuntut Media Hapus Berita
-
Temani Sang Ibu Nonton Konser FForever, Joshua Suherman Beruntung Dapat Akses Tiket Khusus
-
Shadow in the Cloud Malam Ini: Chloe Grace Moretz Terjebak di Ruang Sempit dengan Monster
-
Rekomendasi Sinema Asia di Netflix: A Foggy Tale, Kisah Penjemputan Jenazah Korban Politik
-
Edge of Tomorrow Malam Ini: Ketika Tom Cruise Terjebak dalam Labirin Waktu yang Mematikan
-
Anak Emas Joko Anwar di Film: Tara Basro hingga Fachri Albar
-
Sebuah Pengorbanan: Dilema Hati Rhoma Irama antara Ani atau Rika, Malam Ini di ANTV
-
Hanya 10 Bulan Penjara untuk Nyawa Siswa SMP, Vonis Sertu Riza Pahlivi Tuai Kecaman Publik