Suara.com - Kabar Reza Bukan bebas dari penjara pada 18 Agustus lalu rupanya tak diketahui oleh karibnya, Farid Aja. Hal itu membuat Farid Aja sedih dan kecewa.
Pasalnya, sudah 20 tahun lebih mereka bersahabat. Ibarat sandal, ia merasa tak bisa berjalan dengan sebelah saja.
"Saya pakai sendal satu pincang, sementara sambil menunggu Reza selesai menjalani ujian. Setelah (ujian) selesai saya harap sendal itu akan kembali, tapi ternyata sendal ini malah pergi kemana-mana saya nggak ngerti," kata Farid Aja saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Kamis (17/9/2020).
Farid Aja menceritakan awal istilah sepasang sandal itu. Bahwa saat pertama Reza Bukan masuk penjara, ia berusaha ikhlas.
"Kita bedua itu hampir 20 tahun yang lalu. Kita bilang bahwa kita seperti sepasang sendal. Jadi kalau salah satu tidak ada, kita pincang dan waktu musibah menimpa Reza, saya bisa terima okelah mungkin saya harus kehilangan sendal ini untuk sementara," lanjutnya.
Farid Aja bahkan tahu kabar bebasnya Reza dari YouTube dan berita yang beredar di media. Ia pun kecewa karena tak diberitahu kabar bahagia itu.
"Tidak ada informasi, kabar, sendal saya yang satunya itu gimana kabarnya sekarang. Apa susahnya toh ngasih kabar ke saya bahwa sudah keluar, sekarang begini, begini. Saya nggak tahu," tuturnya.
Bahkan setelah sebulan kebebasannya, Reza Bukan tak pernah menghubunginya. Sementara, dia mengaku sungkan menghubungi lebih dulu.
"Jangan saya mengetuk dia. Nanti kalau hatinya udah enak, dia akan datang atau menghubungi saya," ujarnya.
Baca Juga: Reza Bukan Ingatkan Rekan Artis Setop Pakai Narkoba Sebelum Menyesal
"Dia tidak berkabar kepada saya. Sedikit kecewa sebenarnya. Apakah memang Reza berubah atau gimana," sambungnya.
Dijelaskan Farid Aja, saat penangkapan Reza Bukan atas kasus narkoba, ia sama sekali tak ada konflik. Dia bahkan mengaku sempat mengantar sahabatnya itu pulang ke rumahnya.
"Kalau konflik tidak ada sama sekali, sampai malam Reza ditangkap itukan pulangnya saya antar habis live di TV. Kemudian pulangnya saya antar baru malam itu dia ditangkap. Nggak ada konflik apa-apa," tutur Farid Aja.
Seperti diketahui, Reza Bukan divonis bersalah dengan hukuman 4,5 tahun penjara atas kasus kepemilikan narkoba.
Vonis tersebut dibacakan Majelis Hakim dalam sidang putusan yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Rabu (27/2/2019).
Vonis yang diterima Reza ini lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yakni 6,5 tahun penjara.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Viral Toko Es Krim Pakai Daun Pisang Akibat Harga Plastik Melonjak, Hasilnya Lebih Estetik
-
Maxime Bouttier dan Raihaanun Bintangi Series Tante Sonya: Kisah Cinta Beda Usia
-
Profil Teuku Ryan, Aktor Senior yang Diduga Jadi Ayah Kandung Ressa Rizky Anak Denada
-
Daftar Pemain The King's Warden, Film Korea Terlaris Tayang di Bioskop Indonesia Hari Ini
-
Royalti Anjlok ke Rp25 Juta, Rhoma Irama Sentil Kinerja LMKN
-
Lucinta Luna Balik Jadi Perempuan saat ke Korea, Tampil Maskulin Cuma Prank?
-
Tak Sekadar Cari Uang, Ini Alasan Mulia Pak Tarno Tetap Ngamen Sulap Meski Terkena Stroke
-
Terpidana Doni Salmanan Diduga Keluyuran di Mal, Istri Klarifikasi Isu Harta Tak Disita
-
Buntut Kekecewaan Zaskia Adya Mecca, Pengadilan Militer Klarifikasi Tunda Persidangan
-
Sinopsis Drakor As You Stood By di Netflix: Perlawanan Korban KDRT, Isu Lokal Masyarakat Indonesia