Suara.com - Didi Kempot meninggal dunia pada 5 Mei 2020. Sepeninggal maestro campursari itu, bagaimana nasib Lare Jawi yang merupakan band pengiringnya?
Salah satu personel Lare Jawe, Ibik, bilang grupnya itu tak pernah bubar sepeninggal Didi Kempot.
"Kalau Lare Jawi kita tetep masih berjuang kita kerja bareng. Lha sekarang tuh malah ada personel lain yang gimana ya, malah lari sana sana, dibilang gimana ya, kalau yang dulu dulu kan selalu tetap setia," kata Ibik di kanal YouTube Mamank Tse, dikutip Rabu (23/9/2020).
Ibik yang bergabung dengan Lare Jawi sejak 2011 pun menyebut personel lama lebih kompak. Sebab, mereka ikut merasakan jatuh bangun saat dibentuknya grup itu oleh Didi Kempot.
"Karena apa, kita yang dulu bangun Lare Jawi almarhum Ndane (panggilan untuk Didi Kempot), beliau meninggal kita harus tetep," ujarnya.
Tak menampik, Lare Jawi dikenal seiring naiknya nama Didi Kempot di kalangan sobat ambyar. Kini telah tiada, personel Lare Jawi berpesan, agar jangan sampai karya-karya almarhum diambil orang karena tak dilestarikan.
"Ya harapannya tetep setia, tetep kompak, selalu jaga karya-karya almarhum. Jangan sampai diambil orang. Sekarang kan ada di depan baik di belakang suka, itu ibarate maling lah," ujarnya.
"Uis lah, pokoke (sudah, pokoknya) buat Lare Jawi selalu kompak, maju terus jaga karya-karya almarhum semoga ke depan lebih baik," kata dia lagi.
Ia pun mengingat betul pesan almarhum sebelum tiada. Didi Kempot pernah bilang bahwa kerja keras tak pernah mengkhianati hasil.
Baca Juga: Personel Band Didi Kempot Sindir Dory Harsa Kacang Lupa Kulit?
"Kalau Ndane pesan yang penting kalian kerja dulu. masalah hasil, rezeki ada yang atur," katanya.
Didi Kempot meninggal dunia akibat alami henti jantung. Kepergiannya cukup mengejutkan karena namanya tengah berada di puncak popularitas.
Ya, ketika itu musik campursari yang diusung Didi mulai disukai anak-anak muda. Dia bahkan dapat julukan The Godfather of Broken Heart karena membawakan lagu dengan lirik yang menyayat hati.
Berita Terkait
-
Kenang Sang Maestro Ambyar, Didi Kempot Bakal Hadir dalam Format AI
-
Langgam 'Kuncung' Didi Kempot, Kesederhanaan Hidup yang Kini Dirindukan
-
Profil Saka Kempot dari Didatangi Sang Ayah Lewat Mimpi hingga Bikin Trending Lagu Layang Kangen
-
Dari Ndeso Jadi Ngetop: Perjalanan Musik Jawa yang Relatable!
-
Banyu Langit Didi Kempot Mendapatkan Nafas Baru di Tangan Rommy Va
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Setelan Ganas Honda NSF250RW Tantang Gelombang Panas Eropa, Kans Ramadhipa Rajai Moto3 Magny-Cours
-
The Black Lizard: Duel Kecerdasan Detektif dan Ratu Kriminal yang Menegangkan
-
Prabowo Sebut Cak Imin, Dasco dan Bahlil 3 Kancil Politik: Kalau Mereka Kumpul Repot Kita!
-
Nekat Tembak Paha Korban Lalu Kabur ke Lampung, Duo Maling Motor Matraman Ciut di Tangan Polisi
-
6 Cara Mengatasi Blush On Ketebalan dan Terlalu Menor, Tak Khawatir Merusak Makeup
-
Derita Selisih Stock Opname Toko, saat Karyawan Jadi Samsak Omelan Bos
-
Fairuz Al Rafiq & Sonny Septian Terapkan Pola Asuh Mereka di Film Anak-Anak Bambu
-
Pakar Soroti Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus, Dorong KPK Ambil Alih
-
Menkeu Ancam Kejar Peserta Tax Amnesty Bandel, PPATK Ikut Telusuri Dana Masuk
-
Penghitungan Kerugian Negara Disorot, BPKP Diminta Evaluasi Metode Audit