Suara.com - Pandemi virus corona tak jarang membuat para punya usaha sampingan dengan berjualan. Namun rupanya hal itu tak diikuti komedian Malih Tong Tong.
Ada alasan yang membuat Malih Tong Tong enggan banting setir dengan berjualan. Ia tak ingin menambah kesusahan orang lain.
"Kasihan. Kalau kita ikut dagang, mereka (pedagang) ngapain? Nggak usah serakah gitu lah," kata Malih Tong Tong kepada Suara.com baru-baru ini.
Malih Tong Tong tak memungkiri, pendapatannya selama pandemi berkurang. Sebab aktivitas melenong dari panggung ke panggung ditunda sementara waktu.
"Kita kan tampil di kampung, dan ditonton banyak orang. Jadi kerumunan yang seperti itu kan nggak boleh. Makanya ditunda sampai corona selesai," ujar komedian 71 tahun ini.
Untuk itu, selama pandemi virus corona, yang dilakukan Malih Tong Tong beserta keluarga adalah mengirit pengeluaran.
"Istilah kalau orang Betawi tahan napas gitu aja. Masa iya, corona nggak hilang. Kita mungkin dituntut kesabaran," kata Malih Tong Tong.
Kesabarannya pun berbuah dengan adanya panggilan syuting. Malih dan rekannya, Bolot akan tampil di acara televisi.
"Alhamdulillah syuting udah mulai lagi dari kemarin. Rencananya acara Pepesan Kosong mau diangkat kembali," ucap lelaki berlogat Betawi ini.
Baca Juga: Malih Tong Tong Bicara Peluang Syuting Bareng Ade Londok
Ini menjadi jawaban atas ujian yang dihadapi Malih Tong Tong. Sebab ia meyakini, Tuhan tak mungkin meninggalkannya meski dalam keadaan susah sekalipun.
"Allah maha adil, rezeki itu bisa datang dari mana saja," ucapnya.
Kini, Malih yang bisa kembali syuting menegaskan diri harus menjaga kesehatannya. Apalagi di tengah wabah virus corona yang bisa mengenai siapa saja.
"Waspada itu harus. Ikut anjuran pemerintah, pakai masker, cuci tangan dan jangan lupa kita berdoa mohon keselamatan sama Allah," katanya.
Terpopuler
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
- 3 Sepatu Lari Skechers Terbaik untuk Pemula dan Pelari Harian
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Tolak Kebiri Kiai Ashari, Sikap Komnas Perempuan Tuai Amarah Publik: Korban di Mana?
-
Dikritik Soal Artikulasi, Mahalini Akhirnya Bongkar Alasan di Balik Gaya Bernyanyinya
-
Modus Licik Oknum Ulama Nikahi Banyak Perempuan: Pakai Dalil Palsu hingga Hamil Kembar
-
Kuntilanak Malam Ini di ANTV: Masterpiece Film Horor Indonesia
-
Isyana Sarasvati Hidupkan Perjuangan Putra di MV Garuda di Dadaku
-
Syekh M Al Deeb Bongkar Oknum Ulama Hobi Nikah Tiap Bulan di Hotel: Cuma Berduaan!
-
Giliran Dede Sunandar Bongkar Aib Istri, Minum-minuman hingga Bawa Cowok ke Rumah
-
Viral Delapan Siswa SMK 1 Polewali Keroyok Satpam karena Tak Terima Ditegur Merokok
-
Geram Anaknya Dijadikan Bahan Pencitraan, Dewi Perssik Semprot Aldi Taher: Bukan Konsumsi Medsos
-
Ibu Merantau demi Nafkah, Ayah Kandung di Lampung Tega Cabuli Putri Sendiri