Suara.com - Pablo Benua memastikan bakal mengajukan gugatan cerai kepada istrinya, Rey Utami. Hal ini dilakukan karena lelaki asal Medan itu sudah lelah dengan segala bentuk drama yang dilakukan istrinya.
Selain itu, Pablo Benua juga membantah semua pernyataan Rey Utami yang dilontarkan di YouTube.
"Dia (Pablo) sangat keberatan dengan statment yang dilakukan oleh Rey Utami. Dia mengatakan, sampaikan ke Rey Utami, 'saya capek, nggak usah main drama terus. Buat apa dia buat vlog kalau memang dia menganggap saya suaminya," kata pengacara Pablo Benua, Razman Nasution menyampaikan pernyataan kliennya, saat ditemui di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (2/1/2020).
Razman menegaskan kalau Pablo Benua bakal meceraikan istrinya. Apalagi, Pablo kecewa setelah Rey utami mengatakan suaminya akan menikah lagi.
"Saya tanya Pablo, bagaimana sikap kamu dengan Rey terkait perceraian? Karena menurut Rey dia mempertahankan kamu sebagai suami, bahkan bersedia di poligami. Dia langsung, 'Bang! Saya nggak ada poligami, saya nggak ada perempuan selain Rey. Saya perlu tegaskan bahwa saya akan tetap mengugat cerai Rey. Dan tunggu pada waktunya saya akan tampil ke media dan buat gugatan cerai'," ucap Razman Arief.
Ketika ditanya kapan gugatan cerai itu akan dilayangkan, Razman Arief mengaku belum mendapat tanggal pasti. Tapi yang pasti, hal dilakuakn setelah Pablo selesai menjalani asimilasi.
"Jadi dia sedang mengikuti program asimilasi. Selesai tanggal 4 Januari, sudah aktif kembali mungkin. Kita doakan saja semua cepat. Begitu dia bisa bebas berkegiatan, beliau akan hubungi saya, kami akan berkordinasi dan saya akan siap mengajukan gugatan," katanya menandaskan.
Program asimilasi itu pun membuat Pablo sampai saat ini belum bisa menemui awak media.
"Saat ini masih dalam pemantauan dari Kementerian Hukum dan HAM, karena itu dia mengatakan belum bisa memberi keterangan pers," kata Razman Arief menjelaskan.
Baca Juga: Bebas Penjara Aktif di YouTube Lagi, Rey Utami Diminta Jangan Banyak Omong
Berita Terkait
-
Gebrakan Pablo Benua: Donasi Rp1 Miliar untuk Bangun Sekolah Hukum di Indonesia Timur
-
Tolak Wacana Polri di Bawah Kementerian, Pablo Benua: Rawan Politisasi Anggaran
-
Melki Bajaj Diduga Terseret Kasus Investasi Bodong, Pengacara Korban Minta Segera Klarifikasi
-
Kisruh Kepemimpinan PAI, Pablo Benua Klaim Kepengurusan Rey Utami Sah
-
Pablo Benua dan Istri Dilaporkan ke Bareskrim, Kasus Apa?
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
Terkini
-
Dugaan Kekerasan Oknum Polisi di Rupat Utara Dilaporkan ke Komnas HAM dan LPSK
-
Investor Banyak Jual Saham, IHSG Akhirnya Terkoreksi Setelah 10 Hari Menguat
-
11 Malam Perang AS-Iran Bikin Harga Minyak Dunia Terus Melonjak
-
BI Batal Naikan Suku Bunga Acuan, Rupiah Melemah Lagi
-
MRT Jakarta Fase 2A Tembus 61,8%, Uji Coba HI-Monas Dibidik 2027
-
Membaca Jadi Privilese Mewah: Mengapa Harga Buku Makin Tak Terjangkau?
-
Prabowo Resmi Tunjuk Kuntadi Jadi Jampidsus, Gantikan Febrie Adriansyah
-
Tersangka Pengeroyokan Anggota TNI hingga Tewas di Kelapa Dua Bertambah Jadi 7 Orang
-
KPAI Sebut Rumah, Sekolah, dan Ruang Digital Masih Jadi Tempat Rawan bagi Anak
-
Keponakan Prabowo Berikan Syarat Pembelian Dolar AS di Atas US$10.000