Gue nggak tau, gue cinta Indonesia. Gue suka cerita Pancasila, gue suka cerita burung garuda, gue suka cerita ada belasan ribu pulau, warna warninya Kalimantan. Itu nggak ada disana. Oh gue suka rempah-rempahnya.
Kalau disana, makan kayak lupa nge-garemin. Lupa bumbuin sama lupa ngangetin. Gue kalau lagi pulang kesana (Jerman) ini masak udah kelar ya? Udah dibumbuin? Kalau kita kan, full rasa.
Kalau sekarang disuruh pilih, akan tinggal di Indonesia atau di Jerman?
Indonesia. Makanya gue bikin tato burung garuda, lambang negara, gue pengin tetap di Indonesia.
Saat kecil pernah ingin jadi ballerina?
Cita-cita guue banyak pas kecil. Jadi pendeta, presiden mau jadi detektif. Tapi kata emak gue, ‘detektif apa yang takut sama kecoa?’ terus gue patah hati. Gue sempet ballet, gue kira gue ok. Tapi kata emak gue, gue kayak pohon beringin.
Dibilang kayak pohon beringin, tapi masuk majalah?
Gue doyan tampil. Tapi bukan tampil yang gimana, gue suka speak up kasih opini gue. Mungkin itu yang gue bawa dari Eropa, apa adanya. Di sini elu senyum tapi suka ada yang dibelakang nusuk.
Itu yang bikin juga Habibie nggak cocok jadi presiden di sini. Karena pola pikirnya, Eropa. Nggak ada dia jahatin saya. Yah eyang, bukan di Jerman. Mungkin itu.
Baca Juga: Interview: Susan Sameh dan Keluh Kesahnya Usai Gagal Nikah
Pada saat gue sampe di Indonesia, ada pertunjukan dari mana gitu, main angklung. Ya gue suka, pokoknya hari itu gue harus bisa. Pokoknya gue mau coba, come on, hidup tuh kayak taman bermain. Kalau gagal, main lagi, coba lagi.
Dari kapan terjun ke dunia musik?
Gue lupa. Musik cukup natural, gue bisa piano klasik, karena gue suka itu. Gue menemukan nyawa di rock. Karena nggak mungkin dalam musik klasik nyanyi ‘lawaaaan’. Ekspresi lo di rock bebas banget.
Sejak kapan, tahunnya gue lupa. Tapi di awal gue gabung di Potlot, diambil sama Slank. Sejak saat itulah terbentuk Melaney.
Beralih jadi seorang aktivitis dan musisi sampai akhirnya bangun Rumah Harapan, seperti apa ceritanya?
Kalau aktivis, Rumah Harapan dan musik gue pikir sejalan. Gue terbantu dengan musik, karena lebih gampang gue menanamkan ide, pemikiran lewat musik.
Berita Terkait
-
Waspada Penipuan, Identitas Melanie Subono Dicatut di WhatsApp
-
Guru Honorer Jadi Tersangka Gara-Gara Rangkap Jabatan, Melanie Subono: Terus Pejabat Itu Apa?
-
Kisah Toleransi di Keluarga Melanie Subono, Atur Jadwal Misa Demi Adrie Subono Salat Ashar
-
Melanie Subono Sentil Keras Mason Elephant Park Bali: Gajah Ditunggangi dan Dijadikan Kanvas Lukis
-
Melanie Subono Spill Rincian Donasi Diduga dari Kementan, Dinilai Janggal?
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
Terkini
-
Kenang Sosok Vidi Aldiano, Lyodra Ginting: Kalau Sama Dia Pasti Senyum Terus
-
Bukan Cuma Rocker Sangar, Sang Anak Bongkar Sifat Asli Donny Fattah yang Tak Diketahui Publik
-
Anak Ungkap Penyebab Donny Fattah Meninggal: Autoimun hingga Jantung
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Police Story: Lockdown Malam Ini: Aksi Jackie Chan yang Penuh Ketegangan dan Balas Dendam
-
Vidi Aldiano Meninggal, Wapres Gibran: Indonesia Kehilangan Talenta Muda!
-
Sosok yang Humble dan Rendah Hati, Vidi Aldiano Juga Dikenal sebagai 'Duta Kondangan'
-
4 Drakor Terbaru Seo In Guk, Jadi Lawan Main Jisoo BLACKPINK di Boyfriend on Demand
-
'Aku Benci Diriku', Penyesalan Deddy Corbuzier di Hari Wafatnya Vidi Aldiano
-
Obati Kanker, Vidi Aldiano Berobat ke Singapura, Malaysia, hingga Thailand