Suara.com - Razman Arif Nasution selaku pengacara model Era Setyowati atau Sierra menantang bos BUMN untuk melakukan tes DNA jika meragukan bayi delapan bulan itu sebagai anaknya.
Pihaknya berani bertanggung jawab apabila hasil tes DNA menunjukkan bos BUMN bukan ayah biologis anak Sierra.
"Jadi kalau Prof M merasa ragu dengan Galia tes DNA saja. Kalau memang terbukti bukan anaknya kita bertanggung jawab kan ada risikonya," kata Razman usai mengadu di KPAI di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Senin (5/4/2021).
Razman sendiri enggan menyebutkan nama laki-laki yang diketahui bos BUMN dan guru besar di salah satu kampus terkenal di Bandung tersebut. Pasalnya mereka masih mengupayakan cara kekeluargaan dengan bantuan KPAI agar nafkah sang anak terpenuhi.
"Saya kan nggak sebut nih M ini siapa, komisaris yang mana. Tapi dia orang terkenal, orang top juga, sering masuk televisi juga pengamat politik juga," ucapnya.
"Saya sudah ingatkan dia punya nama besar. Jangan smpai Era membludak emosinya, jadi saya minta selesaikan ini Prof M agar anda aman nyaman, saya masih toleransi ke sini (KPAI)," kata Razman menambahkan.
Tetapi jika si bos BUMN ini tidak menunjukkan etikat baik, mereka tak segan melapor ke polisi.
"Nanti setelah ini kami ke komisi perempuan, kemudian masuk ke Polda kalau dia tidak merespons ini. Kalau saya bawa ke polisi atau datang ke kampusnya dengan bayi kan rusak namanya," terang Razman.
Baca Juga: Anaknya Ditelantarkan Bos BUMN, Model Era Setyowati Ngadu ke KPAI
Sementara ketika ditanya apakah tuntutan nafkah anak Sierra akan diterima dengan bermodal nikah siri, Razman sudah menyiapkan bukti-bukti kuat.
"Ya tergantung mereka (KPAI) melihatnya di dalam kan. Tapi kalau idealnya nanti kami bawa ke polisi minta tes DNA," imbuhnya.
"Kan dia (Prof M) sudah datang ke kantor saya. Rangkaian peristiwa hukumnya sudah dapat, pengakuan kan. Bukti salah satunya pengakuan, dia datang dan sudah tawarkan mediasi untuk biaya anak ini, cuma caranya nggak tepat," sambung Razman.
Seperti diketahui, Era Setyowati alias Sierra didampingi kuasa hukumnya, Razman Arif Nasution mendatangi Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Senin (5/4/2021)
Tujuan kedatangan mereka guna mengadukan dugaan penelantaran anak dari seorang laki-laki berinisial M yang diduga seorang Profesor Guru Besar Perguruan Negeri di Bandung dan Komisaris salah satu BUMN di Tanah Air.
Dalam pengaduannya, Sierra menuntut nafkah si buah hati. Dia ingin Prof M membiayai bayi mungilnya hingga selesai pendidikan di bangku kuliah.
Sierra sudah menikah siri dengan Prof M sejak 2018. Dari pernikahan itu mereka dikaruniai anak yang masih berusia delapan bulan.
Berita Terkait
-
Membedah Obsesi Manusia dalam Novel Annie Bot Karya Sierra Greer
-
Rahasia Pernikahan Sierra dalam Novel Fall for Sierra
-
Kenang Coretan Mobil Akira Toriyama di Komik Dragon Ball, Suzuki Jimny Langka dan Diburu Kolektor
-
Hidup Ini Lebih dari Sekadar Posting di Instagram
-
4 Fakta Sierra Leone, Negara Kecil di Afrika Ini Memiliki Penduduk Beragam
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Proyek PSEL Kayumanis Terancam Cacat Hukum, DPRD Kota Bogor Ingatkan Pemkot Jangan Asal Tabrak Perda
-
Pajak 0 Persen di PFII Akan Berlaku Setengah Abad
-
Pelatih Inggris Pernah Sebut Argentina 'Binatang' karena Main Kasar
-
Indonesia Datangkan Dokter Korsel Hong Jung Gi, Tingkatkan Level Penanganan Cedera Olahraga
-
Cabut Perpres TNI Jaga Jaksa! Marzuki Darusman Yakin Kejagung Mampu Mandiri Usut Kasus Febrie
-
Eksklusif: Mutasi Pejabat di Kementerian PU Dipastikan Bukan Rumor
-
Kemenkeu Pastikan Klaim Program Baru Dana Hibah Menteri Keuangan Tidak Benar
-
Kopdes Merah Putih Boleh Kelola Tambang hingga Sawit? Ini Penjelasan Menkop
-
Sahroni Dukung Kuntadi Jadi Jampidsus Baru: Pilihan Jaksa Agung Pasti yang Terbaik
-
4 Sabun Cuci Muka untuk Kulit Berminyak, Berjerawat, dan Komedo dengan Review Pembeli