Suara.com - Kejadian pembacokan mahasiswi UIN Suska Riau yang dilakukan teman satu kampus mengemparkan publik.
Pelaku bernama Reyhan (22) diduga melakukan aksi kejam itu pada Fara (23) karena sakit hati dan dendam setelah cinta ditolak.
Postingan akun TikTok yang kemudian diunggah ulang akun X Boxtisu menunjukkan Story WhatsApp diduga milik Reyhan pada malam sebelum kejadian pembacokan terjadi.
Dalam unggahan tersebut, pelaku mengunggah sebuah lirik lagu "Lily of The Valley" yang dipopulerkan penyanyi terkenal Korea Selatan bernama Daniel.
Cintaku adalah bunga di tanganmu
Ini adalah waktu kita
Aku akan memberimu sesuatu
Yang tak terlupakan
Penggalaran lirik lagu "Lily of the Valley" yang dijadika IG Story oleh Reyhan.
Diduga story WA pelaku
Meski lagu aslinya menggambarkan kesediaan untuk menjaga satu sama lain di masa sulit, kalimat "memberimu sesuatu yang tak terlupakan" seolah menjadi sinyal kelam dari niat jahat pelaku yang telah disiapkan secara matang.
Pelaku diketahui memang sudah memiliki niat kuat untuk melakukan penganiayaan dengan membawa senjata tajam berupa kapak dan parang dari rumahnya.
Sementara itu, lirik lagu yang menjadi soundtrack drama Korea Melancholia begitu mendalam untuk sepasang kekasih.
Baca Juga: Detik-Detik Menkeu Purbaya Kaget Dapat Gift Singa dan Paus Saat Live: Ntar Disangka Gratifikasi
Lagu ini menyampaikan pesan bahwa cinta sejati tidak hanya tentang momen indah, tetapi juga tentang kesediaan untuk menghargai dan menjaga satu sama lain, bahkan di saat sulit.
Banyak yang menyayangkan bahkan jengkel karena lagu seindah "Lily of The Valley" disalah artikan oleh pelaku.
"Itu lirik lagu btw judulnya 'Lily of the Valley' by Daniel. Sebenarnya enak banget lagunya, cuma gegara dia yang bikin story jadi serem," komentar netizen.
"Demi apa my lagu kesukaan gue disalahartikan sama psikopat, jadi dark gini dah lagunya," kata netizen lainnya.
Awal mula kedekatan pelaku dan korban
Meskipun keduanya menempuh pendidikan di universitas yang sama, hubungan mereka baru benar-benar dimulai saat berada di posko KKN.
Fara, sebagai sosok yang ceria dan peduli terhadap kekompakan tim, merasa memiliki tanggung jawab untuk merangkul semua anggota, termasuk Reyhan yang sangat tertutup.
Karena pelaku dianggap sangat sulit berinteraksi dengan rekan satu tim lainnya, Fara berinisiatif untuk lebih sering mengajaknya mengobrol.
Langkah ini dilakukan murni agar program kerja KKN dapat berjalan secara profesional, kompak, dan membuahkan hasil yang baik bagi masyarakat setempat.
Namun, keramahan dan perhatian yang diberikan Fara justru ditangkap secara berbeda oleh pelaku.
Reyhan diduga mengalami perasaan yang terlalu mendalam atau "baper" karena merasa jarang mendapatkan perhatian serupa dari lawan jenis sebelumnya.
Seiring berjalannya waktu, kedekatan mereka pun semakin terlihat menonjol di mata rekan-rekan mereka.
Sayangnya, kenyamanan yang dirasakan pelaku perlahan berubah menjadi obsesi yang tidak sehat.
Setelah masa KKN berakhir, perilaku Reyhan menjadi semakin mengkhawatirkan karena ia mulai mengganggu ruang pribadi Fara.
Fara yang merasa risih dan sudah memiliki kekasih akhirnya bersikap tegas dengan meminta Reyhan untuk menjauh.
Apalagi Fara disebut sudah memiliki pacar selama ini.
Kontributor : Tinwarotul Fatonah
Berita Terkait
-
Detik-Detik Menkeu Purbaya Kaget Dapat Gift Singa dan Paus Saat Live: Ntar Disangka Gratifikasi
-
Cerita Awal Kedekatan Mahasiswa dan Mahasiswi UIN Suska Sebelum Tragedi Berdarah Cinta Ditolak
-
Aksi Shegan Mirip Lisa BLACKPINK Dikecam hingga Disorot Netizen Thailand, Akun Medsosnya Kini Hilang
-
Minta Perlindungan LPSK, Ibu Nizam Syafei Diancam untuk Tak Banyak Bicara Kasus Anaknya
-
Curiga Ayah Nizam Syafei Terlibat, Ibu Kandung Ngaku Pernah Disiram Air Panas oleh Mantan Suami
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Sambut Ramadan 2026, Nussa dan Rarra Ajak Keluarga Indonesia Bersyukur Lewat Cerita 'Hujan'
-
Ayah Nizam Bocah yang Disiksa Ibu Tiri Diduga Terlibat: Dia Tahu, Tapi Membiarkan
-
Detik-Detik Menkeu Purbaya Kaget Dapat Gift Singa dan Paus Saat Live: Ntar Disangka Gratifikasi
-
Resmi Daftar Nikah, Byun Yo Han dan Tiffany Young SNSD Kini Sudah Sah Jadi Suami Istri
-
Cerita Awal Kedekatan Mahasiswa dan Mahasiswi UIN Suska Sebelum Tragedi Berdarah Cinta Ditolak
-
Aksi Shegan Mirip Lisa BLACKPINK Dikecam hingga Disorot Netizen Thailand, Akun Medsosnya Kini Hilang
-
Kasus Anak di Sukabumi Meninggal Disiksa Ibu Tiri, Ibu Kandung Depresi karena Diteror
-
Minta Perlindungan LPSK, Ibu Nizam Syafei Diancam untuk Tak Banyak Bicara Kasus Anaknya
-
Adegan Suami Pesan Makan Satu di FTV Kisah Nyata Viral, Disebut Mirip Cerita Salshabilla Adriani
-
Sinopsis Our Happy Days, Kisah Cinta Romantis Yoon Jong Hoon dan Uhm Hyun Kyung