Entertainment / Gosip
Jum'at, 27 Februari 2026 | 15:52 WIB
Purbaya Yudhi Sadewa (Instagram/kemensetneg.ri)
Baca 10 detik
  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat siaran TikTok bersama putranya meminta fitur penerimaan gift dinonaktifkan.
  • Purbaya terkejut menerima gift virtual mahal dan meminta Yuda mematikan fitur tersebut karena khawatir gratifikasi.
  • Respons menteri mengenai potensi gratifikasi dalam siaran langsung tersebut mendapat apresiasi positif dari warganet.

Suara.com - Momen tak biasa datang dari Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, yang baru-baru ini mencuri perhatian publik saat melakukan siaran langsung di TikTok bersama sang putra, Yuda.

Alih-alih tampil formal seperti biasanya, Purbaya terlihat santai dan menikmati waktu bersama anaknya di depan kamera.

Interaksi keduanya pun terasa hangat dan penuh canda, hingga akhirnya sebuah kejadian menarik terjadi di tengah live tersebut.

Saat siaran berlangsung, seorang penonton mengirimkan gift virtual berbentuk singa. Gift tersebut diketahui sebagai salah satu hadiah dengan nominal cukup besar di platform TikTok.

Melihat animasi singa muncul di layar, Purbaya tampak kebingungan.

“Ini apa?” tanyanya polos.

Yuda kemudian menjelaskan bahwa gift tersebut kemungkinan bernilai sekitar 30 dolar Amerika Serikat.

Mendengar nominal itu, Purbaya langsung terkejut. “Mahal amat. Dia ngapain ngasih duit ini?” ujarnya heran.

Sang anak pun menjawab santai, “Nyawer dia.”

Baca Juga: Gaun Istri Gubernur Kaltim saat Sapa Tukang Sayur Jadi Sorotan: Kayak Noni Belanda

Istilah “nyawer” memang kerap digunakan di dunia live streaming untuk menyebut pemberian gift atau donasi dari penonton kepada kreator.

Namun respons Purbaya justru di luar dugaan. Alih-alih senang menerima gift bernilai uang, ia meminta Yuda untuk segera menonaktifkan fitur penerimaan gift di akun tersebut.

“Buat apa nyawer? Matiin,” tuturnya tegas.

“Kalau ada bapak emang harus dimatiin. Ada yang ngingetin," jawab Yuda.

Tak lama berselang, gift lain kembali muncul, kali ini berbentuk paus. Gift paus disebut-sebut memiliki nilai yang bahkan mencapai jutaan rupiah jika dikonversikan.

Yuda secara refleks mengucapkan terima kasih kepada pemberi gift tersebut.

“Makasih, ada yang nyawer paus,” ucapnya.

Namun Purbaya tampak semakin waspada. Ia langsung mengingatkan agar siaran tidak berlangsung terlalu lama.

“Wah jangan lama-lama, ntar disangka gratifikasi,” ujar sang menteri.

Ucapan tersebut sontak menjadi sorotan. Banyak warganet menilai pernyataan itu sebagai bentuk kesadaran dan integritas seorang pejabat negara terhadap isu gratifikasi, yang memang sensitif di lingkungan pemerintahan.

Meski gift di TikTok bersifat virtual dan umum terjadi dalam ekosistem media sosial, kehati-hatian tetap ditunjukkan oleh Purbaya.

Cuplikan momen tersebut kemudian beredar luas di berbagai platform media sosial dan menuai beragam komentar positif.

Tidak sedikit yang memuji sikap tegas sang menteri dalam menjaga etika, bahkan dalam situasi santai bersama keluarga.

Ada pula yang mengapresiasi kedekatan Purbaya dengan anaknya yang terlihat akrab dan komunikatif.

Load More