Suara.com - Abidzar Al Ghifari dikritik netizen gara-gara foto di depan pura lengkap dengan pakaian adat Bali. Kadar keimanan putra mendiang ustaz Jefri Al Buchori ini banyak dipertanyakan netizen.
Menanggapi hal itu, Abidzar langsung menuliskan sindirannya lewat Instagram. Ia mengatakan bahwa manusia suka berlebihan dengan agama sehingga kerap menilai kadar keimanan orang lain.
"Manusia suka over terhadap agama sampe agama pilihan orang dikomenin dilurusin seakan-akan dirinya paling tinggi ilmu layaknya tuhan, wkwk liat aja nanti kalo umur gua panjang," tulis Abidzar lewat postingannya.
Melihat postingan sang putra, Umi Pipik langsung meninggalkan komentar. Ia meminta agar Abidzar sabar menghadapi para netizen.
"Sabaaar soleh @abidzar73, orang lain gak tau kesholehanmu, kan sholeh gak harus ditampakkan....biarkan saja....yg penting jadi org baik tanpa merasa lebih baik dari org lain," tulis Umi Pipik.
Para fans juga terlihat mendukung pernyataan Abidzar tersebut. "betul banget asliiiii," tulis netizen. "Valid bgt nih!" sahut yang lain. "Setuju bang. Semangat," tulis yang lain.
Kini Abidzar memang tengah menjalani syuting di Bali. Tak cuma pakaiannya saja yang dikritik, tapi profesi Abidzar sebagai aktor juga jadi sorotan. Banyak netizen yang ingin pemuda 19 tahun itu menjadi ustaz seperti sang ayah.
Sebagai seorang ibu, umi Pipik tak diam melihat putranya dicibir. Ia mendukung profesi putranya yang lebih memilih jadi seorang aktor.
Baca Juga: Pekerjaan Abidzar Jadi Artis Dikritik, Umi Pipik Tak Terima
Berita Terkait
-
Singgung Kisah Hijrah Uje, Abidzar Al Ghifari Bela Jefri Nichol yang Dicibir Tak Layak Umrah
-
Beda dengan Inara Rusli, Wardatina Mawa Tolak Lepas Cadar Demi Uang
-
Sosok Ustaz Jefri Al Buchori "Hadir" di Momen Kelahiran Anak Pertama Adiba Khanza
-
Egy Maulana Vikri dan Adiba Khanza Umumkan Kelahiran Anak Pertama
-
Ada Tujuan Tersembunyi di Balik Penunjukan Dinar Candy Sebagai Ketua Pengajian Umi Pipik
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan