Suara.com - Salah seorang Ratu Kecantikan di Australia, Kanika Batra mengaku mengidap Sociopath atau sosiopat. Seperti apa kisah hidupnya? Berikut potret Ratu Kecantikan Kanika Batra yang berjuang melawan sosiopat.
Sociopath sendiri merupakan suatu gangguan kesehatan mental yang ditandai dengan pengabaian terhadap orang lain. Penderita gangguan kepribadian antisosial (ASPD) mungkin mulai menunjukkan gejala di masa kecil, tetapi kondisi ini tidak dapat didiagnosis sampai masa remaja atau dewasa.
Penderita gangguan kepribadian antisosial cenderung berbohong, melanggar hukum, bertindak impulsif, dan kurang memperhatikan keselamatan diri sendiri maupun keselamatan orang lain. Gejala ini dapat berkurang seiring penuaan.
Perawatan meliputi terapi bicara dan dukungan bagi anggota keluarga penderita.
Itu pula yang dialami oleh Kanika Batra. Seperti apa kisahnya? Berikut detil gejala dan potret Kanika Batra.
1. Kanika Batra mengaku hilang empati kepada orang-orang sekitar. Dan dia telah melakukan pemeriksaan klinis dan didiagnosa oleh psikiatris bahwa dia mengidap sosiopat.
2. Kanika Batra mengaku tidak pernah merasa menyesal telah berbuat tidak baik kepada lingkungan sekitar.
3. Hubungan asmara Kanika Batra juga sering diwarnai perselingkuhan dan kebohongan.
4. Kanika Batra juga sering mangaku melakukan manipulasi. Menjadi orang pendendam, dan balas dendam juga baginya bukan merupakan hal yang memalukan dan menakutkan.
5. Dia juga merasa tidak bisa setia. Tapi dibalik itu dia juga berniat tidak memmiliki anak hingga masa terapinya selesai.
Baca Juga: Australia Akan Tuntut dan Hukum Warga India
Itulah beberapa pengakuan oleh ratu kecantikan Kanika Batra yang mengalami gangguan sosiopat.
Kontributor : Sofia Ainun Nisa
Berita Terkait
-
Pengakuan Ratu Kecantikan Idap Sosiopat, Tak Merasa Salah Meski Selingkuh
-
26 Awak Kapal KM Bandar Nelayan Selamat Dibawa ke Australia
-
Ribuan Warga Australia Gelar Demo Dukung Palestina
-
Kala Ratu Kecantikan Myanmar Angkat Senjata, Serukan Lawan Junta Militer
-
Seorang Wanita Kaget Terbangun di Sofa, Digilir Tiga Pria dengan Kekerasan
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim