Suara.com - Putri Arab bernama Latifa al Maktoum belakangan jadi sorotan setelah kembali terlihat di publik untuk pertama kalinya setelah tiga tahun.
Selama ini, Putri Latifa disebutkan telah disekap oleh ayah kandungnya sendiri sejak 2018. Hal ini memicu munculnya kampanye #FreeLatifa. Untuk lebih jelasnya, simak sederet fakta Putri Arab disekap ayah kandung.
1. Muncul di pusat perbelanjaan bersama teman
Seorang teman Putri Latifa, Lynda Boychikhi, mengunggah foto di Instagram yang menunjukkan kebersamaannya bersama sang putri dan satu teman lain.
Dalam foto tersebut terlihat, Putri Latifa bersama dua teman lamanya, duduk di sebuah kursi di mal dengan lantar belakang iklan film Demon Syaler: Mugen Train yang dirilis pada 13 Mei 2021 lalu.
Foto tersebut diyakini asli dan diambil tanpa paksaan apapun. Adapun Lynda menyebut unggahan foto itu telah mendapatkan izin dari penguasa Dubai.
2. Tuntutan bukti Putri Latifa masih hidup
Para pegiat kampanye #FreeLatifa dan didukung oleh Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) sebelumnya menuntut bukti bahwa Putri Latifa masih hidup.
Permintaan ini pun disetujui otoritas Dubai. Foto bukti sang putri masih hidup dan berada di pusat perbelanjaan ini beredar setelah tiga bulan setelah kemunculan video yang menunjukkan Putri Latifa ketakutan akan keselamatan hidupnya.
Baca Juga: KSP Apresiasi Kemenlu Berhasil Selamatkan 76 Migran Disekap di Kamboja
3. Disekap oleh ayah usai gagal melarikan diri
Sebuah video mengejutkan dirilis BBC Panorama pada Februari 2021, menunjukkan Putri Latifa mengaku sedang disekap oleh ayahnya sendiri setelah gagal melarikan diri pada 2018.
Latifa yang kini berusia 35 tahun, melarikan diri dari Dubai pada awal 2018 dan mengaku sang ayah, Sheikh Mohammed bin Rashid al Maktoum telah melakukan pelecehan selama bertahun-tahun.
Ia kemudian melancarkan upaya pelarian dengan melintasi Samudra Hindia menuju Goa. Namun usahanya ini gagal setelah dicegat oleh pasukan khusus India dan UEA saat melintas di lepas pantai India dengan kapal Nostromo.
Sejak saat itu, Putri Latifa diyakini ditahan oleh sang ayah dan tak terlihat lagi di publik sejak akhir 2018.
Atas hal ini, PBB langsung bertindak dengan mendesak Uni Emirat Arab untuk memastikan Putri Latifa masih hidup.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Herjunot Ali Bereaksi Usai Diminta Gantikan Reza Rahadian Jadi Kapten Yoo di Descendants of the Sun
-
Antusias Tinggi, 3 Konser Internasional di Jakarta Ini Tambah Hari
-
Gus Miftah Puji Diplomasi Prabowo di Tengah Panas Selat Hormuz: Makanya BBM Tidak Naik!
-
Viral Guru Besar Unpad Diduga Chat Mesum ke Mahasiswi Exchange, Minta Foto Bikini
-
Deretan Potret Prewedding 'Old Money Vibes' Ala Syifa Hadju dan El Rumi, Elegan Bikin Baper
-
Maut Kembali Mengintai! Warner Bros Resmi Umumkan Tanggal Rilis Final Destination 7
-
Film Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan: Dilema Anak Antara Ambisi dan Keutuhan Keluarga
-
The Desperate Hour: Naomi Watts Dikejar Waktu Selamatkan Anaknya, Malam Ini di Trans TV
-
Lepas Imej Kalem, Mawar de Jongh Tampil Beda di Serial Luka, Makan, Cinta
-
Sinopsis Sacred Jewel, Ahn Bo Hyun Dapat Misi Berbahaya untuk Mencari Relik Suci