Suara.com - Deretan kontroversi Street Woman Fighter bertambah setelah acara survival yang tayang di stasiun Korea Selatan, Mnet, ini dituding menggunakan remix suara azan sebagai lagu pembuka.
Buntutnya, warganet tanah air ramai-ramai mengecam Mnet dan menganggap Street Woman Fighter telah melecehkan agama Islam. Nama stasiun televisi itu pun sempat nangkring di trending topic Twitter.
Street Woman Fighter merupakan acara survival yang menampilkan persaingan delapan tim tari perempuan yakni WAYB, WANT, YGX, PROWDMON, LACHICA, HolyBang, HOOK, dan CocaNButter.
Sejak awal kemunculannya, acara yang dipandu oleh Kang Daniel ini pernah beberapa kali menuai kontroversi. Mulai dari sistem kompetisi hingga pesertanya. Untuk lebih jelasnya, simak ulasan kontroversi Street Woman Fighter berikut ini.
1. Dituding lakukan evil edit ke Chaeyeon eks IZ*ONE
Tak lama setelah tayang perdana pada 24 Agustus lalu, Street Woman Fighter menuai kecaman karena dianggap memojokkan salah satu peserta, Chaeyeon eks IZ*ONE, dengan melakukan edit evil.
Editan itu menampilkan Chaeyeon dapat komentar pedas dari peserta lain yang menyebut kemampuan idol Kpop itu, jauh dari penari profesional.
Kontan, editan Street Woman Fighter ini membuat warganet geram. Para penggemar menilai konten acara ini bisa mempengaruhi imej Chaeyeon sebagai idol.
2. Sistem eliminasi dan hadiah
Baca Juga: Viral TV Korea Selatan Remix Azan, Bikin Warganet Meradang
Acara yang tayang tiap Selasa pukul 22.20 KST ini kembali disorot karena sistem sistem kompetisi yang digunakan, yakni eliminasi.
Warganet memprotes adanya eliminasi sebab, acara ini tidak memberikan hadiah berupa keuntungan materi bagi pesertanya. Sistem ini pun dianggap merugikan.
Pemenang Street Woman Fighter diklaim hanya bakal mendapatkan keuntungan popularitas.
3. Peserta diduga terlibat kasus bullying
Kontroversi lain dalam acara yang mendapuk BoA dan Taeyeong NCT sebagai juri ini adalah salah satu peserta dituding terlibat kasus bullying.
Seorang warganet pada awal September 2021 lalu, mengunggah pengakuan di media sosial, menyebut dirinya pernah dibully oleh salah satu peserta Street Woman Fighter semasa sekolah dasar hingga sekolah menengah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Putry Poyz Buka Lifestyle Hub di Jakarta Selatan, Sediakan Tempat Khusus Buat Para Content Creator
-
Berapa Gaji Sus Rini? Gaya Pengasuh Rayyanza Pakai Tas Mewah Jadi Perbincangan
-
Tas Branded Sus Rini saat Liburan di Kapal Pesiar Jadi Sorotan, Berapa Harganya?
-
Musisi Indonesia hingga Mancanegara Bakal Manggung di Axean Festival 2026, Intip Line Up-nya!
-
Bukan Dijual, Ini Alasan Tak Terduga ART Angel Lelga Nekat Curi Barang Mewah Sang Majikan
-
Satu-satunya di Asia! Limp Bizkit Bakal Guncang Kuala Lumpur, Cek Jadwal dan Harga Tiket di Sini
-
Sambut HUT Jakarta ke-500, Remember Fest Siap Hadirkan Pengalaman Festival Terlengkap di Kemayoran
-
After Earth Malam Ini: Will Smith dan Jaden Smith Harus Bertahan Hidup di Bumi yang Mengerikan
-
Nikah di Italia Berbiaya Rp1 Miliar, Lina Mukherjee Akui Ingin seperti Artis Bollywood
-
Meisya Amira Jadi Wanita Tunawicara yang Menggila di Film Juminten Edan