Entertainment / gosip
Rena Pangesti
Presenter Irfan Hakim bergaya didepan kamera saat ditemui di Kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Senin (14/12). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Irfan Hakim akhirnya buka suara soal kecelakaan jatuh dari tebing hutan. Peristiwa itu terjadi di hutan kawasan Baduy Kota, Sumedang pada 4 Oktober 2021.

Kejadian ini berawal saat Irfan Hakim hendak mandi di salah satu air terjun. Untuk sampai ke lokasi tersebut, ia melewati medan yang tak mudah.

Batuan besar, jalan yang licin serta menanjak membuat presenter 45 tahun kesulitan mendaki. Tetapi dengan tekad dan keyakinan, ia berusaha melewati tantangan itu.

Detik-detik Irfan Hakim terjatuh dari tebing [YouTube: deHakims]

"Sabar, astagfirullah susah banget. Nanti turunnya gimana?" kata Irfan Hakim di kanal YouTubenya, Minggu (10/10/2021).

Baca Juga: Rayakan Ultah Pernikahan, Indra Bekti Ungkap Peran Besar Irfan Hakim

Saat hendak naik di tebing batu, Irfan Hakim tiba-tiba kehilangan kendali sampai akhirnya merosot. Ini diperparah dengan ketinggian tebing yang mencapai lima meter.

Detik-detik saat Irfan Hakim jatuh pun diperlihatkan di kanal YouTube tersebut. Ia berteriak sebelum akhirnya tercebur di aliran air terjun.

Detik-detik Irfan Hakim terjatuh dari tebing [YouTube: deHakims]

"Aaaaaah," teriak Irfan Hakim.

Tim YouTube Irfan Hakim bersama beberapa orang lainnya segera memberikan bantuan. Sementara itu presenter D'Academy ini mengatakan luka ada pada kakinya.

"Astagfirullahadzim. Aaa sakit guys, tapi seru," kata Irfan Hakim yang merintih kesakitan.

Baca Juga: Irfan Hakim Jatuh dari Tebing Setinggi 5 Meter di Hutan, Kakinya Alami Luka-luka

Irfan Hakim menuturkan ia menggunakan teknik yang salah saat memanjat tebing tersebut. Sehingga kecelakaan pun terjadi pada dirinya.

Detik-detik Irfan Hakim terjatuh dari tebing [YouTube: deHakims]

"Kata kang Doni harusnya tangan dulu aman, baru kaki. Gue tangan belum aman, tetapi kaki sudah nginjek," kata suami Della Sabrina ini.

Imbas dari kecelakaan itu, Irfan Hakim mengalami beberapa luka di bagian kaki. Tampak darah segar mengalir dari telapak kaki dan lutut yang memar.

"Daun babadotan dikunyah ditempelkan ke luka. Ini untuk menghentikan pendarahan," kata Irfan Hakim mengungkap pengobatan tradisional.

Komentar