Suara.com - Nikita Mirzani menanggapi obrolannya dengan Deddy Corbuzier soal pekerja sosial yang berujung somasi. Menurutnya, dibanding berlama-lama memberi somasi, ia memilih langsung dilaporkan saja ke pihak berwajib.
"Gue sih nggak usah somasi-somasi deh, mendingan laporin (polisi) aja deh langsung. Capek soalnya. Misal lu somasi biar dapet balesan dari kami berdua, gue pun bingung mau ngomong apa," kata Nikita Mirzani di kawasan Petukangan Selatan, Jakarta Selatan, Rabu (20/10/2021).
Menurut Nikita Mirzani, ia dan Deddy Corbuzier tak ada maksud menghina siapa pun dalam obrolan di Podcast. Namun, ia sadar tak bisa mengendalikan pikiran orang lain.
"Yang mana yang dibilang merendahkan? Yang mana? Kecuali gue ngomongnya cengengesan gitu baru, ini nggak ada. Muka gue flat, muka Om Deddy juga flat, jadi nggak ada maksud apapun," ujarnya.
"Tapi kalau mereka merasa terhina, tersinggung, balik lagi sih ke pemikiran mereka masing-masing," katanya lagi.
Nikita Mirzani dan Deddy Corbuzier menyinggung pekerja sosial saat membahas kasus kaburnya Rachel Vennya dari karantina.
Somasi kemudian datang dari Perkumpulan Profesi Pekerjaan Sosial (Propekses). Keduanya dianggap organisasi itu merendahkan profesi pekerja sosial karena menyamakan dengan penyapu jalan tol atau pekerjaan serabutan.
Sebelumnya, Deddy Corbuzier juga sudah menanggapi somasi tersebut. Sama seperti Nikita, dia juga menantang untuk maju ke ranah hukum.
Deddy berani mengatakan hal itu lantaran sama sekali tak bermaksud merendahkan profesi pekerja sosial.
Baca Juga: Dokter Tirta: Setidaknya 4 Oknum yang Bantu Rachel Vennya sampai ke Bali
Berita Terkait
-
Rieke Kritik Kasasi 'Paket Kilat' Nikita Mirzani, Kejagung Malah Puji: Bagus, Ada Kepastian Hukum
-
Kawal Sidang Nikita Mirzani, Rieke Diah Pitaloka Cium Aroma 'Paket Kilat' Putusan Kasasi MA
-
Minta Maaf Tanpa Sebut Nama Ruben Onsu, Sarwendah Disemprot Nikita Mirzani
-
Gugatan PMH ke Reza Gladys Ditolak, Nikita Mirzani Gagal Kantongi Rp244 Miliar
-
Geram Harta Kekayaannya Ditelanjangi, Inul Daratista Ngamuk dan Ancam Lapor Polisi
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
Rupiah Jadi Prioritas, Bank Indonesia Optimalkan Instrumen Moneter untuk Jaga Stabilitas Ekonomi
-
7 Tanaman Pembawa Sial Menurut Feng Shui, Dianggap Bisa Menghambat Rezeki
-
Profil Anom Widiyantoro, Bupati Pemalang yang Terjaring OTT KPK: Eks Petinggi BUMN
-
Menteri Bappenas: Program MBG Lebih Mendesak Daripada Lapangan Pekerjaan
-
Ribut Lagi! Donald Trump Dongkol dengan Ocehan Benjamin Netanyahu
-
Profil Ze Pedro, Eks Benfica dan Portugal yang Latih Timor Leste Lawan Timnas Indonesia
-
2 Varian Sunscreen Anessa untuk Mencerahkan Kulit Kusam, Bisa Mengurangi Flek Hitam
-
Dulu Janji di Depan KPK Tak Mau Korupsi, Bupati Pemalang Anom Malah Kena OTT
-
Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
-
Rawan Ambles, Jalur Kereta Api di Dekat Lumpur Lapindo akan Dialihkan