Suara.com - Kabar duka datang dari industri musik tanah air. Salah satu pengamat musik senior, Benedictus Benny Hadi Utomo atau lebih akrab dipanggil Bens Leo, meninggal dunia, (29/11/2021). Pria yang juga berprofesi sebagai jurnalis ini meninggal pada pukul 08.24 WIB, dalam usia 69 tahun.
Penyebab berpulangnya Bens Leo adalah karena Covid-19. Kabar duka ini diunggah oleh akun Twitter Kang Maman.
"Sahabat, jurnalis musik senior. Teman sekamar saya selama perjalanan Panasonic Gobel Award di Amerika Serikat... Selamat jalan Mas Bens Leo," tulis akun@kangmaman1965 pada (29/11/2021).
Akun tersebut juga mengunggah pemberitahuan meninggalnya Bens Leo dari pihak keluarga. Istri dan anak Bens Leo pun masih di rawat di RS Fatmawati karena terpapar Covid-19. Pemakaman Bens Leo akan dilaksanakan sesuai dengan protokol kesehatan.
Selama berkiprah di dunia musik, Bens Leo selalu vokal terhadap pelanggaran hak cipta. Ia selalu lantang melawan pembajakan di dunia musik. Bens Leo adalah salah satu sosok penting di balik terselenggaranya AMI (Anugerah Music Indonesia) Award.
Namanya tidak hanya tenar sebagai jurnalis dan pengamat musik. Sebab, Bens Leo juga merupakan produser dan pencari bakat musik. Ia adalah produser dari album perdana Kahitna 'Cerita Cinta' (1993). Tak hanya itu, ia juga pernah menjadi pemimpin redaksi majalah remaja Anita Cemerlang.
Kiprahnya sebagai jurnalis senior dan pengamat musik sangat berpengaruh di industri musik tanah air. Kepergiannya untuk selamanya ini adalah kehilangan yang besar bagi belantika musik tanah air.
Sejumlah fakta mengiringi perjalanan karier Bens Leo di dunia musik tanah air. Berikut ini Matamata.com sudah himpun sejumlah fakta Bens Leo, pengamat musik yang meninggal dunia karena Covid-19.
1. Gagal Masuk AKABRI
Baca Juga: Bens Leo Meninggal Dunia, Warganet Ramai Kirim Doa di Twitter
Bens Leo sempat berniat masuk AKABRI, namun sayang ia gagal masuk karena terlambat mendaftar ke pendidikan penerbang di Curug. Kegagalannya ini membuatnya merasa tak enak hati jika harus meminta uang kuliah pada ibunya yang merupakan ibu tunggal.
2. Awal Karier
Setelah gagal masuk AKABRI, pria bernama lengkap Benedictus Hadi Utomo ini banting setir. Ia nekat mewawancarai anggota Koes Plus, Tonny Koeswoyo. Dibilang nekat, sebab ia hanya membawa peralatan seadanya. Namun dengan rendah hati, Tonny Koeswoyo berkenan diwawancara oleh Bens Leo.
3. Tulisannya Jadi Headline
Tulisan Bens Leo hasil wawancaranya dengan Tonny Koeswoyo ini dikirim ke Berita Yudha Sport & Film. Setelah satu minggu dikirim, berita yang ia tulis dengan judul 'Sejarah Koes Bersaudara' menjadi headline di koran tersebut.
4. Direkrut sebagai Penulis Rubrik Seni Budaya
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu dan Rp10 Ribu di Tangerang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 3 Cara Melihat Data Kepemilikan Saham di Atas 1 Persen: Resmi KSE dan BEI
- 10 Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu Bank Mandiri Terdekat di Jakarta
- 6 Sepatu Lari Lokal Berkualitas Selevel HOKA Ori, Cocok untuk Trail Run
Pilihan
-
Gedung DPR Dikepung Massa, Tuntut Pembatalan Kerja Sama RI-AS dan Tolak BoP
-
Tak Terbukti Lakukan Tindak Pidana, Delpedro Dkk Divonis Bebas!
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
Terkini
-
Kronologi Nabilah O'Brien Korban Pencurian yang Jadi Tersangka
-
Jatuh Hati, Rizky Billar Adopsi Bocah 6 Tahun
-
Tak Diajak Perang, Kim Jong Un Tes Kapal Perusak Nuklir di Tengah Konflik Iran-AS
-
Jelang Rilis One Piece Season 2, Arbani Yasiz Incar Kartu Langka
-
Dinar Candy Ungkap Pengalaman Disantet, Sakit Ditusuk-tusuk hingga Harus Didatangi Dukun Se-Jabar
-
Fariz RM Bantah Jadi Dewan Pembina AKSI: Saya Belum Terima Tawaran
-
Ada Masalah Administrasi dan Aturan Ramadan, 'Land Fest Batal Bareng' Batal Digelar Besok
-
Viral 'Cewek Golongan Darah O Jangan Nikah dengan Pria Selain O', Benarkah Ada Bahaya Medis?
-
Profesor Jiang Xueqin Prediksi AS Kalah Perang dengan Iran
-
Kasus Pelanggaran Hak Cipta Lesti Kejora Resmi Dihentikan Polisi, Ini Alasannya