Suara.com - Selain sibuk menjadi aktor, Chicco Jerikho juga sedang fokus mengurus bisnis kopinya. Dia sudah mendirikan bisnis bertajuk Filosofi Kopi sejak 2015.
Setelah enam tahun, bisnis kopi Chicco Jerikho kini sudah mempunyai cabang yang tersebar dimana-mana.
Lewat usaha ini, suami Putri Marino ini rupanya ingin memperkenalkan kopi asli Indonesia kepada para pelanggan.
Karenanya dia terus berupaya memperluas cabang Filosofi Kopi ke kota maupun daerah lainnya.
Lebih lanjut, berikut wawancara bersama Chicco Jerikho terkait bisnis kopinya.
Gimana bisnis kopinya untuk sekarang ini?
Dulu Filosofi Kopi dianggap bisnis artis, kita bikin film lalu jadi kedai. Tapi ini tuh sudah dikonsepin. Kita tidak melihat Filosofi Kopi jadi entitas yang besar, satu hari buka lalu setahun jadi 300 kedai. Kita pengen sustain, jalan pelan-pelan
Setiap cabang katanya berbeda-berbeda?
Memang dari awal, setiap kedai kita punya cerita kenapa kita buka di Melawai karena kita ingin menghidupkan kembali kawasan tersebut. Dulu kan anak-anak Jakarta rame anak-anak muda yang nongkrong di Blok M. Begitu juga di Jogja, Makasar, Medan, dan akhirnya kita balik lagi ke Pasar Baru karena ini tempat yang seksi dan keren jadi sesuai dengan spiritnya filosofi kopi.
Baca Juga: Interview: Trauma Bisma Karisma Dibegal Geng Motor Hingga Nyaris Meninggal
Jadi setiap lokasi desainnya akan berbeda?
Sebenarnya ini kayak industrial. Jadi nggak perlu mengubah banyak bentuk bangunan. Karena bagunan ini sudah keren jadi kita nggak mau merubah apa-apa.
Jadi ingin memang ingin mengambil ciri di suatu daerah tersebut?
Jadi kita ingin menghidupkan soul yang ada ditempat itu. Kalau seperti kedai kita justru kita tidak mau membawa misalnya Jakarta ke Jogja. Justru kita mau menghidupkan soul-nya Jogja. Jadi kalau kita pergi ke Jogja itu bangunannya sederhana, bentuknya Joglo, kalau di Melawai simpel kecil.
Terus kenapa pilih bahan dasar kopi khas Indonesia?
Kita percaya di Indonesia punya satu kopi terbaik di dunia. Tapi gimana cara kita untuk menyuarakannya saja, gimana cara kita memperkenalkan kopi kita. Orang luar percaya sama kopi kita. Kenapa kita yang nggak percaya sama kopi kita.
Berita Terkait
-
Akhiri Vakum 10 Tahun, Marsha Aruan Kembali Main Sinetron Lewat Terlanjur Mencintaimu
-
Kontroversial dan Bikin Naik Darah! Film Ozora Sukses Mengaduk Emosi
-
Karakter di Film Ozora sampai Terbawa ke Rumah, Chicco Jerikho Sering Menangis
-
Makna Film Ozora Menurut Chicco Jerikho: Suara Harapan dan Perlawanan
-
Bukan Sekadar Tontonan, Chicco Jerikho Sebut Film Ozora sebagai Simbol Perlawanan
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Perang di Selat Hormuz Makin Menggila, Ledakan Beruntun Guncang Kota Besar Iran
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi