Suara.com - Aya Canina, eks vokalis Amigdala membongkar isu kekerasan dalam pacaran yang dialaminya selama 3,5 tahun berada dalam band indie tersebut. Kronologi konflik Aya Canina penulis lagu Kukira Kau Rumah ini baru saja dibuka olehnya melalui akun Instagram pribadi @ayacanina melalui highlight "spill tea".
Lewat tulisannya, Aya Canina mengaku telah mengalami kekerasan dalam pacaran saat masih berada di band Amigdala, dari mantan pacarnya yang juga rekan satu band. Tak hanya itu, Aya juga merasa dirinya tidak mendapatkan pertolongan apalagi pembelaan dari personel band yang lain.
Konflik semakin bertambah panjang lantaran soal royalti. Penasaran seperti apa? Yuk, simak kronologi konflik Aya Canina penulis lagu Kukira Kau Rumah di bawah ini!
Kekerasan dalam pacaran 3,5 tahun
Isu pertama yang jadi perhatian publik soal Aya Canina adalah kekerasan dalam pacaran (KDP). Melalui Instagram Story, ia mengungkapkan bahwa dirinya pernah jadi korban KDP saat masih tergabung dalam band Amigdala, pada rentang waktu 2016-2020.
KDP itu diakuinya terjadi dalam kurun waktu yang tidak sebentar, yaitu 3,5 tahun dan pelakunya adalah mantan pacarnya yang juga personel Amigdala.
Masalah lagu Kukira Kau Rumah dan royalti
Selain isu KDP, masih banyak hal yang baru dibongkar oleh perempuan yang menyebut dirinya sebagai penulis dan penulis lagu ini, yaitu soal lagu dan royalti. Lagu Kukira Kau Rumah adalah salah satu lagu Amigdala yang sangat hits, bahkan sampai dipakai jadi judul film yang baru rilis.
Permasalahannya adalah, Aya Canina yang menulis liriknya dan setelah ia hengkang dari Amigdala, band yang didirikannya di Bandung, band itu masih eksis dan masih membawakan lagu itu di muka publik. Menurut Aya, tidaklah etis bagi Amigdala membawakan lagu tersebut saat dirinya sudah bukan bagian dari band itu.
Selain itu, ia tidak tahu apakah royalti yang dibayarkan kepadanya layak atau tidak.
Tidak ada hubungannya dengan film Kukira Kau Rumah
Meskipun sempat menyatakan ketidaknyamanannya terhadap pembawaan lagu Kukira Kau Rumah oleh Amigdala setelah ia keluar dari band itu, Aya Canina mengungkapkan bahwa film Kukira Kau Rumah tidak salah.
Baca Juga: 5 Potret Aya Canina Eks Vokalis Amigdala yang Alami Kekerasan Dalam Pacaran
Bahkan, ia mengaku telah bertemu dengan sutradara film tersebut, yaitu Umay Shahab pada tahun 2019, sebelum ia keluar dari Amigdala dan menganggap film tersebut adalah alih wahana lagu yang patut diapresiasi.
Soal Kekerasan Dalam Pacaran (KDP)
Saat mengalami KDP yang menguras kesehatan mentalnya, Aya Canina mengaku tak mendapatkan bantuan dari personel band yang lain. Sebaliknya, ia merasa personel yang lain melindungi pelaku dengan memintanya berdamai dengan pelaku.
Pada akhirnya, Aya tak tahan dan memutuskan untuk keluar dari band tersebut pada 2020.
Tak ada permintaan maaf dan ada reinterpretasi lagu Belenggu
Di luar semua persoalan yang disebutkan di atas, Aya Canina juga merasa tak pernah mendapatkan permintaan maaf dari pelaku dan personel yang ia sebut melindungi pelaku.
Bahkan, mereka yang masih memegang nama Amigdala justru merilis video musik baru dari lagu Belenggu yang jauh berbeda dari makna asli yang ditulis oleh Aya Canina. Oleh Amigdala yang sekarang, lagu itu dipersepsikan bercerita soal kekerasan terhadap perempuan, yang sangat ironis jika dihadapkan pada kenyataan yang dialami Aya Canina.
Nah, itu dia kronologi konflik Aya Canina, penulis lagu Kukira Kau Rumah. Aya Canina sendiri hingga kini masih belum berniat melaporkan siapa pun atau apa pun ke pihak berwajib. Semoga segera menemukan titik terang, ya!
Kontributor : Chandra Wulan
Berita Terkait
-
5 Potret Aya Canina Eks Vokalis Amigdala yang Alami Kekerasan Dalam Pacaran
-
Aya Canina Keluar dari Amigdala Karena Alami Kekerasan, Pelakunya Mantan Pacar
-
Sedih, Aya Canina, Penulis Kukira Kau Rumah Keluar dari Amigdala karena Alami Kekerasan
-
Prilly Latuconsina Tak Sangka Film Kukira Kau Rumah Tembus 1 Juta Penonton
-
Film Kukira Kau Rumah yang Diproduseri Prilly Latuconsina Tembus 1 Juta Penonton
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Ketua FKDM Deli Serdang Dicopot Gegara Pesan 'Turunkan Prabowo' Saat Bahas Kelangkaan BBM
-
Ibu Tiri Usia 19 Tahun di Bekasi Siksa Anak Sambungnya Hingga Tewas
-
IESR Ungkap Tiga Kunci Percepatan Investasi Energi Surya di Indonesia, Apa Saja?
-
Liburan dengan Miles Jadi Tren, Pengeluaran Sehari-hari Kini Bisa Jadi Modal Bepergian
-
5 Rekomendasi Facial Wash Jepang untuk Kulit Putih dan Bersih
-
Modus Ternak Rekening Judol Libatkan Petani hingga IRT, Dugaan Keterlibatan Bank Perlu Diusut
-
Lima Tahun Diabaikan Pemerintah, Warga Mekarsari Lebak Banten Patungan Perbaiki Jembatan Rusak
-
KUR BRI Dukung Rosyidah Terus Kembangkan Usaha Olahan Hasil Laut di Indramayu
-
Gibran Minta PSEL Palembang Tak Sekadar Olah Sampah, Warga dan UMKM Harus Ikut Untung
-
BRI Hadirkan Harapan Baru Bagi Mantan Pekerja Migran Indonesia Melalui KUR dan Pemberdayaan UMKM