Suara.com - Angelina Sondakh harus mendekam hampir 10 tahun di penjara atas kasus korupsi Wisma Atlet. Di awal, istri Adjie Massaid ini tak bisa menerima keputusan itu.
Butuh waktu tiga tahun lamanya bagi Angelina Sondakh pasrah atas nasibnya yang harus dipenjara. Terlebih cap sebagai koruptor menempel pada Puteri Indonesia 2001 tersebut.
"Walaupun ceritanya hanya saya yang punya, kebenaran juga cuma saya yang punya. Sudah, itu masa lalu," kata Angelina Sondakh di kanal YouTube Keema Entertainment, Jumat (11/3/2022).
"(Tapi) Saya berpikir orang-orang tidak mau berteman lagi dengan saya, koruptor," imbuhnya.
Dugaan Angelina Sondakh salah. Sebab di lapas Pondok Bambu tempatnya dihukum, banyak orang yang mau berteman dengannya.
Mereka bilang gini, 'memang ibu mau berteman sama saya?' ya saya kan sama-sama narapidana," ujar model 44 tahun tersebut.
Angelina Sondakh menggambarkan seperti apa orang-orang yang berada di sana. Mereka hadir dari sejumlah kasus, dari yang ringan sampai terberat.
"Saya ditempatkan satu blok besar dengan kasus pembunuhan, maling sendal, narkoba juga ada," ujarnya.
"Saya mulai berteman dengan yang katanya orang itu kotor," kata perempuan yang akrab disapa Angie ini menambahkan.
Baca Juga: Angelina Sondakh jadi Tukang Angkut Sampah di Penjara, Pakai 'BMW'!
Angelina Sondakh menjelaskan, kotor tersebut terkait dengan aktivitas yang tidak higienis.
"Kami mainnya sama cacing, tanah, nggak pernah bersih. Hitam, dekil, beruntusan, gatal-gatal," katanya.
Meski begitu, Angelina Sondakh bahagia bisa menemukan teman sejati tanpa menghakimi. Tangisannya pun pecah saat berterima kasih kepada mereka yang mau berteman dengannya.
"Terima kasih teman-temanku, dari kalian aku belajar, nggak ada yang hina," tutur ibu satu anak tersebut.
Berita Terkait
-
Mahfud MD Bongkar 'Permainan' Pejabat di Balik Pelarian Koruptor Rp189 Triliun
-
KPK Angkat Bicara, Inilah Alasan Utama RUU Perampasan Aset Wajib Disahkan!
-
Ferry Irwandi Dihujat Usai Undang Anak Koruptor ke Podcast
-
Wapres Gibran Dorong Percepatan RUU Perampasan Aset untuk Miskinkan Koruptor
-
Kelakar Prabowo Jawab Tuduhan Otoriter: Jangan-jangan Rakyat Ingin Itu Sedikit untuk Lawan Koruptor
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Herjunot Ali Bereaksi Usai Diminta Gantikan Reza Rahadian Jadi Kapten Yoo di Descendants of the Sun
-
Antusias Tinggi, 3 Konser Internasional di Jakarta Ini Tambah Hari
-
Gus Miftah Puji Diplomasi Prabowo di Tengah Panas Selat Hormuz: Makanya BBM Tidak Naik!
-
Viral Guru Besar Unpad Diduga Chat Mesum ke Mahasiswi Exchange, Minta Foto Bikini
-
Deretan Potret Prewedding 'Old Money Vibes' Ala Syifa Hadju dan El Rumi, Elegan Bikin Baper
-
Maut Kembali Mengintai! Warner Bros Resmi Umumkan Tanggal Rilis Final Destination 7
-
Film Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan: Dilema Anak Antara Ambisi dan Keutuhan Keluarga
-
The Desperate Hour: Naomi Watts Dikejar Waktu Selamatkan Anaknya, Malam Ini di Trans TV
-
Lepas Imej Kalem, Mawar de Jongh Tampil Beda di Serial Luka, Makan, Cinta
-
Sinopsis Sacred Jewel, Ahn Bo Hyun Dapat Misi Berbahaya untuk Mencari Relik Suci