Suara.com - Para Korban CPNS bodong bakal menempuh langkah hukum baru usai kecewa atas vonis tiga tahun penjara atas putri Nia Daniaty, Olivia Nathania.
"Yang paling pasti adalah dalam waktu dekat, satu atau dua minggu ini, kami akan ajukan gugatan perdata ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan," ujar Odie Hudiyanto selaku kuasa hukum para korban CPNS bodong, Senin (28/3/2022).
Tak hanya Olivia Nathania yang bakal digugat, Odie Hudiyanto juga berencana menyeret Rafly Novianto Tilaar dan Nia Daniaty.
"Satu sudah jelas, kepada Olivia Nathania atau Oi. Yang kedua adalah Rafly Novianto suaminya, karena dia yang menikmati uang uang para korban. Yang ketiga Nia Daniaty," jelas Odie.
Odie Hudiyanto lantas membeberkan alasan menyeret Nia Daniaty ke kasus CPNS bodong yang dihadapi Olivia Nathania.
Menurut Odie, Nia Daniaty bisa dimintai pertanggungjawaban karena mengetahui perbuatan melawan hukum yang dilakukan perempuan 30 tahun.
"Para korban kan sudah berapa kali bertemu dengan ibu Nia dan meminta bantuan," terang Desi sebagai salah satu tim Odie Hudiyanto.
Sebelumnya, korban CPNS bodong mengecam vonis tiga tahun penjara bagi Olivia Nathania. Mereka menilai banyak ketidakjujuran dalam proses hukum terhadap perempuan yang biasa disapa Oi.
"Tadi hakim sebutin bahwa hal yang meringankan Oi adalah dia jujur di persidangan. Apa yang jujur? Dia berbelit-belit nggak ngaku. Setelah hakim mempertanyakan lebih dalam, baru dia ngaku kan. Jadi sebenarnya nggak ada hal yang meringankan buat Oi," ucap Odie Hudiyanto.
Baca Juga: Olivia Nathania Putri Nia Daniaty Nangis Sepanjang Sidang Vonis
Ditambah lagi, vonis majelis hakim lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum yang menghendaki Olivia Nathania dihukum 3,5 tahun.
"Jaksa harus banding, karena tidak sesuai dengan apa yang jaksa tuntut. Minimal sama dong dengan tuntutan," tutur Odie Hudiyanto.
Berita Terkait
-
Ganti Rugi CPNS Bodong Tembus Rp8,1 M, Ini Alasan Pihak Olivia Nathania Cuma Mau Bayar Rp615 Juta
-
Olivia Nathania Keberatan Bayar Ganti Rugi Rp8,1 Miliar Kasus CPNS Bodong, Korban Ancam Sita Aset
-
Tiga Rumah Nia Daniaty Terancam Disita, Buntut Rp8,1 Miliar Kasus CPNS Bodong
-
Ganti Rugi CPNS Bodong Rp8,1 Miliar Belum Dibayar, 3 Rumah Nia Daniaty Terancam Disita
-
Nia Daniaty Kenang Sosok Titiek Puspa: Guru yang Sangat Penyayang dengan Siapapun
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Pagelaran Sabang Merauke 2026 Hadirkan Hikayat Srikandi Nusantara, Libatkan 1.700 Seniman
-
Kecelakaan Maut Tol Cipali: Anggota DPRD Tangsel Ahmad Andi Wibowo Meninggal Usai Tabrak Truk
-
Bahlil Ubah Kuota RKAB Minerba 2026, Perusahaan Setor Royalti Terbesar Diprioritaskan
-
Remember Fest x Cube Concert Siap Gebrak Jakarta dengan Nostalgia dan Inovasi
-
Hoaks atau Fakta? Polisi Klarifikasi Isu Pagar Tinggi di Mal-Mal Solo
-
Apakah Pakai Tinted Sunscreen Aman untuk Kulit Berjerawat? Simak Jawabannya di Sini!
-
Kaki Hilang dan Tangan Terikat, Jasad Mutilasi di Depok Ditemukan Saat Warga Bakar Karung
-
Geger di Garut! Dendam Lama Berujung Pembacokan, Pria Serang Kerabat Pakai Golok
-
KPK Geledah Kantor Imigrasi Jaksel, Usut Kasus Gratifikasi Eks Wamen Silmy Karim
-
MBG Telan Korban, BGN Naikkan Status Kasus dan Sanksi Tegas Pelaku