Suara.com - Hotman Paris Hutapea menjawab tudingan melanggar kode etik advokat gara-gara suka pamer momen memeluk perempuan berpenampilan seksi di media sosial.
Ditemui di kawasan SCBD, Jakarta, sang pengacara nyentrik mengaku tak mau ambil pusing dengan hal itu.
"Itu mah nggak usah ditanggapin," ujar Hotman Paris, Sabtu (2/4/2022).
Bagi Hotman Paris, keberadaan wanita-wanita di sekitarnya bukan untuk pajangan atau bentuk eksploitasi memuaskan nafsu. Tapi mereka kata dia bisa meningkatkan rasa percaya diri saat berkunjung ke unit-unit bisnisnya.
"Saya kan bukan hanya pengacara. Saya juga pegang saham di Holywings yang punya 38 outlet, dan minimum saya harus dua atau kali mengunjungi," kata Hotman Paris.
"Kalau kita datang ke bar, masak sendiri? Makanya saya bawa aspri saya untuk dance gitu," ujarnya lagi.
Daripada menanggapi tudingan miring tersebut, Hotman Paris memilih mengingatkan lawan-lawannya untuk tidak iri hati dengan pencapaiannya.
"Makanya jangan nyinyir, jangan iri. Sudah lah, setop itu," kata dia.
Namun bila dirasa mulai kelewat batas, Hotman Paris memastikan bakal melawan tuduhan-tuduhan semacam itu.
Baca Juga: Lagi, Akun Instagram Hotman Paris Dipolisikan Gegara Konten Asusila
"Buat lawan-lawanku, pada waktunya akan aku hadapi kau," ujar Hotman.
Sebelumnya, pengacara Razman Arif Nasution mengutarakan kekecewaan atas aksi Hotman Paris Nasution mengumbar aksi saling peluk dengan lawan jenis di media sosial.
Menurutnya, tindakan Hotman Paris bertentangan dengan kode etik seorang advokat yang wajib menjaga kehormatan profesinya.
Razman Arif Nasution bahkan meminta Majelis Kehormatan DPN Peradi selaku lembaga advokat yang memayungi Hotman Paris Hutapea untuk turun tangan memberi edukasi.
Berita Terkait
-
Diduga Kirim Pesan WA dari Sel, Hotman Paris Desak Kalapas Cipinang Cek HP Razman Nasution
-
Dalih Bobot 170 Kg Bikin Razman Dapat Sel 'Mewah', Hotman Paris Somasi Kalapas Cipinang!
-
Razman Arif Nasution Resmi Dipenjara usai Divonis Cemarkan Nama Baik Hotman Paris
-
Razman Nasution Resmi Ditahan di Lapas Cipinang, Buntut Kasus Hotman Paris
-
Hotman Paris Pakai Tongkat ke Singapura, Bawa Amanah Rp500 Juta dari Bos Mayapada untuk Yuvita
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Dilema Pencari Kerja: Mengapa Mencari Upah Layak Dianggap Pilih-pilih?
-
Di Balik Krisis Pertalite dan Solar: Saat Kenaikan Pertamax Memicu Efek Domino
-
Sudirman Said Mengaku Tak Dicecar soal Riza Chalid dalam Pemeriksaan Kasus Petral
-
Porprov Jateng 2026 Terapkan Sistem Real-Time, Hasil Pertandingan hingga Prestasi Dipantau Langsung
-
Langkah Isuzu di GIIAS 2026 Jadi Ujian Konsistensi di Tengah Ketatnya Pasar Kendaraan Niaga
-
Dituding Singgung Hubungan Rizky Nazar, Anjasmara Akhirnya Minta Maaf: Saya Tidak Sebut Nama
-
Indonesia Jadi Pasar Strategis Acerpure, Generasi Muda Jadi Target Utama
-
Mati Listrik saat Bikin Roti? Ini 5 Cara Selamatkan Adonan!
-
PHK Meningkat, DPR Minta KP2MI Genjot Penempatan Pekerja ke Luar Negeri
-
Koordinat Lokasi hingga Data Keluarga Bocor, Dosen UGM Diteror usai Kritik Dugaan Mutasi ASN