Suara.com - Daniel Patrick Schuldt Hadi menanggapi pernyataan kuasa hukum Wanda Hamidah, Tegar Putuhena soal kliennya yang sudah meminta maaf atas aksi perusakan rumah.
Dalam sesi jumpa pers di kawasan Gatot Subroto, Jakarta, Daniel membenarkan bahwa sang mantan istri memang menyampaikan hal itu.
"Sudah, memang benar," ujar Daniel Patrick Schuldt Hadi, Sabtu (21/5/2022).
Daniel pribadi sudah menerima maaf Wanda Hamidah yang juga menyatakan siap mengganti kerugian atas rusaknya beberapa fasilitas rumah.
Namun di sisi lain, ia juga tak mau mencabut laporan terhadap perempuan 44 tahun yang kini terdaftar di Polres Metro Kota Depok, Jawa Barat.
"Kami tetap mengikuti proses hukum," tegas Daniel Patrick Schuldt Hadi.
Melanjutkan kata-kata suaminya, Safiyya Hellua selaku istri Daniel Patrick Schuldt Hadi menerangkan bahwa ada pertimbangan yang membuat mereka enggan mencabut laporan.
"Ada korban dan mental anak saya yang tidak bisa dihitung dengan materi," jelas Safiyya.
Safiyya Hellua juga khawatir bila pencabutan proses hukum terhadap Wanda Hamidah berpotensi membuat kejadian serupa terulang di masa yang akan datang.
Baca Juga: Bantah Tudingan, Mantan Suami Ngaku Sempat Pulangkan Anak Wanda Hamidah
"Ini sudah yang kedua kali dan anak jadi korban. Jadi kami laporkan karena biar nggak terulang lagi," tuturnya.
Sebelumnya, Wanda Hamidah lewat Tegar Putuhena mengumumkan bahwa dia sudah mengakui kesalahan atas aksi perusakan fasilitas rumah Daniel Patrick Schuldt Hadi.
Ia mengaku frustasi karena Daniel tak kunjung memulangkan anak mereka Malakai Ali Schuldt Hadi hingga batas waktu yang ditentukan.
Daniel Patrick Schuldt Hadi melaporkan Wanda Hamidah atas dugaan perusakan fasilitas rumah, masuk pekarangan orang lain tanpa izin dan penistaan.
Dalam laporan Daniel yang masuk pada 17 Mei 2022, sang politisi dikenakan Pasal 406, Pasal 167 dan Pasal 335 ayat (2) KUHP.
Berita Terkait
-
Usai 9 WNI Dipulangkan, Wanda Hamidah Serukan Konvoi Lebih Besar ke Palestina
-
Orasi Lantang Wanda Hamidah di Kedubes AS, Tuding Indonesia Turut Mentoleransi Genosida Palestina
-
Hari Pahlawan Dinilai Hampa, Wanda Hamidah Suarakan Keprihatinan
-
35 Hari Terpisah, Wanda Hamidah Disambut Tangis Lelah Putra Sulung dan Pertanyaan Menusuk Hati
-
5 Fakta Terbaru Wanda Hamidah Kawal Bantuan ke Gaza: Dari 'Penculikan' Hingga Desakan TNI Bantu!
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Tas Branded Sus Rini saat Liburan di Kapal Pesiar Jadi Sorotan, Berapa Harganya?
-
Musisi Indonesia hingga Mancanegara Bakal Manggung di Axean Festival 2026, Intip Line Up-nya!
-
Bukan Dijual, Ini Alasan Tak Terduga ART Angel Lelga Nekat Curi Barang Mewah Sang Majikan
-
Satu-satunya di Asia! Limp Bizkit Bakal Guncang Kuala Lumpur, Cek Jadwal dan Harga Tiket di Sini
-
Sambut HUT Jakarta ke-500, Remember Fest Siap Hadirkan Pengalaman Festival Terlengkap di Kemayoran
-
After Earth Malam Ini: Will Smith dan Jaden Smith Harus Bertahan Hidup di Bumi yang Mengerikan
-
Nikah di Italia Berbiaya Rp1 Miliar, Lina Mukherjee Akui Ingin seperti Artis Bollywood
-
Meisya Amira Jadi Wanita Tunawicara yang Menggila di Film Juminten Edan
-
Gugat Cerai Brian Siawarta, Rafaela Rahardja Sebut Sang Suami Sudah Mundur dari Pendeta Sejak Lama
-
Gas Melon Langka di Indramayu, Lucky Hakim Endus Praktik Pengoplosan: Pertamina Harus Gandeng Polisi