Baru-baru ini, Krisna Mukti dilaporkan ke pihak berwajib atas dugaan penggelapan uang arisan. Krisna mukti dilaporkan oleh seorang perempuan bernama Yeni Khaidir ke Polda Metro Jaya pada Jumat, 3 Juni 2022.
Berikut fakta-fakta aktor sekaligus politisi Indonesia Krisna Mukti yang diduga melakukan penggelapan uang arisan .
1. Kronologi Penipuan
Dari keterangan yang disampaikan oleh pihak pelapor, Yeni Khaidir, ia mengatakan mengikuti arisan dengan beberapa orang sejak bulan Desember tahun 2018.
Namun, pada Januari 2021, kegiatan tersebut terhenti dan Krisna Mukti sampai saat ini belum membayar uang sekitar Rp724,6 juta dan masih menyisakan lima orang yang belum mendapatkan uang arisan.
Mengutip dari Suarajabar, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan menyebutkan bahwa terdapat lima orang yang belum mendapatkan uang arisan. Yeni Khaidir sebagai ketua arisan sekaligus penanggung jawab arisan kemudian melaporkan kepada pihak kepolisian untuk meminta bantuan agar kasus penipuan uang arisan ini bisa diusut.
Suara.com - "Ada lima orang yang belum mendapatkan uang arisan tersebut. Namun sampai saat ini para terlapor dan kawan-kawan belum juga membayar uang arisan yang harus dibayarkan kepada pelapor selaku ketua atau penanggung jawab arisan," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan.
2. Ada Empat Orang Lainnya yang Diduga Terlibat
Menurut pengakuan Yeni Khaidir, terdapat empat orang lain yang terlibat dalam penipuan arisan ini. Dalam berkas laporan pelapor kepada Polda Metro Jaya. Disebutkan nama-nama yang terlibat dalam permasalahan ini antara lain Krisna Mukti, Astrid, Indah Sari, Lisa Henriany, dan Arum Muhaimin.
Baca Juga: Sosok Perempuan Ini Laporkan Krisna Mukti Atas Dugaan Penggelapan Uang Arisan Rp 724 Juta
3. Bukti Penipuan
Yeni Khaidir memberikan laporan kepada Polda Metro Jaya dengan kelengkapan sejumlah bukti, diantaranya tangkapan layar somasi atau peringatan dan juga bukti transfer. Ia mengaku rugi dengan nilai uang melebihi setengah miliar.
4. Pasal Sementara yang Menjerat
Dalam laporan dengan nomor LP / B / 2702 / VI / 2022 / SPKT / Polda Metro Jaya, polisi menjerat Krisna Mukti dan empat orang lainnya dengan Pasal 378 dan atau 372 KUHP tentang penipuan dan penggelapan.
Kontributor : Syifa Khoerunnisa
Berita Terkait
-
Sosok Perempuan Ini Laporkan Krisna Mukti Atas Dugaan Penggelapan Uang Arisan Rp 724 Juta
-
Krisna Mukti Dilaporkan Atas Dugaan Penggelapan Uang Arisan Senilai Rp 724,6 Juta
-
Kronologi Krisna Mukti Dilaporkan atas Dugaan Penggelapan Uang Arisan
-
Krisna Mukti Dilaporkan Atas Dugaan Penggelapan Uang Arisan Rp 724,6 juta
-
Dituduh Lakukan Penipuan, Krisna Mukti Dilaporkan ke Polisi
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Nia Ramadhani Akhirnya Klarifikasi Isu Cerai dengan Ardi Bakrie
-
Isi Putusan Cerai Reza Arap Bongkar Dugaan Perselingkuhan Sang Musisi dengan Asisten Pribadi
-
Viral Mantan Sopir Ceritakan Perlakuan Kasar Bosnya, Jennifer Ipel dan Ajun Perwira Jadi Tertuduh
-
Sinopsis dan Fakta Menarik Boyfriend on Demand: Debut Romcom Jisoo BLACKPINK Bersama Seo In Guk
-
American Assassin: Kisah Asal-usul Agen CIA yang Dihantui Tragedi, Malam Ini di Trans TV
-
Review Film Even if This Love Disappears Tonight: Ide Cerita Unik Dikemas dengan Pedih
-
Seni Teater Indonesian Culture Night, dari Anak Bangsa di NTU untuk Singapura
-
Selain Menuduh Polandri, Firdha Razak Juga Menduga Sang Menantu Pakai Guna-Guna
-
Viral Konten Tak Pantas Guru SD, Ajak ke KUA hingga Suapi Murid Sendiri
-
Tolak Wacana Polri di Bawah Kementerian, Pablo Benua: Rawan Politisasi Anggaran