Suara.com - Nikita Mirzani tegas menolak berdamai dengan Isa Zega. Ini disampaikan dalam sidang kasus pencemaran nama baik dan keterangan palsu di bawah sumpah Isa Zega yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (13/7/2022).
Dalam sidang tersebut Nikita Mirzani hadir sebagai saksi sekaligus pelapor. "Mudah-mudah bapak hakim, jaksa bisa memberikan hukuman seberat-beratnya," kata Nikita Mirzani.
Nikita Mirzani ngotot minta Isa Zega dihukum berat lantaran mantan manajer Lucinta Luna itu terus-menerus mengusik anaknya. Padahal, menurut Nikita Mirzani, anak-anaknya sama sekali tak terlibat.
"Kan dibilang berkali-kali, kalau mau ribut, ribut aja sama gue. Jangan anak gue jadi sasaran," terang Nikita Mirzani.
Apalagi, Isa Zega getol singgung soal anaknya di media sosial.
"Setiap hari kan dia story tuh, setiap hari bahasanya tuh aduh. tapi Alhamdulillah, akhirnya dia mendekam di penjara," jelas ibu tiga anak ini.
Alasan lain Nikita Mirzani ingin memberikan efek jera. Terutama untuk orang-orang yang usil pada hidupnya dan anak-anak.
"Kalau gak dihukum seberat-beratnya nanti bakal ada war wer wor yang berikutnya, mengikuti jejaknya," tuturnya.
Fitri Salhuteru, sahabat Nikita Mirzani yang ikut hadir dalam sidang pun memberikan dukungan penuh. Tudingan Nikita Mirzani sebagai dalang pemukulan adalah fitnah yang keji.
Baca Juga: John Hopkins Putus dengan Nikita Mirzani, Masih Pasang Foto Mesra Berdua
"Ini masalahnya bukan (cuma) ITE. Tapi keterangan palsu, fitnah," kata Fitri Salhuteru.
Berita Terkait
-
Heboh Isu Nikita Mirzani Diintimidasi di Penjara, Pihak Rutan Buka Suara
-
Rieke Kritik Kasasi 'Paket Kilat' Nikita Mirzani, Kejagung Malah Puji: Bagus, Ada Kepastian Hukum
-
Kawal Sidang Nikita Mirzani, Rieke Diah Pitaloka Cium Aroma 'Paket Kilat' Putusan Kasasi MA
-
Minta Maaf Tanpa Sebut Nama Ruben Onsu, Sarwendah Disemprot Nikita Mirzani
-
Gugatan PMH ke Reza Gladys Ditolak, Nikita Mirzani Gagal Kantongi Rp244 Miliar
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
GPFE 2026: Perkuat Kolaborasi Pengadaan, Dorong TKDN, dan Dukung Program Prioritas Nasional
-
DPR Soroti Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2: Jangan Ada Toleransi untuk Kapal Tak Laik
-
Sidak Suryakencana, Wakil Wali Kota Bogor Bongkar Setoran Jukir Cuan Hingga Rp480 Ribu Sehari
-
Ledakan Guncang Bogor di Depan Hotel Pemain Vietnam Jelang Lawan Timnas Indonesia
-
Bahlil Pastikan BBM Subsidi Tak Naik Meski Harga Minyak Dunia Berfluktuasi
-
Saham Tempo (TMPO) Terbang 35 Persen Sentuh ARA, Investor Bertaruh Isu Demo Agustus?
-
Skema Pagar Dedie Rachim Bikin Waswas, Warga RE Martadinata Minta JPO Dulu Sebelum Ditutup
-
Pipa PAM JAYA Bocor di Antasari, Ganggu Suplai Air 18 Kelurahan di Jakarta Selatan
-
Awas Boncos! Ini 8 Biaya Tersembunyi Pesta Pernikahan yang Sering Luput dari Anggaran
-
Perbedaan ASICS Novablast 6 vs Novablast 5: Apakah Perlu Upgrade?