Suara.com - Nova Eliza mengomentari pengesahan RKUHP oleh DPR-RI. Ia meminta pasal-pasal bermasalah dikaji ulang.
"Isi pasalnya semakin ke sini perlu dibahas ulang dulu, apakah sudah sesuai dengan yang dibutuhkan masyarakat dan rancangan kebutuhan publik," ujar Nova Eliza di kawasan Gambir, Jakarta belum lama ini.
Nova Eliza khawatir pasal-pasal bermasalah dalam RKUHP kelak tidak bisa memberikan manfaat bagi masyarakat.
"Kalau misal undang-undang butir-butirnya tidak bermanfaat ya buat apa? Kan lebih baik ditelaah lagi," tutur Nova Eliza.
"Undang-undang dibuat untuk masyarskat untuk membatasi dan berguna. Jadi lebih baik dilihat lagi, berguna apa tidak," lanjut sang artis.
Namun dari sudut pandang Nova Eliza, pengkajian ulang RKUHP harus dilakukan bersama.
"Hidup bernegara itu pemerintah, masyarakat, dan penegak hukum harus bersinergi untuk memberikan manfaat. Jadi memang perlu dilihat kembali, misal kebijakan ini impact-nya apa," terang Nova Eliza.
"Memang ini PR yang panjang, jadi ayo duduk bersama-sama. Bukan dari satu pihak saja, tapi butuh masukan banyak pihak," sambungnya.
Sebagaimana diketahui, DPR-RI tetap mengesahkan RKUHP menjadi undang-undang pada 6 Desember 2022 meski banyak pasal kontroversial di dalamnya.
Baca Juga: Turis Takut Datang Ke Bali Karena Pasal Kumpul Kebo Disahkan, Wagub Bali: Jumlah Kunjungan Meningkat
Diantaranya seperti potensi ancaman pidana saat berisik tengah malam, menggelar demo atau pawai tanpa izin hingga hukuman ringan bagi pelaku korupsi.
Sampai saat ini, gelombang penolakan atas pengesahan RKUHP masih berlangsung. Beberapa publik figur seperti Melanie Subono hingga Ernest Prakasa ikut menentang keberadaan undang-undang tersebut.
Hanya saja, anggota DPR-RI terkesan mengabaikan kritik terhadap KUHP buatannya. Mereka bahkan menolak bertemu massa pendemo yang menentang pengesahan RKUHP.
Tag
Berita Terkait
-
Netizen Soroti Dugaan Pelanggaran PT Amman Mineral Nusa Tenggara, Apa Saja Itu?
-
Politisi Gerindra: Turis Asing Pasangan Diluar Nikah Boleh Tidur Sekamar, Asal Tidak Ada Aduan
-
Kritik Keras KUHP Baru, Hotman Paris: DPR Bukan Ahli Pidana, Main Yes-yes Aja!
-
PBB Berikan Teguran kepada Pemerintah Indonesia Usai Disahkannya KHUP: Ancam Kebebasan Beragama
-
Diundang Anggota DPR RI dengan Dp 10 Juta Rupiah, Ustadz Abdul Somad Meradang Berikan Penjelasan
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
ARTJOG 2026 Angkat Kisah Luka dan Warisan Antar Generasi Melalui Seni
-
Mad World: Kolaborasi Hard Lights dengan Musisi Kelas Dunia Bergaya Techno Crossover
-
Gisella Anastasia Perdana Main Sinetron, Langsung Jadi Tokoh Utama
-
Keliling Lima Kota, Soundrenaline 2026 Tawarkan Cara Baru Menikmati Festival Musik di Indonesia
-
Davina Karamoy Korban Hanania Travel, Uang Rp164 Juta untuk Daftar Haji Terancam Lenyap
-
Heboh Jennifer Coppen Tenggak Alkohol di Pernikahan, Eks Pegawai Hotel Ungkap Fakta Mengejutkan
-
Bukan Sekadar Komedi, Ananta Rispo Tampil Beda dalam First Look Film Ketok Mejik
-
Toy Story 5: Saat Woody Menua dan Terancam Terlupakan oleh Gawai Bonnie
-
Bintangi Film Tanah Sengketa, The Virgin Berani Tampil Beda
-
Follow Me (No Escape): Ketika Konten Viral Berujung Maut, Malam Ini di Trans TV