Suara.com - Farhat Abbas ikut memanaskan pro dan kontra menyangkut Bunda Corla. Ia menyebut sang selebgram tak pantas menyandang status ibu.
"Bahwa sebutan atau panggilan bunda tidak pantas disebutkan untuk saudara Corla," ujar Farhat Abbas dalam keterangan tertulis, Selasa (24/1/2023).
Di mata Farhat Abbas, seseorang pantas disebut bunda bila punya kepribadian santun dan watak keibuan.
"Panggilan bunda ditujukan kepada seseorang yang dianggap sebagai ibu yang lahir sebagai seorang wanita, dan hanya cocok untuk seorang wanita yang memiliki kepribadian dan etika kebundaan," ujar Farhat Abbas.
Sementara bagi Farhat Abbas Bunda Corla sebagai perempuan kontroversial yang doyan berkata kasar di media sosial.
"Saudara Corla kerap menyampaikan kata-kata vulgar atau kalimat yang tidak pantas dan tidak sopan dengan menyebutkan kata-kata binatang, kelamin laki-laki maupun perempuan," katanya.
Farhat Abbas sebelumnya juga mengeluarkan somasi tertulis kepada Bunda Corla atas aksi yang menurutnya tidak pantas selama menggelar siaran langsung di Instagram.
"Menurut hemat kami, apa yang saudara Corla lakukan melalui akun Instagram saudara patut diduga merupakan gerakan budaya sosial yang tidak sesuai dengan tata krama Indonesia, melanggar norma kesopanan, norma kesusilaan dan norma hukum yang berlaku dalam masyarakat Indonesia," kata Farhat Abbas.
Farhat Abbas menuntut Bunda Corla untuk segera mengakhiri aksi siaran langsung di Instagram dan meminta maaf pada masyarakat Indonesia.
Baca Juga: Tak Terima Dituding Nikita Mirzani Transgender, Sosok Ini Beri Kesaksiannya Tentang Bunda Corla
"Kami beri waktu 4x24 jam," kata Farhat Abbas.
Bila somasi diabaikan, Farhat Abbas memastikan bakal ada konsekuensi hukum bagi Bunda Corla.
Sebelum Farhat Abbas menabuh genderang perang, Bunda Corla sudah lebih dulu berseteru dengan Nikita Mirzani. Sang artis mengkritik keputusan perempuan asal Medan, Sumatra Utara membuat jumpa fans berbayar saat pulang ke Indonesia.
Sebagaimana diketahui, Bunda Corla menetap di Jerman sebelum jadi viral di media sosial gara-gara kebiasaan ceplas-ceplosnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan