Suara.com - Mantan drummer band Vierra, Satryanda Wijanarko alias Tryan, ternyata pernah didoktrin untuk masuk ke dalam aliran sesat saat masih berkuliah dahulu.
Hadir dalam podcast Kasi Solusi pada Selasa (24/1/2023), Tryan menceritakan kronologi dirinya didoktrin dengan paham radikalisme.
Awalnya, salah satu teman SMA mengajaknya bertemu sekaligus memperkenalkan kepada temannya.
"Modusnya selalu gini nih, gue teman lo misalnya, gua SMS lo, 'Der ketemuan yuk', 'ngapain Yan?', 'Nih, gue mau kenalin lu ke temen gue', 'ngapain ngenalin ke temen lo?', 'Ada lah, kita bahasnya bisnis.' Padahal dia ngebahasnya Alquran," kata Tryan mengungkap.
Tryan heran mengapa pelaku doktrin paham redikal tersebut tidak langsung mengajaknya ke masjid, tetapi ke kafe.
Sebelum masuk ke sesi membahas agama, mulanya pelaku akan meminta pendapat tentang kondisi pemerintah Indonesia.
"Orang itu mancing-mancing gue lah, ngomongnya soal negara, 'gimana pemimpin kita hari ini?' Yang kayak gitu-gitu," sambungnya.
Belum curiga, Tryan pun menjawab pertanyaan tersebut dengan pengetahuannya tentang pemerintah. Hingga setelahnya, orang tersebut bertanya tentang kriteria pemimpin yang baik.
"Dia bilang gini ke gue, 'yang paling tahu kriteria pemimpin yang benar tuh siapa sih? Manusia apa Tuhan? Kalau Allah, berarti ngasih kisi-kisinya gimana?,' lanjut Tryan.
Baca Juga: Sinopsis Ikatan Cinta 27 Januari 2023: Reyna Mendapat Kado Menyentuh dari Mendiang Sang Ibu, Andin
Pada akhirnya, orang tersebut mengeluarkan Alquran kecil dan mulai menjelaskan tentang ayat yang menjadi acuannya.
"Untuk menjadi, ibaratnya, muslim yang baik ya lo harus berbakti sama negara. Terus sampai di pokok permasalahan 'pakai aturan yang mana? Aturan buatan manusia atau buatan Tuhan?" ujar Tryan.
Tidak hanya Tryan, sang host, Derri, pun mengatakan bahwa pernah hampir menjadi korban radikalisme saat masih remaja.
Berita Terkait
-
Rachel Vennya Siap Debut Film, Lawan Mainnya Gak Kaleng-Kaleng
-
Viral Tukang Cukur Rafathar Sekali Dibayar Bisa Beli iPhone, Doanya Semoga Rambutnya Cepat Panjang
-
Denny Sumargo Yakin Prilly Latuconsina Tak Akan Cinlok dengan Reza Rahadian, Isu Gay Diungkit Lagi
-
Widy Vierratale Manggung Pakai Baju Seksi Jaring-Jaring, Warganet: Gue Ngeri Lu Masuk Angin Wid
-
Baru Terungkap, Widy Alami Depresi Saat Mau Hengkang dari Vierratale
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
TXT MOA CON Jepang Bisa Ditonton Live di Bioskop Indonesia, Ini Jadwal dan Harga Tiketnya
-
Sinopsis Film Suamiku Lukaku, Kisah Pilu Acha Septriasa Hadapi KDRT dari Baim Wong
-
Film Method Acting Tayang di Indonesia, Intip Sinopsis Perjuangan Lee Dong Hwi Jadi Aktor Serius
-
Lapor Polisi Usai Akun IG Diretas dan Dipakai Menipu, Ahmad Dhani Bakal Ganti Rugi Korban?
-
Pujian Juri The Icon Indonesia Dinilai Berlebihan, Titi DJ dan Ahmad Dhani Diserbu Kritikan
-
Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut, Ketua Mualaf Center Indonesia Ungkap Dampak Seriusnya
-
Momen Syifa Hadju Minta Izin Pakai Busana Terbuka Tuai Pro Kontra: Kan Dosanya Ditanggung Suami
-
Rincian Anggaran Pemkot Banjarmasin Viral, Belanja Susu dan Buah Wakil Wali Kota Tembus Rp228 juta
-
Ajak Main Film Terbarunya, Baim Wong Jawab Tudingan Eksploitasi Penyandang Down Syndrome
-
Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut, Mualaf Center Indonesia Bantah Terlibat