Suara.com - Vokalis Radja, Ian Kasela, mengungkap dua pria yang diduga menyekap dan mengancam membunuh dia dan personel band tersebut di Johor, Malaysia. Selain foto pelaku, dia juga menyebarkan rekaman audio selama penyekapan.
"2 pelaku penyerangan ke Radja Band di Johor. Reezan - Muren," bunyi keterangan dalam video yang diunggah Ian Kasela, Selasa (14/3/2023).
Nama asli dari Muren adalah Muremthiran alias Chandra Sekaran, yang menjadi pelaku utama dan berkebangsaan Malaysia. Sedangkan Reezan bernama asli Mohamed Reezan bin Mohd Fadzi yang merupakan warga negara Singapura.
Dilihat dari foto yang dibagikan, sosok Muren memiliki kumis dan jambang. Pria ini juga berkulit gelap dan badan yang besar.
Sementara Reezan terlihat sangat rapi mengenakan jas hitam dan kacamata, dengan rambut tipis. Berbeda dengan Muren, laki-laki kedua ini memiliki tubuh yang lebih kurus.
Dalam caption-nya, Ian Kasela menjelaskan kronologi penyerangan tersebut.
Konser diselenggarakan pada Sabtu (11/3/2023) pekan lalu. Usai tampil, seluruh personel diminta untuk menunggu para petinggi Johor di ruang tunggu selama 30 menit.
"Tak lama kemudian tiba-tiba secara serempak orang-orang berbadan besar dan berpakaian hitam seperti bodyguard berjumlah lebih kurang 15 orang masuk ke ruangan kami bersama 2 orang dari pihak Tourism Majestic Johor," katanya.
Orang-orang tersebut langsung mengunci pintu dan melakukan sejumlah kekerasan verbal serta fisik kepada para personel Radja.
Baca Juga: Alshad Ahmad Ungkap Kekayaan Ayah, yang Punya Rumah Rp300 M, Ternyata Pernah Kerja di Pajak
"Kemudian dengan nada tinggi marah-marah sambil menunjuk-nunjuk muka kami dan mengeluarkan kata-kata kasar sambil membentak serta mengancam akan membunuh kami jika kembali lagi ke Malaysia," ujarnya.
Muren dan Reezan terus saja memaki dengan suara tinggi dan kejadian itu berlangsung selama setengah jam.
"Setelah itu mereka semua keluar sambil memaki anak-anak kami dengan kata-kata kasar yang berada di luar ruangan," kata Ian Kasela.
Berita Terkait
-
Awal Mula Band Radja Diancam Dibunuh Terungkap, Ternyata dari Permintaan Foto Bareng Pejabat Malaysia
-
5 Artis yang Pernah Dapat Ancaman Pembunuhan, Terkini Band Radja Saat Berada di Malaysia
-
7 Artis Berjuang Sembuh Melawan Sakit, Indra Bekti Digugat Cerai Saat Masa Pemulihan
-
Buntut Ancaman Pembunuhan, LPSK Dorong Kemenlu Beri Jaminan Keamanan untuk Band Radja di Malaysia
-
Kronologi Penyekapan Personel Band Radja Usai Manggung di Malaysia, Trauma Hingga Terbawa Mimpi
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Asri Welas Banting Tulang Sendiri Demi Anak, Nafkah dari eks Suami Diduga Abu-Abu
-
Ramadan 2026 Jadi Momen Terberat Asri Welas, Bakal Tinggalkan Anak-Anak
-
The Connel Twin Bongkar Artis J Sering 'Digilir' di Bali, Jennifer Coppen Dicurigai Haters Panik
-
Akting dengan Tatjana Saphira, Fadi Alaydrus PDKT Seminggu Buang Rasa Canggung
-
Perang SEAblings vs Knetz, Jang Hansol Blak-blakan Pernah Kritik Orang Korea Sendiri
-
Penjelasan Ending The Art of Sarah, Siapa Sebenarnya Sarah Kim?
-
3 Drakor Terbaru Shin Hae Sun, The Art of Sarah Tayang di Netflix
-
Anak Angga Yunanda dan Shenina Cinnamon Laki-Laki atau Perempuan? Akhirnya Diumumkan
-
Bela Sule, Nathalie Holscher Semprot Teddy Pardiyana karena Minta Jatah Warisan
-
Tak Cuma Jago Akting, Aktor Chandra Wahyu Sabet Penghargaan Inspiratif di HPN 2026