Suara.com - Tengku Zanzabella mengunggah video bernada kemarahan di TikTok baru-baru ini. Ia kecewa karena tidak boleh beribadah di Candi Ijo, Yogyakarta.
"Kami pergi ke Candi Ijo jam 6 sore. Kebetulan pada jam tersebut memang sudah tutup untuk wisatawan, tapi saya ini umat Hindu yang ingin sembahyang," ungkap Tengku Zanzabella.
"Pas datang, saya menjelaskan, 'Bapak, saya ini umat Hindu, mau ibadah'. Terus dijawab, 'Ini cagar budaya, bukan tempat ibadah'."
Tengku Zanzabella makin marah saat petugas Candi Ijo menyinggung dupa yang ia bawa untuk beribadah.
"Dia juga dengan lantangnya bilang, 'Jangan mengotori tempat ini dengan sampah sembahyang'. Ini orang kurang ajar sekali. Dia bilang dupa ini sampah," terang Tengku Zanzabella.
Tengku Zanzabella kemudian meminta otoritas setempat menindak tegas kasus-kasus yang menurutnya sudah masuk ranah intoleransi beragama.
"Tolong, tempat-tempat ini jangan cuma dianggap tempat wisata. Itu tempat sakral di mana kami beribadah menggunakan simbol kedewaan kami," kata Tengku Zanzabella.
Keluhan Tengku Zanzabella pun viral di media sosial. Menariknya, sesama umat Hindu justru mengkritik keluhan tersebut.
Salah satu kritik datang dari pemilik akun Bli Saka yang menyebut sikap Tengku Zanzabella tidak mencerminkan umat Hindu sesungguhnya.
Baca Juga: Tengku Zanzabella Buat Konten Tirukan Gaya Pengobatan Ida Dayak, Netizen Minta Hati-Hati
"Kalau Hindu beneran, dia tahu di mana dia bisa sembahyang, kepada siapa dia sembahyang," cuitnya.
Pemilik akun Bli Saka juga menjelaskan bahwa Candi Ijo memang tidak dipersiapkan untuk umat Hindu beribadah.
Lain halnya dengan Candi Prambanan, yang memang tata cara beribadah umat Hindu pun sudah diatur di sana.
"Saya berkali-kali ke Candi Ijo nggak pernah sembahyang, karena nggak tahu ditujukan pada siapa. Kecuali Prambanan ya, sudah diatur bagaimana tata cara beribadah di sana," terangnya.
Pemilik akun Bli Saka bahkan terang-terangan menyebut perilaku Tengku Zanzabella berlebihan dalam menyikapi larangan beribadah di Candi Ijo.
"Sorry, ini orang agak lebay," ucapnya.
Berita Terkait
-
Tengku Zanzabella Buat Konten Tirukan Gaya Pengobatan Ida Dayak, Netizen Minta Hati-Hati
-
Komentari Ammar Zoni Pakai Narkoba Lagi, Tengku Zanzabella Malah Tuai Cibiran
-
Tengku Zanzabella Balas Telak Protes Nikita Mirzani: Ferdy Sambo Berhak Hilangkan Nyawa Seseorang?
-
Zanzabella Ungkap Perkembangan Kasusnya, Nikita Mirzani Segera Diperiksa Polisi
-
Nikita Mirzani Tampil Gunakan Hijab Bikin Uya Kuya Merinding: Semoga Istiqomah
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
5 Drakor Gumiho Wajib Masuk Watchlist, No Tail to Tell Segera Tayang
-
Ogah Damai dengan Inara Rusli, Mawa Minta Polisi Lanjutkan Kasus Perzinaan
-
Pandji Pragiwaksono Segera Dipanggil Polisi Terkait Materi Stand Up Comedy Mens Rea
-
Sosok Dipo, Anak Pandji Pragiwaksono yang Dibully Gegara Materi Mens Rea
-
Mens Rea Pandji Terancam Dihapus? Ini 4 Konten Netflix yang Pernah Di-Takedown Pemerintah
-
Diterpa Isu Terlantarkan Anak Kandung, Denada Posting Momen Mengharukan
-
Telan Biaya Rp85 Miliar, Papa Zola The Movie Janjikan Kualitas Visual Sekelas Hollywood
-
Heboh Riders Fajar Sadboy Minta Alphard Hingga Dior, Asli atau Settingan?
-
Alasan Netflix Tak Hapus Mens Rea Pandji Pragiwaksono Meski Ada Laporan Polisi
-
Geram Fisik Anaknya Dibully Buntut Mens Rea, Istri Pandji Pragiwaksono Ancam Lapor Polisi