- Seorang siswa SMKN 4 Samarinda bernama Mandala meninggal dunia diduga akibat komplikasi kesehatan dari penggunaan sepatu kekecilan.
- Mandala bekerja sebagai pramuniaga yang mengharuskannya berdiri lama, sehingga memperparah pembengkakan kaki karena ukuran sepatu tidak sesuai.
- Kisah memprihatinkan Mandala viral di media sosial dan memicu empati luas dari warganet atas kondisi ekonomi keluarganya.
Suara.com - Kisah pilu seorang siswa SMKN 4 Samarinda bernama Mandala yang meninggal dunia setelah diduga mengalami masalah kesehatan akibat sepatu kekecilan menuai simpati luas dari warganet.
Cerita ini viral di media sosial dan menyentuh banyak hati, terutama setelah detail kehidupan Mandala terungkap ke publik.
Akun Instagram Instagram @pikology menjadi salah satu yang membagikan kisah tersebut. Dalam unggahannya, diceritakan bahwa sebelum meninggal dunia, Mandala sempat meminta ibunya untuk dibelikan sepatu baru.
“Bu bisa nggak belikan Mandala sepatu?” cerita sang ibu menirukan permintaan anaknya.
Namun, karena kondisi ekonomi, permintaan itu belum bisa langsung dipenuhi.
“Nanti dulu yah,” jawab sang ibu.
Jawaban sang ibu tersebut ternyata meninggalkan kesan mendalam. Mandala pun merespons dengan kalimat yang membuat banyak orang tersentuh.
“Mandala lupa kalau anak yatim,” ucapnya pelan.
Fakta lain yang terungkap semakin menambah keprihatinan. Mandala diketahui setiap hari mengenakan sepatu berukuran 40, sementara ukuran kakinya mencapai 44.
Baca Juga: Nekat Lewati Lintasan Tanpa Palang, Mobil Pengantar Haji Ditabrak KA Argo Bromo, 4 Tewas
Perbedaan ukuran yang cukup jauh ini diduga menyebabkan kakinya mengalami pembengkakan hingga berujung pada kondisi yang fatal.
Di sisi lain, Mandala bukan hanya berstatus sebagai pelajar. Ia juga mengikuti program magang sebagai pramuniaga di salah satu pusat perbelanjaan di Samarinda.
Pekerjaan tersebut menuntutnya untuk berdiri dalam waktu lama setiap hari. Hal ini dilakukan demi membantu perekonomian keluarga, mengingat kondisi yang serba terbatas.
Kombinasi antara sepatu yang tidak sesuai ukuran dan aktivitas fisik yang berat diduga memperparah kondisi kesehatannya.
Kisah ini pun menjadi sorotan karena menggambarkan realitas keras yang masih dihadapi sebagian anak di Indonesia.
Unggahan tersebut langsung dibanjiri komentar dari warganet yang merasa sedih, marah, hingga menyesal karena tidak bisa membantu lebih awal. Banyak yang mengungkapkan empati mendalam terhadap kondisi Mandala.
“Aku marah banget sama orang tuanya, marah sama lingkungannya, marah sama diriku sendiri karena terlambat mengetahui hal ini tanpa bisa membantu apa-apa,” tulis salah satu warganet.
“Dek, di dunia kamu menderita, insya Allah di akhirat Allah bahagiakan kamu dengan banyak sepatu yang bebas kamu pilih,” tulis netizen lainnya.
“Ya Allah ampuni hamba yang kurang bersyukur. Semoga tidak ada anak Indonesia yang perlu merasakan ini,” sahut warganet lain.
Berita Terkait
-
Inilah Tampang Kiai di Pati yang Diduga Cabuli 50 Santri hingga Hamil
-
Aksi Berbahaya Pria Bergelantungan di Kap Mobil Viral, Lisa Mariana Sebut Ada Konflik Asmara
-
Fenomena Awan Pelangi Bikin Heboh, Disebut Aurora Cabang Jonggol
-
dr. Myta Aprilia Azmi Meninggal Diduga Overwork Saat Internsip, Ini Tuntutan Keras Alumni FK Unsri
-
Aksi Spontan Dua Siswi SMA Bikin Haru di Malioboro, Ikut Nyanyi Bareng Pengamen
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Viral Pacar Sarwendah Diduga Pakai Jam Patek Philippe Palsu, Ini Cara Bedakan Asli dan KW
-
Lawan Stroke dengan Karya, Anggia Novita Debut Jadi Produser OST Film Juminten Edan
-
Membludak! Audisi Miss Indonesia 20th Catat Peningkatan Peserta di Sejumlah Kota
-
Profil dan Pekerjaan Kevin Gusnadi, Pacar Baru Ayu Ting Ting Akhirnya Go Public
-
Jusuf Kalla Sebut Tanah Runtuh Bukan Sekadar Film, Tapi Media Pembelajaran
-
ARTJOG 2026 Angkat Kisah Luka dan Warisan Antar Generasi Melalui Seni
-
Mad World: Kolaborasi Hard Lights dengan Musisi Kelas Dunia Bergaya Techno Crossover
-
Gisella Anastasia Perdana Main Sinetron, Langsung Jadi Tokoh Utama
-
Keliling Lima Kota, Soundrenaline 2026 Tawarkan Cara Baru Menikmati Festival Musik di Indonesia
-
Davina Karamoy Korban Hanania Travel, Uang Rp164 Juta untuk Daftar Haji Terancam Lenyap