Suara.com - Pesta musik Jazz Gunung akan kembali digelar tahun ini. Gunung Bromo masih dipilih sebagai lokasi acara yang sudah memasuki tahun ke-15 penyelenggaraan.
"Kami secara konsisten di Gunung Bromo menyelenggarakan konser jazz. Ini sudah tahun ke-15," ujar Sigit Pramono selaku Founder Jazz Gunung di Institut Francais Indonesia (IFI) Thamrin, Jakarta, Selasa (13/6/2023).
Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, Jazz Gunung akan menyajikan perpaduan gelaran musik serta unsur budaya Indonesia dari ketinggian 2000 meter di atas permukaan laut.
"Selalu ada unsur etnis yang kami usung. Seperti yang selalu disampaikan Mas Djaduk, jazz Indonesia itu tidak ada. Jazz itu universal dan kebetulan kami mengusung tema jazz dengan unsur etnik Indonesia," kata Sigit Pramono.
"Jazz Gunung itu peduli dengan hal-hal yang bersifat etnis, tradisional dan berbasis budaya Indonesia. Mungkin itu nuansa jazz yang membedakan dengan pertunjukan lain. Saya rasa, pertunjukan seperti itu akan selalu menggoda orang untuk ingin tahu apa yang akan terjadi tahun ini," sambung Founder Jazz Gunung lainnya, Butet Kartaredjasa.
Pelaksanaan Jazz Gunung tahun ini pun masih tetap mendapat dukungan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI. Sandiaga Uno selaku Menparekraf bahkan menjadikan Jazz Gunung sebagai salah satu agenda penting kementerian.
"Ini salah satu bagian penting dari kalender musik Indonesia dan Parekraf," kata Sandiaga Uno.
Di mata Sandiaga Uno, pariwisata dan musik jazz punya kaitan erat. Penting untuknya memberikan dukungan penuh atas terselenggaranya Jazz Gunung.
"Sektor pariwisata dekat banget sama musik jazz. Kan kalau lagi healing, dengerin lagu jazz paling pas," kata Sandiaga Uno.
Baca Juga: Momen Ardhito Pramono Jenguk David Ozora, Seru-seruan Nyanyi Bersama hingga 5 Lagu
Sandiaga Uno juga menjadikan Jazz Gunung sebagai contoh keberhasilan pelaku industri musik Tanah Air mempertahankan eksistensi usai dihantam pandemi Covid-19.
"Jazz Gunung ini membuktikan bahwa industri pertunjukan ini bukan hanya bertahan, tapi juga sekarang sudah bangkit," ucap Sandiaga Uno.
Mengusung tema Jazz Gunung Bromo 2023, acara rencananya digelar pada 21 dan 22 Juli 2023 di Amfiteater Jiwa Jawa Resort, Bromo, Probolinggo, Jawa Timur.
Dimeriahkan Ardhito Pramono, Yura Yunita, Denny Caknan hingga Salma Salsabila, tiket Jazz Gunung dijual mulai dari Rp400 ribu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Ini Alasan Mengapa Drama Korea No Tail To Tell Menarik Ditonton
-
Deretan Film yang Tayang di Bioskop Februari 2026, Sajikan Horor Mencekam Hingga Drama Isu Sosial
-
Film Gundam Terbaru Gaet Lagu Legendaris Guns N Roses, 'Sweet Child O Mine'
-
Mirip Banget! Intip First Look Paul Mescal Cs di Film Biopik The Beatles
-
Dewi Gita Isi Soundtrack Film Lastri: Arwah Kembang Desa Lewat Lagu Jalir Janji
-
Onadio Leonardo Didiagnosis Sindrom Peter Pan, Mental Terjebak di Usia 20 Tahun
-
Iis Dahlia Geram Netizen Ikut Campur Masalah Denada: Orang Luar Jangan Sok Tahu!
-
Nama Jay-Z Terseret Kasus Jeffrey Epstein, Beyonc Diduga Kehilangan Jutaan Pengikut Instagram
-
Bongkar Bukti Penelantaran 24 Tahun, Tim Hukum Ressa Anak Denada: Akta Kelahiran Atas Nama Kakek
-
Adik Keisya Levronka Jatuh dari Lantai 6 Kampus Untar, Ibunda Tuntut Keadilan Usai 2 Tahun Bungkam