Suara.com - Media sosial tengah ramai memperbincangkan anak perempuan Alvin Lim, KVL, yang menantang Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk debat mengenai kasus yang melibatkan ayahnya. Merasa ayahnya dikriminalisasi, KVL berharap bisa mendapat keadilan dan kejelasan setelah bertatap muka dengan Kapolri.
Dalam video yang ramai di TikTok, sebelum memberi surat terbuka ke Kapolri, KVL sempat memberi surat terbuka ke Presiden Joko Widodo (Jokowi). Di sana, ia menyebut Alvin Lim telah dipenjara berkali-kali karena dikriminalisasi.
"Papa pernah bilang ke aku kalau hukum di Indonesia emang bobrok. Papaku 3 kali dipenjara tiga-tiganya itu dikriminalisasi," kata KVL dilansir dari TikTok @bungelman, Senin (4/9/2023).
Pertama, Alvin Lim yang berprofesi sebagai advokat dipenjara karena dituduh menculik anaknya sendiri. Kemudian, dalam kasus kedua, ia dipenjara karena kasus KTP palsu.
"Yang pertama papaku dituduh nyulik aku padahal aku anak kandungnya sendiri, dari kecil sampai gede dirawat, ada kebutuhan apa aku dipenuhi, dikasih makan, disekolahin," kata KVL.
"Sekarang papaku udah dipenjara karena dia cinta sama klien-klien, dia dibilang dia membuat KTP palsu, gimana dia mau buat KTP palsu, kantornya aja kantor hukum, dia dituduh gitu terus divonis 6 tahun, sementara pelaku utamanya di kasus ini cuma 2,5 tahun, masuk akal nggak?" ujarnya.
Kemudian, di kasus yang ketiga, Alvin Lim tersandung kasus ujaran kebencian "Kejaksaan sarang mafia". Padahal, menurut KVL sang ayah memberikan pernyataan tersebut dalam kapasitas dan sedang menjalankan tugasnya sebagai pengacara.
KVL juga menyebut ayahnya dikriminalisasi karena video pernyataan ayahnya dipotong jadi 4 menit.
"Papaku aja membela masyarakat yang tertindas sampai membuat video-video, karena kalian tahu kan, no viral no justice, dia buat video untuk kasih tahu ke pemerintah, ini loh ada sampah di sini, tapi video yang dia buat sejam malah jadi 4 menit terus dilaporin UU ITE," ujar KVL menjelaskan.
Baca Juga: Anaknya Berani Tantang Kapolri, Ini Profil Alvin Lim: Tersangka Kasus 'Kejaksaan Sarang Mafia'
KVL berharap kepolisian bisa paham bahwa video yang dilaporkan untuk menjerat ayahnya adalah video yang telah dipotong.
"Jadi saya minta tolong ke bapak Presiden Jokowi dan Menkopolhukam, masa bapak butuh anak kecil untuk kasih tahu gimana menegakkan kejadian, ini masyarakat bapak, bapak saya di sini korban. Mohon maaf jika Saya ada salah kata, saya hanya ingin membela papa saya," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
Terkini
-
Istri Dipecat karena Diadukan Kerja Tak Beres, Suami Aniaya Karyawan Indomaret
-
Raline Shah Resmi Jadi Milea di Dilan ITB 1997, Tayang 30 April 2026
-
Jefri Nichol Diduga Goda Cewek di Bawah Umur, Pembelaan Aming Disebut Blunder
-
Para Metalhead Merapat! Jay Weinberg Mau Jual Topeng Slipknot
-
Punya 10 Saudara, Atta Halilintar Curhat Tak Pernah Dapat Kasih Sayang yang Cukup dari Orang Tuanya
-
Sinopsis dan 5 Fakta Menarik Absentia, Serial Thriller Stana Katic Tayang di Netflix
-
Profil Kathryn Hahn Geser Scarlett Johansson Perankan Mother Gothel di Tangled Live Action
-
Perfect Crown Rilis Teaser Baru, Intip Alur Cerita dan Jadwal Tayangnya
-
Ini Daftar 5 Film yang Lagi Trending di Netflix Indonesia
-
Satu Dekade Teror Danur: Simak Preview The Last Chapter, Babak Akhir Perjalanan Risa