Suara.com - Anisa Tasya Amelia alias Meli 3gp mengaku trauma bermain film porno garapan Kelas Bintang. Hal ini disampaikan olehnya setelah menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya pada Selasa (19/9/2023) malam.
"Aku udah trauma juga main di situ," kata Meli 3gp kepada awak media.
Dia mengaku semua adegan vulgar yang dilakukan sebetulnya tidak ada di naskah cerita. Dia mengklaim dipaksa melakukan hal tersebut.
"Aku dipaksa melakukan semua adegan yang dia suruh dan tidak ada script sama sekali," ujar Meli 3gp.
"Adegannya mulai dari aku disuruh buka baju sama dia dan itu banyak banget, semuanya emang disuruh sama dia," sambungnya lagi.
Meli 3gp pun menyebut cuma sekali main film produksi Kelas Bintang. Setelahnya dia menolak meskipun diiming-imingi bayaran yang cukup besar.
Dia beralasan sudah terlanjur trauma.
"Cuma itu pertama dan terakhir. Mau juga karena ada paksaan sama teror," tutur Meli 3gp.
Seperti diketahui, Meli 3gp bersama deretan aktor yang membintangi film bokep garapan Kelas Bintang diperiksa polisi setelah rumah produksi tersebut digerebek.
Baca Juga: Dua Kali Main di Film Porno Garapan Kelas Bintang, Selebgram Caca Novita: Saya Pikir Cerita Religi
Meli 3gp mengaku mendapat upah Rp 1 juta untuk sekali syuting dengan durasi 16 jam.
Selain Meli 3gp ada juga Siskaeee, Virly Virginia, Chacha Novita, Bima Prawira hingga Fatra Ardianata terlibat dalam produksi film tersebut.
Berita Terkait
-
Dua Kali Main di Film Porno Garapan Kelas Bintang, Selebgram Caca Novita: Saya Pikir Cerita Religi
-
Virly Virginia Ngaku Dibayar Murah Saat Main Film Porno Buatan Kelas Bintang: Saya Dijebak Irwansyah
-
Ujang Ronda Cuma Dibayar Rp500 Ribu Bintangi Film Esek-Esek: Nafkah untuk Anak Bini Pas Covid
-
Meli 3GP Ngaku Dipaksa Irwansyah Bintangi Film Bokep, Dibayar Rp1 Juta untuk Sekali Syuting
-
Para Pemain Film Bokep Lokal Jalani Tes Urine, Polisi: Ada Dugaan Pemakaian Narkoba
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Musisi Indonesia hingga Mancanegara Bakal Manggung di Axean Festival 2026, Intip Line Up-nya!
-
Bukan Dijual, Ini Alasan Tak Terduga ART Angel Lelga Nekat Curi Barang Mewah Sang Majikan
-
Satu-satunya di Asia! Limp Bizkit Bakal Guncang Kuala Lumpur, Cek Jadwal dan Harga Tiket di Sini
-
Sambut HUT Jakarta ke-500, Remember Fest Siap Hadirkan Pengalaman Festival Terlengkap di Kemayoran
-
After Earth Malam Ini: Will Smith dan Jaden Smith Harus Bertahan Hidup di Bumi yang Mengerikan
-
Nikah di Italia Berbiaya Rp1 Miliar, Lina Mukherjee Akui Ingin seperti Artis Bollywood
-
Meisya Amira Jadi Wanita Tunawicara yang Menggila di Film Juminten Edan
-
Gugat Cerai Brian Siawarta, Rafaela Rahardja Sebut Sang Suami Sudah Mundur dari Pendeta Sejak Lama
-
Gas Melon Langka di Indramayu, Lucky Hakim Endus Praktik Pengoplosan: Pertamina Harus Gandeng Polisi
-
Rafaela Rahardja Jalani Sidang Cerai Perdana dengan Brian Siawarta, Ungkap Isu KDRT sebagai Pemicu