Suara.com - Selebgram Fransiska Candra Novitasari atau Siskaeee dipastikan hadir dalam panggilan pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Senin (25/9/2023). Ia berjanji akan memberikan penjelasan detail perihal keterlibatannya di film Keramat Tunggak buatan rumah produksi Kelas Bintang yang disebut sarat unsur pornografi.
"Aku pasti datang untuk memberikan keterangan yang dibutuhkan penyidik dengan jelas, lengkap dan transparan. Kooperatif pokoknya," ujar Siskaeee di Instagram Story belum lama ini.
Siskaeee merasa perlu memberikan klarifikasi soal tudingan membintangi film porno. Ia sadar, citranya terlanjur buruk gara-gara pernah diadili atas aksi pamer payudara di Yogyakarta International Airport (YIA) pada November 2021.
"Aku pernah melakukan kesalahan, kesandung hukum kasus pornografi. Jadi itu sudah melekat ke self branding-ku. Sepertinya apa pun yang aku lakukan pasti identik dengan pornoaksi," kata Siskaeee saat dikonfirmasi baru-baru ini.
Sedang yang terjadi saat ini, Siskaeee mengaku tidak pernah ditawari main film porno. Pun saat terlibat di penggarapan film Keramat Tunggak, Siskaeee tidak dituntut memainkan adegan pornografi seperti di film dewasa.
"Aku nggak pernah bikin film porno di PH itu," tegas Siskaeee.
Sebagaimana diketahui, praktek pembuatan film porno di rumah produksi Kelas Bintang terungkap pada Senin (11/9/2023).
Polda Metro Jaya mengamankan I atau Irwansyah selaku pemilik rumah produksi bersama empat orang lain yakni JAS selaku kameramen, AIS selaku editor, AT selaku sekretaris dan pemeran wanita serta SE selaku sound engineering dan pemain figuran.
Sejauh ini, 12 pemeran di berbagai film keluaran Kelas Bintang sudah memberikan keterangan ke penyidik. Sebagian besar dari mereka mengaku dijebak Irwansyah dengan dalih tak tahu bakal diminta beradegan panas.
Baca Juga: Janji Hadir, Siskaeee Bakal Diperiksa Hari Ini Buntut Perannya di Film Bokep
Namun ada juga yang berdalih terpaksa menerima tawaran akting di film panas buatan Kelas Bintang. Contohnya seperti Ujang Ronda, yang menurut ceritanya bersedia tampil di Keramat Tunggak karena masalah himpitan ekonomi di masa pandemi Covid-19.
Berita Terkait
-
Janji Hadir, Siskaeee Bakal Diperiksa Hari Ini Buntut Perannya di Film Bokep
-
Kapok Bintangi Film Bokep, Virly Virginia Bakal Batasi Posting Konten Vulgar di Medsos
-
Tetap Dikatai Ngeles Meski Sudah Klarifikasi, Ini Kata Virly Virginia Pemeran Film Bokep Kelas Bintang
-
Virly Virginia Ngaku Terpaksa Bintangi Film Bokep Kelas Bintang: Harus Nafkahi Keluarga
-
Main Film Bokep, Chaca Novita Ngaku Tertipu: Gak Ada Alasan Lain?
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 5 Sunscreen Jepang untuk Hempaskan Flek Hitam dan Garis Penuaan
Pilihan
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
Terkini
-
Kesaksian Pilu ART Lula Lahfah: Sempat Mendengar Suara Rintihan Jam 2 Dini Hari
-
Kematian Lula Lahfah Didalami Polisi, Reza Arap Diperiksa Polres Jakarta Selatan Sore Ini
-
Keluar dari Zona Nyaman, Prilly Latuconsina Ingin Kerja Jadi Sales
-
Ressa Rizky Ngaku Iri Lihat Perjuangan Denada untuk Aisha: Aku Cuma Ingin Cium Kaki Ibu...
-
Bela Sejawat Spesialis Jantung, Dokter Tirta Emosi Skakmat Netizen Soal Mitos GERD dan Lula Lahfah
-
Roasting Ayah Sendiri, Nicholas Sean Anak Ahok Viral Jualan 'Broken Home Cookies'
-
Misteri Kematian Lula Lahfah: Rintihan Tengah Malam dan 2 Fakta Lainnya
-
LMKN Dilaporkan ke KPK, Piyu Padi: Bukti Keresahan Musisi Sudah Memuncak
-
Gaya Mewah Hilang? Sandra Dewi Tampil Sederhana Usai Harvey Moeis Dihukum 20 Tahun
-
Bantah Mitos GERD di Kasus Lula Lahfah, Dokter Spesialis Jantung Skakmat Netizen