Suara.com - Antusiasme penonton terhadap film Budi Pekerti membawa nama Sha Ine Febriyanti ramai disorot. Aktingnya yang memukau memang tak pernah mengecewakan para pecinta film nasional.
Sudah lama berkecimpung di dunia hiburan dengan kualitas akting mumpuni, ternyata film Sha Ine Febriyanti belum terlalu banyak. Paling tidak baru 8 judul film layar lebar yang ia bintangi.
Meski demikian, semua film yang dibintangi olehnya selalu menyuguhkan karakter yang berbeda.
Penasaran dengan film yang dibintangi Sha Ine Febriyanti? Berikut ulasannya.
1. Beth (2002)
Film Beth menjadi debut perdana Sha Ine Febriyanti di dunia layar lebar setelah terjun sebagai bintang sinetron pada tahun 1995. Film ini berkisah tentang Beth, diperankan Sha Ine Febriyanti yang merupakan anak jenderal dengan gangguan kejiwaan.
Singkat cerita, Beth jatuh cinta pada pemuda yang senasib dengannya. Keduanya dipisahkan oleh ayah Beth. Namun, takdir mempertemukan mereka di rumah sakit jiwa yang sama. Beth menjadi salah satu film Indonesia terbaik masa itu.
Sayangnya film yang digarap dengan format film layar lebar ini tak bisa dipromosikan lewat bioskop karena kekurangan dana. Sehingga filmnya dirilis hanya dengan versi VCD.
2. Nay (2015)
Baca Juga: Profil Sha Ine Febriyanti, Aktris Film Budi Pekerti yang Ikut Main Series Gadis Kretek
Lewat film yang diproduseri Djenar Maesa Ayu, Sha Ine Febriyanti bermain sebagai pemeran tunggal dalam film Nay. Film Nay mengusung konsep road movie yang menceritakan kisah Nay yang bahagia atas kehamilannya.
Selama perjalanan pulang, Nay mencoba menyampaikan kabar bahagia tersebut kepada orang terdekatnya. Alih-alih menerima sambutan positif, Nay malah mendapat banyak opini tak menyenangkan.
Ternyata sebelum diangkat menjadi film, Nay sudah lebih dulu dipentaskan di panggung teater dan dimainkan juga oleh Sha Ine Febriyanti. Berkat aktingnya sebagai Nay, Sha Ine Febriyanti sukses meraih penghargaan Pemeran Utama Wanita Terbaik di Indonesian Movie Actors Awards 2016 dan Pemeran Utama Wanita Terpuji Festival Film Bandung 2016.
3. Bumi Manusia (2019)
Sha Ine Febriyanti mendapat banyak nominasi penghargaan lewat aktingnya sebagai Nyai Ontosoroh dalam film Bumi Manusia. Film yang diadaptasi dari novel Pramoedya Ananta Toer ini menjadi salah satu film paling ditunggu kala itu.
Filmnya menceritakan kisah cinta antara Minke dan Annelies di awal abad 20 saat pemerintah kolonial masih berkuasa. Di samping kisah Minke dan Annelies yang berliku, sosok Nyai Ontosoroh menjadi salah satu tokoh terpenting dengan semua pemikirannya. Tak heran jika, Sha Ine Febriyanti yang memerankan karakter Nyai Ontosoroh dengan baik banjir pujian.
4. Tegar (2022)
Sha Ine Febriyanti menjadi sosok Wida, ibu tunggal yang sibuk bekerja. Ia jarang punya waktu untuk anaknya, Tegar yang berusia 10 tahun dan seorang penyandang disabilitas.
Suatu hari Tegar harus menjalani hidupnya seorang diri karena kesibukan Wida dan perawatnya yang terpaksa meninggalkannya. Kesendirian itu mengantar Tegar untuk melakukan banyak petualangan sendirian.
Film yang dibintangi pula oleh Deddy Mizwar dan aktor cilik M. Aldifi Tegarajasa ini tayang perdana di Festival Film Internasional BaliMakãrya pada 17 Oktober 2022
5. Budi Pekerti (2023)
Film terbaru yang dibintangi Sha Ine Febriyanti adalah Budi Pekerti garapan Wregas Bhanuteja. Sha Ine Febriyanti memerankan karakter bernama Bu Prani yang merupakan seorang guru BK.
Suatu hari, Bu Prani berselisih dengan salah satu pengunjung di pasar. Tak disangka perselisihan Bu Prani direkam dan diunggah ke media sosial hingga viral. Bu Prani pun menerima kecaman karena dinilai tidak mencerminkan sikap dari seorang guru.
Mirisnya, kecaman tak hanya menimpa Bu Prani seorang. Sebab suaminya Pak Didit (Dwi Sasono) dan anak mereka Muklas (Angga Yunanda) dan Tita (Prilly Latuconsina) turut jadi sasaran hujatan. Keharmonisan keluarga mereka perlahan hilang, bahkan Bu Prani terancam dipecat dari pekerjaannya.
Setiap peran yang Sha Ine Febriyanti mainkan di 5 film tadi selalu menyajikan akting ciamik dengan karakter berbeda.
Kontributor : Safitri Yulikhah
Berita Terkait
-
Film Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah: Drama Keluarga yang Penuh Konflik
-
Bikin Adem, Nurra Datau Ungkap Wejangan Sha Ine Febriyanti soal Nepo Baby
-
Respons Nurra Datau soal Label Nepo Baby: Bukan Hal Negatif
-
Nurra Datau Blak-blakan soal Label Nepo Baby, Wejangan Ine Febriyanti Jadi Kunci
-
Sempat Menjauh dari Film, Nurra Datau Temukan Panggilan Jiwa di Kelas Akting Ine Febriyanti
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Dijuluki The Next Reza Rahadian Gegara Film Tayang Tiap Bulan, Oki Rengga: Aku Malu!
-
Drakor No Tail To Tell Akhirnya Tayang Lagi, Rating Melonjak 2 Kali Lipat
-
Viral Video Nanda & Okin Mentality, Komentar Nanda Zhafira Soal Harga Sate Jadi Sorotan
-
Pesan Risol Bu Tatu, Influencer Kaget Dapat Versi KW
-
Viral, Bule Ngamuk Bawa Parang karena Terganggu Suara Tadarus Musala
-
Profil Piche Kota, Jebolan Indonesian Idol Kini Jadi Tersangka Dugaan Pemerkosaan Anak di Bawah Umur
-
Thariq Halilintar Salat Tarawih Sambil Gendong Anak Tuai Pro Kontra, Bagaimana Hukumnya?
-
Viral Cewek Ingin Jadi LC, Langsung Dapat Nasihat Logis dan Menohok Ini
-
Piche Kota Bantah Tuduhan Asusila terhadap Anak di Bawah Umur, Siap Ikuti Proses Hukum
-
Viral Monyet Punch Dibully Monyet Lain, Pihak Kebun Binatang Angkat Suara