Suara.com - Nafa Urbach disebut-sebut sebagai artis N yang ditangkap lalu dibebaskan polisi baru-baru ini. Merespons hal ini, dia tak menampik sedih atas pemberitaan mengenai dirinya.
Kabarnya, Nafa Urbach sempat diamankan karena dianggap polisi membawa obat keras. Namun karena menurut polisi obat tersebut memakai resep dokter, maka Nafa dibebaskan.
Meski tidak terbukti menggunakan barang yang dilarang polisi, namun tetap saja Nafa Urbach merasa sedih. Terlebih dengan banyak orang yang khawatir pada dirinya.
"Semalam aku nggak tidur, banyak banget yang khawatir sama aku. Makasih buat kalian yang support dan belain aku," kata Nafa Urbach di Instagram, Jumat (24/11/2023).
"Aku jadi sedih, tapi terharu karena kalian sayang sama aku," ujarnya lagi.
Namun karena Nafa Urbach tengah mengunjungi warga, sebagai bagian dari kampanye di Magelang, ia pun berusaha tegar.
"Ketemu warga, mesti sehat. Nggak boleh banyak pikiran," ucapnya.
Meski berusaha tegar, tetap saja air mata Nafa Urbach tumpah. Terlebih dengan hebohnya berita soal penangkapan artis N gara-gara obat keras.
Padahal kata Nafa Urbach, obat yang digunakan adalah neuralgyn. Obat ini dijual bebas tanpa harus resep dokter. Ini sekaligus membantah pernyataan polisi yang menyebut obat keras.
Baca Juga: Kisah Nafa Urbach Mantap Pindah Agama Usai Nonton Khotbah di TV
"Jujur, pagi ini minum neuralgyn sambil nangis dan ngedumel ke neuralgyn nya," kata Nafa Urbach.
Dalam unggahan itu pula, Nafa Urbach berjanji akan bercerita lebih lengkap soal kejadian tersebut.
"Tunggu aku balik ke Jakarta ya," pinta sang artis.
Sebagai informasi, hebohnya berita ini berawal dari penggerebekan polisi di dua kafe Senopati, Jakarta Selatan pada Sabtu (18/11/2023).
Dari penggeledahan tersebut, polisi sempat menangkap artis berinisial N karena obat yang dibawa. Namun setelah diselidiki, polisi mengatakan itu adalah obat keras dan sudah ada resep dokter.
Maka karena hal ini, polisi membebaskan Nafa Urbach, artis yang disebut berinisial N dalam laporan tersebut..
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Iran Bantah Donald Trump: Tidak Ada Mata-mata Amerika Serikat Dibebaskan dari Penjara
-
Perang di Selat Hormuz Makin Menggila, Ledakan Beruntun Guncang Kota Besar Iran
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU