Entertainment / Gosip
Selasa, 12 Desember 2023 | 14:19 WIB
Teuku Ryan dan Ria Ricis. (Instagram)

Suara.com - Kabar Ria Ricis kerap membuat status yang menyinggung keretakan rumah tangganya dengan Teuku Ryan turut terdengar ke telinga pakar media sosial, Tri Wahyudi.

Dari unggahan yang beredar, Tri Wahyudi menilai Ria Ricis sengaja membuat status yang mengundang kontroversi tersebut sehingga menjadi buah bibir publik.

"Menurut saya, ini seperti sebuah strategi agar kemudian artis tersebut senantiasa menjadi perhatian di kalangan netizen," tutur Tri Wahyudi.

Pasalnya ungkap Tri Wahyudi, Ria Ricis tidak kunjung membuat klarifikasi ihwal status kontroversialnya di media sosial.

"Dari sisi manajemen sosial media, saya melihat ketika ada seorang artis meng-upload story dan kemduan dia tidak klarifikasi, situasi itu membuat publik bereaksi dan gaduh," sambung Tri Wahyudi.

Dengan demikian, lanjut Tri Wahyudi, adik Oki Setiana Dewi itu bisa terus mendapat benefit berupa viralitas dan popularitas.

"Tentu saja itu adalah sebuah upaya untuk tetap keep in touch dengan para netizen dan follower-nya. Kemudian benefit atau manfaat yang dirasakan oleh si peng-upload tersebut adalah viralitas yang tetap terjaga," pungkas Tri Wahyudi.

Cuplikan unggahan video pakar media sosial membongkar niat Ria Ricis membuat status ihwal keretakan rumah tangga ini viral di media sosial TikTok dengan atensi sebanyak 763,3 ribu jumlah tayangan. 

Ria Ricis dan Teuku Ryan (instagram.com/teukuryantr)

"Pakar media sosial bongkar tujuan Ricis bikin status heboh," tulis akun TikTok @intensinvestigasi, dilansir pada Selasa (12/12/2023).

Baca Juga: Tak Diajak Ria Ricis dan Moana ke Thailand, Reaksi Teuku Ryan Tak Disangka-sangka

Perihal itu, sejumlah netizen turut memberikan respons dan komentar yang beragam. Sebagian netizen tampak sepakat dengan komentar Tri Wahyudi.

"Trik marketing artis, kalau sepi begitu," tulis seorang netizen.

"Udah ketebak sih," kata netizen lain.

"Emang ya benar-benar sampai segitunya," tutur netizen yang lainnya.

Load More