Suara.com - Politisi PAN yang juga musisi Sigit Purnomo alias Pasha Ungu hadir di kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jakarta Pusat pada Kamis (21/12/2023) demi memenuhi panggilan pemeriksaan terkait dugaan pelanggaran kampanye 2024.
Dugaan pelanggaran yang dimaksud adalah aksi membagikan susu di lokasi car free day (CFD) bersama calon wakil presiden nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka.
Suami Adelia Wilhelmina itu kemudian menjelaskan kejadian sebenarnya dari aksi bagi-bagi susu yang ramai itu. Menurut Pasha, saat itu dia hanya berolahraga menemani Gibran.
Saat di CFD pun seluruh masyarakat memberikan reaksi yang baik saat bertemu dengan Gibran. Karenanya Pasha Ungu tak paham di bagian mana Gibran dan para kader PAN melanggar.
"Kami di sana murni untuk olahraga ke car free day bersama Mas Gibran. Ini kan semua ada reaksi dari masyarakat yang hadir disana luar biasa gembira, bahagia ketemu Mas Gibran dan kita semua," kata Pasha Ungu saat ditemui di Bawaslu Jakarta Pusat, Kamis (21/12/2023).
"Nah ini kan berjalan apa adanya. Makanya kami ingin tahu dimana celah-celah yang kemudian dikatakan sebagai dugaan pelanggaran," katanya menyambung.
Soal susu yang dibagikan Gibran, ayah tujuh anak itu menyebut itu hanyalah bagian dari konsumsi acara tersebut.
"Iya pengertiannya kan apakah ini (susu) digunakan sebagai bentuk kampanye atau untuk dikonsumsi, kan kita yang namanya kegiatan kan ada konsumsi," ujar Pasha.
"Ada yang bawa snack box, ada yang bawa snack, roti, ada yang bawa minuman. Minuman itu kan banyak, ada minuman segar, minuman susu, dan sebagainya. Ini kan hanya soal pengertian," kata dia lagi.
Baca Juga: Enggan Samakan Guyonan Zulhas dengan Ustaz, Ketua MUI: Jangan Bercanda Soal Agama!
Di sisi lain, Pasha Ungu bersama kader PAN lainnya, yakni Eko Patrio dan Uya Kuya sudah pernah dipanggil Bawaslu sebelumnya, namun saat itu mereka tidak hadir.
Bukan tanpa alasan, menurut Pasha Ungu dia dan yang lainnya tak jadi datang sebab mendengar tak ada pelanggaran yang ditemukan dalam kegiatan bagi-bagi susu itu. Disebut Pasha, hal itu juga sudah diketahui Bawaslu.
"Mangkir terlalu ekstrem ya. Kami tentu berkoordinasi dengan kawan-kawan internal partai. Kami sebenarnya sudah bersiap hadir waktu itu, cuma karena penjelasannya seperti itu (tak ada pelanggaran) makanya kami tidak jadi hadir," ujarnya.
Sebagai informasi, dugaan bentuk pelanggaran yang dimaksud adalah saat Gibran Rakabuming Raka dan para kader PAN sedang berolahraga di area CFD di Jalan Sudirman-Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (3/12/20223).
Di acara tersebut Gibran berinteraksi dengan masyarakat dan membagi-bagikan susu kotak kepada anak-anak dan orang dewasa.
Benny Sabdo, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu menilai tindakan Gibran tersebut melanggar peraturan kampanye. Pasalnya area CFD merupakan area terlarang untuk berkampanye. Terlebih anak Presiden Jokowi sempat berinteraksi dengan anak-anak.
Berita Terkait
-
Zulhas Dianggap Lakukan Penistaan Agama, PAN Singgung Oknum yang Mainkan Isu Seperti di Pilkada DKI
-
Beri Keterangan Soal Gibran Bagi-bagi Susu di CFD, Pasha Ungu Bantah Mangkir Panggilan Pertama: Terlalu Ekstrem
-
Kader PAN Dipanggil Bawaslu Kasus Gibran Bagi-bagi Susu di CFD, Putri Zulhas hingga Pasha Ungu Ngaku Bingung
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
Pilihan
-
IHSG Anjlok Hampir 8 Persen Gegara MSCI, BEI: Kita Melakukan Segala Effort
-
IHSG Anjlok 7 Persen Usai MSCI Soroti Transparansi dan Likuiditas Saham RI, BEI Buka Suara
-
IHSG Ambruk Hampir 8 Persen
-
IHSG Anjlok 6% Lebih, Rekor Terburuk di Era Menkeu Purbaya
-
Festival Bidar Palembang: Tradisi Sungai Musi yang Bertahan Sejak Zaman Kesultanan
Terkini
-
Klaim Edukasi Berujung Bidikan Propam: Oknum Polisi Kasus Es Gabus Terancam Sidang Etik
-
Ramai Spekulasi soal Kematian Lula Lahfah, Bunga Zainal Semprot Netizen: Enggak Ada Empati
-
Promo Buy 1 Get 1 Free Tiket Film Tolong Saya! (Dowajuseyo) di m.tix, Buruan Cek Sebelum Hangus
-
Baim Wong Diduga Oplas di Korea, Langsung Kena Semprot Luna Maya: Jangan Aneh-Aneh Deh!
-
Nabilla Aprillya Mantan Atta Halilintar Babak Belur, Diancam Dihabisi Nyawanya
-
Tragis, Guru SMP di Luwu Utara Babak Belur Dihajar Siswa Usai Tegur Aksi Bolos
-
Haykal Kamil Dipalak di Kendari, Pelakunya Nekat Banget
-
Musisi Legendaris Ryan Kyoto Tutup Usia
-
Sambil Menahan Tangis, Chiki Fawzi Umumkan Dicopot Mendadak Sebagai Petugas Haji
-
Fitnah Berujung Berkah, Penjual Es Gabus yang Dianiaya Aparat Kini Dihadiahi Motor dan Sembako