Suara.com - Momen duka atas kepergian penyanyi Vidi Aldiano tidak hanya meninggalkan kesedihan mendalam bagi industri hiburan Tanah Air, tetapi juga memicu polemik di jagat maya.
Kehadiran sejumlah pesohor Indonesia yang memberikan penghormatan terakhir di pemakaman menjadi pusat perhatian publik.
Namun, perhatian tersebut berujung pada kritik pedas terkait pilihan busana yang dikenakan para figur publik tersebut saat prosesi pemakaman berlangsung.
Perbincangan hangat ini muncul di media sosial setelah sejumlah netizen dari Malaysia menyoroti budaya ziarah yang dilakukan oleh beberapa selebgram dari Indonesia.
Kritik tersebut muncul karena gaya berpakaian mereka dinilai tidak menutup aurat saat melakukan kegiatan ziarah.
Bagi sebagian masyarakat di negeri jiran, ziarah kubur adalah prosesi yang sakral sehingga menuntut standar kesopanan berpakaian yang sangat ketat.
Topik ini menjadi sangat ramai dibahas di platform X (dulu Twitter).
Salah satu unggahan yang memicu reaksi keras berasal dari akun @dahfollowbelum.
Dalam unggahan yang menyertakan foto kerumunan artis di pemakaman, akun tersebut menuliskan kritik tajam.
Baca Juga: Momen Video Call Terakhir, Raffi Ahmad Tenangkan Vidi Aldiano yang Pusing Digugat Miliaran
"Jangan normalise kan budaya indon bawak ke Malaysia. Pergi ziarah orang mati kena tutup aurat untuk Muslim dan berpakaian sopan untuk bukan Muslim. Bukan pakai macam nak g pasaraya. Sebab tu Malaysia kena kawal kemasukan orang Indon, dia orang ni merosakan budaya setempat," tulis akun tersebut.
Pernyataan tersebut menyoroti bahwa ziarah seharusnya dilakukan dengan pakaian yang lebih sopan, di mana bagi Muslim diwajibkan menutup aurat, dan bagi non-Muslim diharapkan mengenakan pakaian yang pantas.
Sindiran mengenai pakaian yang dianggap seperti "hendak pergi ke pasar raya" menunjukkan adanya perbedaan persepsi yang signifikan mengenai etika berpakaian di tempat pemakaman antara masyarakat kedua negara.
Di sisi lain, perdebatan ini memancing reaksi beragam dari netizen Indonesia setelah postingan akun di atas diunggah ulang akun official.indeed pada 10 Maret 2026.
Banyak yang memberikan tanggapan berbeda dengan menilai bahwa perbedaan budaya dan kebiasaan di setiap negara bisa saja memunculkan pandangan yang tidak sama mengenai apa yang dianggap sopan atau pantas.
Berita Terkait
-
Ayah Hibahkan Koleksi Jas Mewah Vidi Aldiano ke Kelompok Hafiz Turki
-
Pengamat Ingatkan Risiko Selat Malaka Jadi Arena Konflik, ASEAN Diminta Bertindak Cepat
-
Selat Malaka Punya Siapa? Indonesia Tidak Bisa Sembarangan Tarik 'Tol Laut' Seperti Ide Purbaya
-
Isi Lengkap Candaan Menkeu Purbaya soal Selat Malaka yang Bikin Malaysia dan Singapura Berang
-
Siapa Penguasa Selat Malaka? Malaysia-Singapura Tolak Ide Purbaya Pajaki Kapal
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
Terkini
-
Sinopsis The Generals: Film Politik Korea Bakal Tayang di Netflix, Dibintangi Ji Chang Wook
-
Panggonan Wingit: Teror Hotel Tua di Semarang yang Mengancam Nyawa, Malam Ini di ANTV
-
Sederet Fakta Terkini Tabrakan Maut KRL Bekasi, Sopir Taksi Green SM Diamankan Polisi
-
5 Seconds of Summer Gelar Konser di Jakarta November Mendatang, Segini Harga Tiketnya
-
Viral Taksi Green SM Serobot Jalur TransJakarta dan Lawan Arah, Tapi Ogah Minta Maaf
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
Hengky Kurniawan Incar Jalur Haji Lewat Korea Selatan, Lebih Cepat dan Kuota Banyak
-
Sopir Taksi Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Diduga Tolak Mobilnya Diderek
-
7 Korban Kecelakaan Maut Kereta di Stasiun Bekasi Timur Sedang Berulang Tahun
-
Sering Ugal-ugalan, Identitas Sopir Taksi Hijau Dikuliti Netizen: Buangan Bluebird!