Suara.com - Kemenangan Abigail Manurung dalam nominasi Jargon of The Year yang diusung oleh acara penghargaan salah satu stasiun televisi menuai perdebatan.
Mahasiswa Universitas Gadjah Mada itu dianggap tak pantas meraih prestasi hanya karena celetukan 'bercyanda' miliknya viral.
Namun para warganet lainnya memberikan pembelaan untuk gadis 18 tahun tersebut. Menurut mereka, sebagai pemenang Abigail Manurung tidak bersalah. Pasalnya dia hanya diundang karena masuk dalam nominasi tersebut.
Di sisi lain, kesalahan adalah pada stasiun televisi dan orang-orang yang mencetuskan ide untuk membuat nominasi tersebut. Karena tidak mungkin Abigail Manurung menerima piala jika nominasi tersebut tidak dibuat.
"Yang salah bukan orangnya, yang ngasih award aja kurang kerjaan. Banyak kok yang lebih bermanfaat dan prestasi, tapi nggak di-blow up, malah yang ngadi-ngadi dikasih penghargaan. Negara Konoha memang miris banget, dah," komentar akun @ofi*** dalam video unggahan akun Instagram @mashartono, Selasa (26/12/2023).
"Kenapa dia yang dihujat? Ya harusnya TV-nya yang nggak mutu," ujar akun @rid***.
"Agak bingung kenapa jadi dia yang dihujat? Salah neti (netizen) sendiri yang viralin," tulis akun @4z4***.
"Lah kan memang dia trending dulu, gimana sih?" imbuh akun @top***.
Meski belakangan menuai hujatan, namun Abigail Manurung merasa sangat bahagia saat naat naik ke atas panggung untuk menerima penghargaan. Dia berterima kasih pada stasiun televisi yang sudah memasukkannya sebagai nominasi.
Baca Juga: Mau Rilis Lagu Baru, Bastian Steel cs Malah Kena Nyinyir Gegara Senggol Iqbaal Ramadhan
"Jujur aku nggak tahu mau ngomong apa, tapi yang pasti makasih buat GTV, makasih buat seluruh keluarga, teman-teman kerang ajaib, i love you," kata Abigail Manurung saat menerima piala.
Di sisi lain, Abigail Manurung menang dalam nominasi tersebut mengalahkan beberapa nama viral lainnya, yaitu Tessa Mariska dengan jargon 'Yu Brik May Hart', Trubi Lele dengan jargon 'Kiw Kiw Epuk Jeru Kuk', dan Edgar dengan jargon 'Ajarin Dong Puh, Sepuh'.
Sementara jargon 'bercyanda' memang sempat viral dan ditonton hingga puluhan juta kali. Abigail Manurung sendiri juga sudah pernah diundang suatu program televisi atas ketenaran jargon tersebut.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
TXT MOA CON Jepang Bisa Ditonton Live di Bioskop Indonesia, Ini Jadwal dan Harga Tiketnya
-
Sinopsis Film Suamiku Lukaku, Kisah Pilu Acha Septriasa Hadapi KDRT dari Baim Wong
-
Film Method Acting Tayang di Indonesia, Intip Sinopsis Perjuangan Lee Dong Hwi Jadi Aktor Serius
-
Lapor Polisi Usai Akun IG Diretas dan Dipakai Menipu, Ahmad Dhani Bakal Ganti Rugi Korban?
-
Pujian Juri The Icon Indonesia Dinilai Berlebihan, Titi DJ dan Ahmad Dhani Diserbu Kritikan
-
Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut, Ketua Mualaf Center Indonesia Ungkap Dampak Seriusnya
-
Momen Syifa Hadju Minta Izin Pakai Busana Terbuka Tuai Pro Kontra: Kan Dosanya Ditanggung Suami
-
Rincian Anggaran Pemkot Banjarmasin Viral, Belanja Susu dan Buah Wakil Wali Kota Tembus Rp228 juta
-
Ajak Main Film Terbarunya, Baim Wong Jawab Tudingan Eksploitasi Penyandang Down Syndrome
-
Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut, Mualaf Center Indonesia Bantah Terlibat