Suara.com - Kediaman Mpok Alpa belum lama ini diteror orang tidak dikenal. Pelaku belum diketahui karena tidak terpantau kamera CCTV.
“Aneh, mati. Pas gue cek setelah kejadian, selalu mati,” ungkap Mpok Alpa di kawasan Tendean, Jakarta baru-baru ini.
Padahal, CCTV di kediaman Mpok Alpa bekerja normal di hari-hari biasa. Bahkan, ada satu kamera pengawas yang posisinya disembunyikan dari orang luar.
“Kalau posisinya pagi, kan di situ suka lalu lalang motor. Kalau orang, motor mah sebenernya kelihatan aja. Ada juga CCTV yang ditaruh deket mobil, cuma nggak kelihatan,” terang Mpok Alpa.
Sejatinya, Mpok Alpa tak terganggu dengan teror yang terjadi di rumah. Mengingat benda-benda yang dikirim ke rumah belum membahayakan penghuninya.
“Biasa aja gue. Kalau hal yang kayak gitu mah nggak usah diperdalam,” kata Mpok Alpa.
Hanya saja, Mpok Alpa tak mau kecolongan terus. Ia ingin memberi efek jera ke pelaku penebar teror.
Mpok Alpa pun berencana mengganti kamera CCTV yang dipasang untuk mengawasi area sekitar kediamannya. Bisa saja, kamera yang sudah terpasang memang mulai rusak karena tidak selalu merekam berbagai kejadian.
“Gue mau ganti malahan,” tutur Mpok Alpa.
Baca Juga: Ngeri! Rumah Mpok Alpa Dilempari Tanah Kuburan Sampai Celana Dalam, Pelaku Tak Pernah Terekam CCTV
Mpok Alpa juga berencana menambah jumlah kamera pengawas di beberapa titik kediamannya untuk memburu pelaku teror.
“Ya mungkin emang harus ditambah kali ya,” ucapnya.
Sebagaimana diketahui, Mpok Alpa berbagi cerita soal teror yang dialami di kediamannya. Sudah tiga kali rumahnya dilempari benda oleh orang tidak dikenal.
“Ini sudah ketiga kalinya,” beber Mpok Alpa.
Teror yang dialami Mpok Alpa di rumah pun beragam. Tanah kuburan, binatang mati hingga celana dalam merupakan beberapa benda yang ditemukan di rumah Mpok Alpa.
“Kan udah pernah kejadian, dilempar tanah kuburan, dilempar binatang mati ke depan rumah. Nah, yang baru ini pakai celana dalem,” kisah Mpok Alpa.
Berita Terkait
-
Ngeri! Rumah Mpok Alpa Dilempari Tanah Kuburan Sampai Celana Dalam, Pelaku Tak Pernah Terekam CCTV
-
Kronologi Mpok Alpa Ribut dengan Security Mal di Jogja, Makin Emosi Setelah Mendengar Hal Ini
-
Perkara Parkir, Mpok Alpa Dimaki Satpam sampai Berujung Keributan
-
Kembali Kena Tipu Orang Dekat, Mpok Alpa: Gue Terlalu Baik
-
Keras! Mpok Alpa Ultimatum Manajernya: Malem Ini Gue Berhenti Jadi Artis!
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Konflik dengan Ibu Jalan Dua Tahun, Ratu Sofya Mulai Kelelahan
-
Adili Idola Edisi Pertama Tayang di Netflix: Ketika Fedi Nuril Dihajar Roasters Habis-habisan
-
Bukan Adegan Seks, Ratu Sofya Tolak Promosi Film karena Haknya Belum Dipenuhi
-
Ratu Sofya Bantah Somasi Ibunya Sendiri, Kronologi yang Dijelaskan di Luar Dugaan
-
Hera eks ART Diduga Bagikan Foto Anak-Anak Erin Taulany di FB Pro, Biar Dapat Cuan
-
Viral Istri Rutin Suntik KB Padahal Suami Pulang Setahun Sekali, Komentar Liar Bermunculan
-
Pengacara Klaim Rekaman CCTV Perlihatkan Tangan Erin Taulany Ditarik Paksa Hera eks ART
-
BURN: Trance Metal Karya Isyana Sarasvati Dobrak Arus Utama
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Main ke Solo, Omar Daniel dan Jeremie Moeremans Cerita Makna Film Keluarga Suami Adalah Hama