Suara.com - Duo NDX A.K.A dituding ngambek dan tidak profesional saat mengisi acara di Bali. Pemicunya, karena penonton berteriak nama Prabowo, calon Presiden Indonesia.
Seorang warganet lantas bertanya langsung kepada NDX A.K.A mengapa menghentikan konser. Padahal mereka yang datang sudah membayar tiket.
"Harusnya di tempat yang berbayar bisa profesional," tulis warganet dalam tangkapan layar di akun TikTok @melali.bareng.anna, Rabu (10/1/2024).
NDX A.K.A membalas pesan si warganet. Ia meminta maaf dan memberikan penjelasan.
"Jadi yang punya acara netral ka. Tadi rembukan, kalau ada oknum yang seperti itu, yang punya acara tidak mau," kata pihak NDX A.K.A.
NDX A.K.A juga mengimbau agar orang-orang bisa memahami situasi. "Mana acara tiketing dan mana acara gratisan politik," ucapnya.
Maka, karena NDX A.K.A tidak mau masalah menjadi panjang, mereka menghentikan konser.
"Kami kasihan sama penonton yang sudah membayar dan yang punya acara. Takut ke depannya nggak dapat izin," jelasnya.
Sebelumnya, beredar sejumlah postingan di mana penonton kecewa karena NDX A.K.A menghentikan konser.
Baca Juga: Ganjar Unggah Momen Menginap di Rumah Warga, Komentar Thariq Halilintar Jadi Sorotan
Duo asal Yogyakarta ini disebut tidak terima karena orang-orang meneriakkan nama Prabowo, sementara yang mereka dukung adalah Ganjar Pranowo.
"Nggak seru ah, artisnya ngambek-an cuma karena penonton teriak Prabowo, terus berhenti konsernya," kata @kikyamalia.putri.
"Kita semua bayar lho, kan yang datang ke konser kamu nggak semuanya harus Ganjar," ujarnya lagi.
Dalam postingan warganet lain, terlihat NDX A.K.A memberikan peringatan bahwa konsernya ini tidak mau bermuatan politik.
NDX A.K.A pun sempat menegaskan jika ada yang masih membawa kepentingan politik, mereka akan berhenti.
Berita Terkait
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Bahlil Ubah Kuota RKAB Minerba 2026, Perusahaan Setor Royalti Terbesar Diprioritaskan
-
Remember Fest x Cube Concert Siap Gebrak Jakarta dengan Nostalgia dan Inovasi
-
Hoaks atau Fakta? Polisi Klarifikasi Isu Pagar Tinggi di Mal-Mal Solo
-
Apakah Pakai Tinted Sunscreen Aman untuk Kulit Berjerawat? Simak Jawabannya di Sini!
-
Kaki Hilang dan Tangan Terikat, Jasad Mutilasi di Depok Ditemukan Saat Warga Bakar Karung
-
Geger di Garut! Dendam Lama Berujung Pembacokan, Pria Serang Kerabat Pakai Golok
-
KPK Geledah Kantor Imigrasi Jaksel, Usut Kasus Gratifikasi Eks Wamen Silmy Karim
-
MBG Telan Korban, BGN Naikkan Status Kasus dan Sanksi Tegas Pelaku
-
Pemerintah Lebih Untung Jika Jalankan Putusan MK Soal MBG di 2027, Pakar UGM Jelaskan Alasannya
-
Lolos Final Piala Presiden 2026, Igor Tolic Justru Ungkap Alarm Bahaya untuk Persib Bandung