Suara.com - Musisi Badai terus mengeksplorasi kreativiasnya dalam bermusik. Kali ini, gebrakan yang dibuat mantan pentolan band Kerispatih ini cukup mengejutkan, karena menggandeng aktor Randy Pangalila untuk membawakan ulang lagu-lagu ciptaannya yang nge-hits.
Ya, Badai dan Randy Pangalila baru saja merilis karya kolaborasi mereka bertajuk "Badai And Randy Pangalila (The Greatest Hits Vol. 1)". Ada tujuh lagu yang diaransemen ulang dan kembali dipersembahkan untuk para pecinta musik Tanah Air.
"Saya ingin lagu-lagu saya tetap 'diremajakan' pada setiap generasi. Di usia karier bermusik dan menciptakan lagu yang memasuki 25 tahun, saya rasa ini waktu yang tepat untuk terus membuat versi baru dari lagu-lagu terbaik saya," kata Badai, seperti dalam keterangan resmi yang diterima Suara.com.
Ketujuh lagu karya Badai yang didaur ulang dan dinyanyikan Randy Pangalila adalah "Melamarmu", "Tertatih", "Tak Lekang oleh Waktu", "Tapi Bukan Aku", "Lagu Rindu", "Aku Harus Jujur", serta "Demi Cinta".
"Lagu-lagu di album ini memiliki indikator penjualan secara fisik dan digital yang cukup tinggi. Di sisi lain juga merupakan lagu-lagu hits yang masih sangat ditunggu penggemar saya, ketika melakukan tur konser atau manggung," ujar musisi 46 tahun ini.
"Selain itu, nilai historikalnya juga sangat khusus buat saya," kata Badai menyambung.
Lantas, mengapa badai memilih Randy Pangalila? Padahal sosok 33 tahun ini lebih dikenal sebagai seorang aktor. Rupanya, salah satu alasan sederhananya karena bintang film Si Manjis Jembatan Ancol ini adalah pengagum karya-karya Badai.
"Selain itu, Randy adalah figur yang fokus pada karya tanpa gimik-gimik di luar karya-karyanya. Dan yang paling penting, Randy adalah penggemar karya-karya Badai," tutur Glenn Rotty dari Legenda Musik Indonesia (LMI) sebagai label yang mendukung album tersebut.
Sebagai pecinta karya-karya Badai, Randy Pangalila pun tertantang menerima tawaran ini. Apalagi, Randy juga rupanya tidak terlalu asing dengan dunia musik. Sebelum terjun di dunia akting, suami Chelsey Frank ini lebih dulu mencoba karier dengan bermusik.
Baca Juga: Badai Eks Kerispatih Tak Direstui Ibu Jadi Caleg: Politik Itu Kotor
"Andil lagu-lagu Mas Badai itu cukup besar bagi saya. Lagu-lagu ciptaannya mewarnai masa sekolahanku dulu waktu itu aku masih di Surabaya. Dari SMP, band lamanya Mas Badai itu terkenal banget sampai di surabaya dan menjadi lagu favorit aku. Lagu 'Rindu' menjadi salah satu favorit aku. Lalu lagu 'Cuma Manusia' yang bahkan setiap ada acara manggung di sekolah, aku sering banget bawain," ucap Randy.
"Bahkan dulu pernah di 2008, ada acara ajang kompetisi menyanyi 'Supermama Seleb', aku sering banget bawain lagu-lagunya Mas Badai sampai disindir oleh salah satu jurinya, Mbak Maia Estianty. 'Bagus tapi kok lagunya lagu ciptaan Mas Badai semua?' Tapi, ya, mungkin karena aku suka banget sama lagu-lagnya Mas Badai," kata ayah dua anak ini menambahkan.
Badai pun rupanya tak menyangka Randy Pangalila memiliki suara emas. Dia pun langsung percaya kalau Randy adala seniman serba bisa.
"Randy juga sangat adaptif terhadap masukan, arransemen, atau ide-ide bermusik lainnya. Dan dia bisa bawain lagu saya dengan enak," kata Badai memuji.
Badai pun berkeinginan, lagu-lagunya yang kini menjadi hasil karya para seniman lintas generasi, dapat dinikmati oleh pendengar lintas generasi.
"Harapan saya, karya-karya ini bisa abadi dan tak lekang oleh waktu. Oleh siapa pun, apa pun dan di mana pun, karya saya akan melegenda," tutur Badai.
Berita Terkait
-
Badai Eks Kerispatih Tak Direstui Ibu Jadi Caleg: Politik Itu Kotor
-
25 Tahun Berkarya, Badai eks Keripatih Gelar Konser Tak Lekang oleh Waktu
-
Sammy Simorangkir Tanggapi Polemik antara Badai dengan Kerispatih
-
Kerispatih Nekat Manggung Bawakan Lagu Ciptaannya Bareng Sammy Simorangkir, Badai Beri Peringatan Keras
-
Badai Larang Kerispatih Nyanyikan Lagunya, Singgung Bayaran hingga Komunikasi Tak Sejalan
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
Terkini
-
Anak-Anak CBI Hidupkan Drama Musikal The Addams Family, Bawa Standar Walt Disney
-
Kim Myungsoo Bikin Jakarta Meleleh di Fancon Solo, Panggil Fans Sayangku hingga Joget Kicau Mania
-
Hey Slank Guncang Bandung, Angkat Spirit Berani Beda dan Dukung Industri Kreatif
-
Teaser Poster "Bapakmu Kiper" Dirilis, Fedi Nuril Jadi Kiper Tarkam di Film Komedi Terbaru
-
Disambut Penonton BIFAN 2026, Film 402 Rumah Sakit Angker Korea Gelar Premiere
-
Melawan Arus Viral, Agushafi Gandeng Satrio ALEXA Lahirkan Pop Ballad Grande 'Tunggu Apa Lagi'
-
Fancon Kim Myungsoo di Jakarta Tinggal Hitungan Jam, Simak Rundown dan Jadwal Benefitnya
-
Momen Haru Ruben Onsu dan Igun di Tanah Suci: dari Cuaca 50 Derajat hingga Me-Time di Depan Kabah
-
Kisah TikToker Kiki Jupe, dari Guru Honorer Kini Jadi Pengusaha Kuliner Sukses
-
Prambanan Jazz Festival 2026 Rayakan Sukacita Lewat Tema Celebrate The Joy