Suara.com - DJ Angger Dimas akhirnya memberikan tanggapan atas hasil rilis kepolisian soal penyebab kematian putranya, Raden Andante Khalif Pramudityo atau Dante. Ia puas bisa membuktikan kecurigaan atas dugaan Dante sengaja ditenggelamkan oleh pacar Tamara Tyasmara, Yudha Arfandi.
"Bener kan nih yang gue duga, yang selama ini gue dikata-katain pahlawan kesiangan, gue dikatain apa lah sama itu. Ini loh, bukti kecurigaan seorang bapak," ujar Angger Dimas di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (13/2/2024).
Angger Dimas juga menyatakan bahwa pemaparan kronologi dari kepolisian tentang detik-detik meninggalnya Dante sudah sesuai fakta.
"Untuk autopsi segala macam, terus kronologi dari polisi, bisa saya pastikan itu benar," kata Angger Dimas.
Hanya saja, Angger Dimas tidak mau berkomentar lebih jauh. Termasuk soal kecurigaan tentang potensi munculnya tersangka baru di kasus kematian Dante, Angger berdalih ingin mempersilakan penyidik mengumpulkan data dan fakta lebih dulu.
"Biar aja nanti pengembangan dari polisi. Saya nggak mau mendahului juga," tutur Angger Dimas.
Angger Dimas tak lupa meminta publik untuk berhenti menekan Tamara Tyasmara atas dugaan keterlibatan dalam penyebab kematian Dante. Biar bagaimana pun, Tamara tetap ibu Dante yang ingin Angger jaga mentalnya selama proses hukum.
"Mohon sebelum nanti ada apa-apa, jangan terlalu menekan. Kami kan masih mengikuti hukum di Indonesia," kata Angger Dimas.
"Saya minta tolong sih. Mau bagaimana pun juga, dia adalah ibu dari anak saya. Saya minta be nice, be positive sebelum ada hasilnya keluar. Saya yakin, dia juga sangat sedih," imbuhnya.
Baca Juga: Dalami Kasus Kematian Dante, Polisi Akan Lakukan Tes Kejiwaan ke Tamara Tyamara
Sebagaimana diketahui, Dante meninggal dunia usai berenang di salah satu kolam renang umum di kawasan Pondok Kelapa, Jakarta pada 27 Januari 2024. Kabar kematian Dante pertama diumumkan ke publik oleh sang ibu, Tamara Tyasmara pada 28 Januari 2024.
Saat itu, Dante diduga meninggal dunia akibat tenggelam saat berenang. Tamara Tyasmara sempat menyinggung soal adanya insiden di kolam renang yang melibatkan Dante.
Namun, cerita kematian Dante berubah setelah kasusnya ditangani polisi. Hasil rekaman CCTV kolam renang tempat Dante diduga tenggelam menunjukkan rekaman peristiwa yang jauh berbeda dari asumsi masyarakat.
Terlihat jelas dalam rekaman CCTV, Dante berenang didampingi kekasih Tamara Tyasmara, Yudha Arfandi. Di salah satu momen yang terekam, Yudha tampak secara sengaja beberapa kali membenamkan tubuh Dante ke air.
"Pelaku membenamkan korban ke dalam kolam sebanyak 12 kali, dengan durasi waktu yang bervariatif. Antara lain 14 detik, 24 detik, 4 detik, 2 detik, 26 detik, 4 detik, 21 detik, 7 detik, 17 detik, 8 detik, dan 26 detik. Percobaan yang terakhir dilakukan selama 54 detik," papar Wira Satya Triputra.
Bukan cuma membenamkan, Yudha Arfandi juga beberapa kali melakukan gerakan untuk menghalau Dante saat ingin menepi ke pinggiran kolam.
"Setiap korban mau menggapai ke tepian kolam, tersangka terus menarik badan korban maupun kaki korban agar terus berenang. Tersangka melakukan hal tersebut kurang lebih empat kali," papar Wira Satya Triputra.
Yudha Arfandi sendiri sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Subdit Jatanras Polda Metro Jaya usai dilakukan penangkapan pada 9 Februari 2024 kemarin. Ia dikenakan dugaan kelalaian, kekerasan terhadap anak hingga pembunuhan berencana.
Berita Terkait
-
Sempat Survei Lokasi Sebelum Dante Ditenggelamkan Pacar, Tamara Tyasmara Bakal Diperiksa Polisi Lagi?
-
Bikin Curiga, Tamara Tyasmara dan Yudha Arfandi Datangi Kolam Renang Seminggu sebelum Dante Meninggal
-
Menurut Gisel, Bukti yang Ada Belum Cukup untuk Membuktikan Yudha Arfandi Bunuh Dante
-
Bukan Keluarga, Ini Penjelasan Polisi soal Siapa yang Laporkan Kasus Tenggelamnya Dante
-
Takut Titipkan Anak, Gilang Dirga Trauma Lihat Video Penenggelaman Dante
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Gugat Cerai Brian Siawarta, Rafaela Rahardja Sebut Sang Suami Sudah Mundur dari Pendeta Sejak Lama
-
Gas Melon Langka di Indramayu, Lucky Hakim Endus Praktik Pengoplosan: Pertamina Harus Gandeng Polisi
-
Rafaela Rahardja Jalani Sidang Cerai Perdana dengan Brian Siawarta, Ungkap Isu KDRT sebagai Pemicu
-
Siapa Saja Mantan Ayu Ting Ting? Ini Daftarnya dan Pekerjaan Mentereng Mereka
-
Bukan Sekadar Duta, Alasan FFI Pilih Morgan Oey Ternyata Berkaitan dengan Misi Besar Ini
-
Rizky Billar Hasut Publik Report Akun Facebook Matamata.com Karena Dinilai Sebarkan HOAX
-
Pesta Timuran Jaksel Siap Digelar di CIBIS Park, Hadirkan 20 Musisi dan Ragam Kultur Indonesia Timur
-
Ruben Onsu dan Ivan Gunawan Pilih Tak Sekamar saat Umrah, Ini Alasannya
-
Tiketnya Hampir Ludes, Intip Prediksi Setlist Konser My Chemical Romance di Jakarta
-
Bak Film Bollywood, Lina Mukherjee Resmi Dipersunting Lelaki Italia di Pernikahan Impiannya