Suara.com - Pihak Imigrasi Ngurah Rai, Bali, telah mendeportasi dua produser acara reality show "My Way Package Season 2: Pick Me Trip In Bali" pada Sabtu (28/4/2024) karena melanggar izin tinggal.
Dua produser tersebut adalah seorang laki-laki berinisial YJC dan perempuan dengan inisial NJ. Mereka merupakan WNA asal Korea Selatan yang datang ke Indonesia untuk syuting.
Namun, karena izin tinggal yang mereka langgar, maka syuting tersebut dianggap ilegal. Selain itu, disebutkan pula mereka tidak melengkapi izin produksi film oleh orang asing di Indonesia.
BACA JUGA: Pihak Imigrasi Bali Angkat Bicara Soal Hyoyeon SNSD hingga Dita Karang Ditahan
"YJC dan NJ Telah kami deportasi pada Sabtu malam menggunakan maskapai Malaysia Airlines rute Denpasar-Kuala Lumpur-Seoul," ujar Kepala Kantor Imigrasi Ngurah Rai, Suhendra, dikutip dari unggahan akun @imngurahrai, Senin (29/4/2024).
Sebelumnya, dua produser tersebut datang ke Indonesia bersama Dita Secret Number, Bomi Apink, Hyoyeon SNSD, Im Nayoung mantan personel I.O.I dan puluhan kru lain.
Mereka datang pada 21 April 2024 dan dijadwalkan pulang ke Korea Selatan pada 25 April 2024. Namun, kepulangan mereka diblokir dan petugas menyita visa mereka untuk pemeriksaan.
Sebanyak 32 orang, yang terdiri dari 31 WNA dan 1 WNI, diperiksa oleh petugas Imigrasi Bali dari tanggal 25 April hingga 26 April 2024.
BACA JUGA: Dita Secret Number hingga Hyoyeon SNSD Dibebaskan Usai Ditahan di Bali Kasus Syuting Ilegal
Baca Juga: Pihak Imigrasi Bali Angkat Bicara Soal Hyoyeon SNSD hingga Dita Karang Ditahan
Sementara 2 produser ditahan lebih lama, baik para idol dan kru yang lain sudah dibebaskan dan pulang lebih dulu ke Korea Selatan pada Jumat dan Sabtu (26-27/4/2024).
Salah satu idol yang sempat ditahan, Bomi Apink, pun mengabarkan kondisinya kepada publik setibanya di Korea Selatan.
"Bomi telah tiba di Korea dengan selamat," tulis akun penggemar @bomi_mic pada Sabtu (27/4/2024) pagi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Guncang Oscar 2026! 6 Fakta Film Sinners Pecahkan Rekor dengan 16 Nominasi
-
Tangis Ressa Pecah, Berharap Diakui Denada sebagai Anak: Cuma untuk Ketenangan Hati
-
Intip Detail Gaun dan Makeup Ranty Maria saat Pemberkatan Nikah di Bali: Glam in White!
-
Sering Dikirim Kopi, Tissa Biani Bongkar Sifat Dermawan Lucky Element yang Jarang Diketahui Publik
-
Bikin Element Mandiri, Jasa Besar Lucky Widja di Band Diungkap Sahabat
-
Kasus Penggelapan eks Admin Fuji Naik Sidik, Terungkap Ada Dugaan Sindikat Karyawan
-
Pihak Kepolisian Usut Kematian Lula Lahfah dengan Scientific Investigation
-
Sinopsis Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa, Saat Dendam Lebih Kuat dari Iman
-
Keanu AGL Bongkar Sifat Asli Lula Lahfah: Tulus, Gak Milih-Milih Teman
-
Mischa Chandrawinata Sentil Mantan Arafah Rianti yang Nyesel Kasih Tas Mahal: Bukan Laki-Laki